Elohim Youth Ministry

Elohim Youth Ministry

“I am Worthy”

Pernah gak teman-teman merasa di dalam suatu komunitas, kalian merasa tidak ada apa-apa yang kalian bisa lakukan. Seakan-akan merasa dikucilkan dan tertolak.  Padahal kalian merasa kamu punya sesuatu yang bisa dikerjakan, namun tidak dianggap. Kondisi ini sering dialami oleh anak-anak muda.

Kondisi mental adalah dasar emosi yang memengaruhi aktivitas sehari-hari, termasuk cara berpikir, berkomunikasi, belajar, ketahanan psikologis dan rasa percaya diri. Dalam hal ini, hal keberlayakan diri sangat dibutuhkan supaya anak muda mampu menggali potensi yang ada pada dirinya tanpa terganggu dengan perlakuan orang disekitarnya.

Satu hal yang pasti adalah bahwa Tuhan selalu menyediakan penyertaan dan pertolongan bagi anak-anakNya yang merasa kurang layak. Jadi kalau ada dari kita yang sedang berada dalam kondisi yang tidak utuh seperti patah hati, depresi, gelisah atau mengalami kerusakan dalam mental dan jiwa, kami berharap agar ke depan kita semua dapat menemukan jawaban dan mengalami Kuasa Tuhan untuk memutar-balikkan keadaan kita ke dalam pemulihan.

Teman-teman, penting banget lho untuk mendeteksi kebutuhan diri kita masing-masing, karena kita perlu kondisi diri kita dimulai dari hati kita. Makanya El Rei bakal ngomongin tentang keberlayakan diri supaya teman-teman dapat mengantisipasi kondisi-kondisi yang rentan terjadi dalam kehidupan anak muda masa kini.

Elohim Radio: Region 3.16 FM “Reaching Souls for The Kingdom.”

Link YouTube:

Ibadah Online Sekolah Minggu GPdI Elohim Batu

Ibadah Online Sekolah Minggu GPdI Elohim Batu

SUNDAY FUNDAY

Minggu,  19 September 2021

” Peliharalah Lingkunganmu”

Adik-adik siapa disini yang suka kalo tempat dimana kita beraktivitas itu bersih dan rapi. Wah … pasti kita semua senang ya kalo lingkungan kita bersih dan terawat …  dan tentunya kita semua tidak nyaman kan kalau ruangan disekitarnya kotor.

hari ini kita akan sama-sama merenungkan mengenai tanggung jawab kita sebagai manusia untuk memelihara lingkungan disekitar kita. Manusia diciptakan dengan istimewa, Allah menciptakan manusia segambar dan serupa dengan gambar-Nya, namun Allah menciptakan manusia bukan hanya untuk tinggal memenuhi bumi ini saja. tetapi manusia diberikan tugas menjadi Penguasa alam semesta ini. Itu artinya, manusia memiliki sifat dan karakter baik seperti Allah. Manusia Berkuasa artinya sanggup melakukan sesuatu, mempunyai kemampuan melakukan hal yang baik, memiliki kekuasaan untuk memerintah, memiliki kekuatan untuk mengubah yang buruk menjadi baik.

Manusia diberi tugas menjaga dan mengelola bumi yang dikuasai ini, agar semua ciptaan Allah terpelihara dengan baik. Marilah kita selalu berusaha memelihara lingkungan kita. Karena itu adalah tugas dari Tuhan yang harus kita lakukan. Inisiatif memelihara lingkungan adalah demi kemuliaan Tuhan.  Ini dapat menjadi kesaksian bagi setiap umat manusia dan memberi kehidupan yang lebih baik bagi dunia serta isinya Memelihara Lingkungan adalah tugas besar namun diawali dengan menjaga lingkungan terdekat tempat kita hidup sehari-hari.

Mazmur  104:24 Betapa banyak perbuatan-Mu, ya TUHAN, sekaliannya Kaujadikan dengan kebijaksanaan, bumi penuh dengan ciptaan-Mu.

Sunday Funday – Every day Sing and Shout for Jesus
Elohim Kids Ministry

Link Youtube :

Ibadah Online GPdI Elohim Batu

Ibadah Online GPdI Elohim Batu

Minggu, 19 September 2021

“Hidup dalam Hukum Iman”

Pdt. Ester Budiyono.

Kita percaya akan hukum Allah dan kebenaran Firman Allah. Tetapi sekalipun itu hukumnya, dan kita aminkan, tetapi waktu kita sendiri yang mengalami, bagaimana sikap dan respon kita?? Karena ada begitu banyak orang yang sudah tidak betah dan ingin mengambil jalan pintas.  Bagaimana dengan iman kita?? Jangan sampai iman kita on and off, iman yang up and down atau iman turun naik.

IMAN MENUNTUN KEPADA PERKENANAN ALLAH

Ibrani 11:6, Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia

Iman sangat perlu didalam kehidupan kita, karena hanya imanlah yang dapat membuat kita berkenan kepada Allah. Tetapi iman kita harus kepada Tuhan, beriman kepada Tuhan artinya bicara tentang Tuhan, beriman kepada Tuhan artinya kehendakMulah yang jadi, bukan kehendakku. 

Ibrani 10:38 Tetapi orang-Ku yang benar akan hidup oleh iman, dan apabila ia mengundurkan diri, maka Aku tidak berkenan kepadanya.

Jangan sampai kita mengundurkan diri, jangan sampai kita menjadi orang Kristen yang salah beriman, sehingga kita tidak mengalami janji janji Tuhan. Mari kita berfokus kepada Tuhan.

link Youtube :

SUNDAY FUNDAY – Ibadah Online Sekolah Minggu

Minggu,  19 September 2021

” Peliharalah Lingkunganmu”

Adik-adik siapa disini yang suka kalo tempat dimana kita beraktivitas itu bersih dan rapi. Wah … pasti kita semua senang ya kalo lingkungan kita bersih dan terawat …  dan tentunya kita semua tidak nyaman kan kalau ruangan disekitarnya kotor.

hari ini kita akan sama-sama merenungkan mengenai tanggung jawab kita sebagai manusia untuk memelihara lingkungan disekitar kita. Manusia diciptakan dengan istimewa, Allah menciptakan manusia segambar dan serupa dengan gambar-Nya, namun Allah menciptakan manusia bukan hanya untuk tinggal memenuhi bumi ini saja. tetapi manusia diberikan tugas menjadi Penguasa alam semesta ini. Itu artinya, manusia memiliki sifat dan karakter baik seperti Allah. Manusia Berkuasa artinya sanggup melakukan sesuatu, mempunyai kemampuan melakukan hal yang baik, memiliki kekuasaan untuk memerintah, memiliki kekuatan untuk mengubah yang buruk menjadi baik.

Manusia diberi tugas menjaga dan mengelola bumi yang dikuasai ini, agar semua ciptaan Allah terpelihara dengan baik. Marilah kita selalu berusaha memelihara lingkungan kita. Karena itu adalah tugas dari Tuhan yang harus kita lakukan. Inisiatif memelihara lingkungan adalah demi kemuliaan Tuhan.  Ini dapat menjadi kesaksian bagi setiap umat manusia dan memberi kehidupan yang lebih baik bagi dunia serta isinya Memelihara Lingkungan adalah tugas besar namun diawali dengan menjaga lingkungan terdekat tempat kita hidup sehari-hari.

Mazmur  104:24 Betapa banyak perbuatan-Mu, ya TUHAN, sekaliannya Kaujadikan dengan kebijaksanaan, bumi penuh dengan ciptaan-Mu.

Sunday Funday – Every day Sing and Shout for Jesus
Elohim Kids Ministry

Link Youtube :

Comfort Zone

Comfort Zone

Renungan harian Youth, Sabtu 18 September 2021

“Maka Yesus berpaling dan berkata kepada Petrus: “Enyahlah Iblis. Engkau suatu batu sandungan bagi-Ku, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia.” Matius 16:23

Comfort Zone. Familiar banget kan sama istilah ini? Istilah ini lebih sering kita kenal dengan zona nyaman. Seorang pakar mendefinisikan zona nyaman sebagai aktivitas mental di mana seseorang menjaga dirinya dari rasa cemas dengan menggunakan perilaku-perilaku untuk menciptakan performa yang lebih stabil dan minim resiko. Secara sederhana hal ini merujuk pada sebuah situasi di mana seseorang merasa puas dengan pencapaian hidupnya misalnya studi, pekerjaan, materi, hubungan, dll.

Setiap kita memiliki zona nyaman kita masing-masing dan tidak ada ukuran yang sama untuk diterapkan kepada tiap-tiap orang.

Zona nyaman terbentuk karena rutinitas yang dilakukan dalam jangka waktu yang lama, ketakutan terhadap pengalaman dan tantangan yang baru, keengganan menempuh resiko, dll.

Kalau teman-teman ingat awal Pandemi Maret 2020, semua orang menjadi resah karena situasi yang memaksa kita untuk tinggal di rumah dan melakukan aktivitas kita dari rumah, mulai belajar, bekerja, beribadah, bersosialisasi dengan orang lain dari rumah. Pandemi membuat orang takut menjalani sebuah kondisi yang tidak terprediksi dan belum pernah mereka alami sebelumnya. Namun setelah sekian waktu berjalan hari berganti hari menjadi minggu, bulan, tahun, keresahan itu bagi beberapa orang berubah menjadi zona nyaman.

Jika boleh jujur, pasti ada di antara teman-teman yang berstatus pelajar pun mulai menikmati masa belajar dari rumah. Bisa bangun siang, belajar tanpa pergi ke sekolah dan kadang-kadang cukup mengenakan pakaian rumah, belajar dengan santai ditemani musik, film, dan camilan favorit. Keresahan, kebosanan, dan kegalauan berubah menjadi zona nyaman. Pada awal masa belajar rumah, banyak pelajar sering bertanya kapan sekolah mulai dilaksanakan secara tatap muka di sekolah. Lama-kelamaan, pertanyaan ini mulai menghilang.

Awal bulan September 2021, akhirnya terbuka kesempatan untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka di sekolah secara terbatas. Orang tua diberikan kewenangan untuk memberikan izin bagi anak-anaknya belajar di sekolah atau tidak. Mayoritas orang tua mengizinkan anak-anaknya belajar di sekolah karena mereka menginginkan anak-anak belajar dengan lebih baik. Namun, secara mengejutkan banyak siswa yang tidak terlalu antusias menyambut kebijakan pemerintah ini. Mereka keberatan untuk keluar dari zona nyaman mereka selama ini. Meskipun mereka mengalami banyak permasalahan dan hambatan selama belajar dari rumah, toh banyak dari antara murid-murid yang merasa ogah-ogahan untuk Kembali belajar di sekolah.

Rekan-rekan Elohim Youth, apakah zona nyaman kita saat ini? Mari kita mulai mengenali keberadaan diri kita masing-masing. Apakah kalian merasa mulai stabil, nyaman, dan puas dengan keadaan kalian saat ini? Berhati-hatilah rekan-rekan Youth, mungkin kita sedang berada di zona nyaman, dan itu artinya ada bahaya yang sedang mengancam kita seperti seekor katak yang diletakkan di dalam kuali berisi air yang secara perlahan-lahan dipanaskan.

Dalam perikop Matius 16:21-28 untuk pertama kalinya Tuhan Yesus memberitahukan tentang penderitaanNya dan syarat-syarat untuk mengikuti Dia. Ketika Yesus menyampaiakan hal-hal buruk yang akan Dia alami, Petrus mengatakan bahwa hal-hal buruk itu tidak akan terjadi dengan alasan bahwa Allah akan menjauhkan hal-hal buruk itu terjadi dan bahwa hal-hal itu tidak akan menimpa Dia. Ucapan yang nampaknya rohani namun menggambarkan penolakan Petrus terhadap rancangan Allah. Selama mengikut Yesus dalam pelayananNya, Petrus melihat pekerjaan Allah yang luar biasa dalam Tuhan Yesus. Walaupun ada banyak penderitaan, kekurangan, kesedihan dan masalah, Petrus melihat mujizat, kecukupan, pemeliharaan Allah, penyelesaian atas masalah-masalah itu. Berjalan bersama Tuhan Yesus telah menjadi Comfort Zone bagi Petrus dan murid-murid lainnya. Sangat dimengerti ketika Petrus mendengar penderitaan yang akan dialami Tuhan Yesus ada sisi kekuatiran akan kehilangan kenyamanannya.

Nampak jelas kontradiksi antara sikap Tuhan Yesus dan Petrus tentang hal ini. Ketika diperhadapakan dengan penderitaan dalam rancangan dan kehendak Allah, Tuhan Yesus menundukkan diri dan memilih untuk taat. Meskipun Tuhan Yesus harus keluar dari Zona yang “nyaman”, Yesus memilih untuk keluar dari kenyamanan itu dan menjalani rancangan Allah. Sebaliknya, Petrus yang telah mengenal Tuhan Yesus sebagai Mesias yang dijanjikan (Matius 15:16) memilih untuk menyangkal rancangan Allah yang diberitahukan oleh Tuhan Yesus.

Saat Tuhan ijinkan kita menikmati kelimpahan berkatnya berupa keberhasilan dalam studi, pekerjaan, pelayanan, dll mari kita tetap peka terhadap kehendak Allah dalam hidup kita. Sama seperti Abram yang meninggalkan rumahnya, zona nyamannya menuju negeri yang ditunjukkan Allah kepadanya (Kejadian 12:1-25). Lewi, seorang pemungut cukai, juga menjadi teladan dalam hal keluar dari zona nyamannya sebagai pemungut cukai. Lukas 5:27-28 menunjukkan ketika Tuhan Yesus berkata kepada Lewi,”Ikutlah Aku!” ditulis di sana “Maka berdirilah Lewi dan meninggalkan segala sesuatu, lalu mengikut Dia.” Lewi keluar dari kehidupannya yang lama dan mengikut Yesus tanpa ragu-ragu.

Apa yang harus kita lakukan ketika Tuhan memerintahkan kita keluar dari zona nyaman kita?

  1. Percaya kepada Allah sepenuhnya, Dia yang memerintahkan, Dia yang akan memelihara kehidupan kita
  2. Buka wawasan kita, jangan focus pada ketidak tahuan yang membuat kita takut. Belajarlah untuk membuka diri dan belajar.
  3. Jangan sayangkan keadaan kita saat ini. Jangan sampai segala prestasi, kelimpahan, kedudukan kita yang berharga saat ini membuat kita berjalan di tempat dan membatasi diri kita untuk berkembang.

Yuk, Berkomitmen hari ini

Aku mau belajar peka terhadap pimpinan Tuhan dan keluar dari zona-zona nyaman dalam hidupku. Aku mau untuk terus belajar sehingga menjadi bijaksana dalam kehidupanku ini.

Tuhan memberkati kita senantiasa.

DDO – AdS

PENGUMUMAN …

Buat rekan-rekan youth … jangan lupa nanti sore di chanel youtube Elohim ministry … Nanti sore ada EL-Rei jam 16.30 yang akan menemani kalian untuk memahami isu-isu yang banyak anak muda hadapi, dan tentunya kita akan belajar juga dari sudut pandang Firman Tuhan … dan tema kita nanti sore adalah “I AM WORTHY”… bagaimana kita menilai diri sendiri sangat berpengaruh dalam segala hal yang kita lakukan dalam hidup ini, bagaimanakah seharusnya kita menilai diri kita???  … selengkapnya akan dikupas tuntas jadi jangan lupa saksikan El Rei nanti sore.

Dan Juga jangan lupa buat besok Ibadah Onsite digedung gereja GPdI Elohim sudah dimulai ,,, jam 06.00 tentunya tetap dengan protokol Kesehatan. Ibadah online jam 07.00 pagi dan Ibadah Sunday Funday jam 08.15 di channel youtube Elohim ministry.

“JANGAN BERBUAT DOSA LAGI”

“JANGAN BERBUAT DOSA LAGI”

Renungan Harian Anak, Sabtu 18 September 2021

1 Korintus 6:11 “Dan beberapa orang di antara kamu demikianlah dahulu. Tetapi kamu telah memberi dirimu disucikan, kamu telah dikuduskan, kamu telah dibenarkan dalam nama Tuhan Yesus Kristus dan dalam Roh Allah kita”.

Syalom adik-adik elohim kids bagaimana nih kabarnya hari ini? Pasti luar biasa dan selalu di lindungi Tuhan Yesus Kristus yah …

Suatu hari mumpung liburan nih, mama nina bangun pagi dan memulai aktivitas di hari liburannya, mama nina mulai menyapu, mengepel, mengelap kaca, mengelap meja sampai semuanya bersih, karena itulah kegiatan yang mama nina sangat sukai ketika hari liburan tiba. Pada suatu waktu ketika mama selesai membersihkan ruma, tiba-tiba nina sambil tertawa kegirangan masuk ke rumah, dan apa yang terjadi adik-adik??? Nina masuk dengan kaki dan tangan yang kotor sehingga membuat lantai dan meja yang nina pegang jadi kotor dengan tanah. Lalu mama nina bertanya “ninaa…. (dengan nada yang tinggi) kamu habis dari mana? Kog kaki tangan dan bajumu kotor begitu? Nina menjawab “ habis dari main disawah sama teman-teman ma” mama nina menyahut dengan nada marah “ mama sudah berkali-kali kasi tahu sama nina, kalau habis bermain di sawah bersihkan diri dulu baru masuk ke rumah, jangan bikin rumah kotor seperti ini” Karena nina sering ditegur oleh mamanya karena sering masuk rumah dengan kondisi kotor belum cuci tangan cuci kaki, akhirnya mama nina marah-marah dan menegur nina. Mama Nina marah bukan karena jahat sama Nina tetapi mengajari nina untuk melakukan apa yang baik.

Adik-adik demikian juga dengan Tuhan Yesus, Tuhan Yesus bisa marah kepada kita ketika hati dan hidup kita yang telah disucikan oleh darah-Nya dikotori kembali dengan dosa yang telah kita perbuat. Tuhan Yesus sedih ketika anak-anakNya masih suka melakukan dosa dan mereka tidak mau bertobat.

Sejak kita menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan juruslamat, saat itu juga Tuhan Yesus sudah mengampuni dosa kita dan menyucikan atau membersihkan hidup kita dari segala dosa. Jika kita melakukan hal yang salah dan menyakitkan hati Tuhan adalah kita bertobat dan meminta ampun kepada Tuhan dan mau berusaha untuk tidak mengulanginya lagi.

Dalam injil Yohanes pasal 8, suatu saat ada seorang perempuan yang berdosa dibawa kepada Yesus agar Tuhan menghukumnya, semua orang juga siap untuk menghukum Wanita ini. Namun yang Tuhan Yesus lakukan sebaliknya dia Tidak menguhukum Wanita ini dan mengampuni dosanya, Tuhan menyatakan supaya dia tidak mengulangi dosa yang dia lakukan

Yohanes  8:11 Jawabnya: “Tidak ada, Tuhan.” Lalu kata Yesus: “Aku pun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang.”

Adik-adik, Tuhan Yesus lah yang telah membersihkan hidup kita dari dosa-dosa. Percayalah, bahwa tidak ada seorangpun yang bisa menyucikan atau membersihkan hati kita yang kotor ini, hanya Tuhan Yesus yang mampu melakukan-Nya untuk setiap kita. Jadi janganlah kita melakukan perbuatan-perbuatan yang membuat hati Tuhan Yesus sedih lagi ya. Tetap berjaga-jaga adik-adik! Iblis selalu menggoda kita untuk berbuat salah …

Ayat Hafalan:

1 Yohanes 1: 9, Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.

Komitmenku hari ini

Aku mau terus berubah, kiranya Tuhan memberikan aku hati yang lembut yang mau untuk bertobat dari setiap kesalahanku. Amen

GH – AEP

PENGUMUMAN

Jangan lupa adik-adik semuanya, untuk mengikuti ibadah Elohim Kids di acara Sunday Funday Besok … hari minggu jam 08.15 di channel Youtube Elohim ministry dengan tema :

“PELIHARALAH LINGKUNGANMU”

Ayo kita bersukacita Bersama memuji Tuhan dan juga yang paling penting kita belajar Firman Tuhan.

Sampai jumpa besok ya … Tuhan Yesus memberkati.