Bacaan Alkitab Kamis, 13  Juni 2024

June 13, 2024 0 Comments

Kitab 1 Samuel Pasal 7 dan 8

1 Samuel 7 menceritakan Tabut perjanjian disimpan di rumah Abinadab di Kiryat-Yearim selama dua puluh tahun. Selama waktu itu, bangsa Israel merasa jauh dari Tuhan. Samuel menyuruh mereka meninggalkan dewa-dewa asing dan kembali kepada Tuhan dengan sepenuh hati dan mengumpulkan Israel di Mizpa untuk berdoa, berpuasa, dan mengakui dosa mereka. Bangsa Filistin mendengar hal ini dan menyerang, tetapi Tuhan membuat mereka bingung dengan suara gemuruh sehingga Israel menang. Samuel mendirikan batu peringatan yang disebut Eben-Haezer untuk mengingat kemenangan Tuhan. Ketika Israel menyerahkan diri kepada Tuhan, Dia menolong mereka dan memberi kemenangan atas musuh. Tuhan selalu setia menolong umat-Nya yang kembali kepada-Nya dengan sepenuh hati. Pasal 8, bangsa Israel meminta seorang raja seperti bangsa lain. Samuel tidak senang dan berdoa kepada Tuhan. Tuhan berkata bahwa penolakan itu sebenarnya terhadap Tuhan, bukan Samuel. Tuhan menyuruh Samuel memperingatkan Israel tentang konsekuensi memiliki raja. Meskipun diperingatkan, Israel tetap ingin raja. Tuhan akhirnya mengizinkan mereka dan menyuruh Samuel menuruti permintaan mereka. Tuhan membiarkan mereka memilih meskipun itu bukan yang terbaik. Ini mengajarkan bahwa keinginan yang tidak bijaksana bisa membawa konsekuensi buruk. 

Lanjutkan di Link Membaca :

https://alkitab.me/in-tb/1%20Samuel/7

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *