Bertumbuh dan Berbuah

September 17, 2021 0 Comments

Renungan Harian Youth, Jumat 17 September 2021

Bahan Bacaan : Yohanes 15: 1- 8

Shalom rekan-rekan youth Elohim, apa kabarnya hari ini? Semoga kita selalu sehat dan dalam lindungan Tuhan yaa….

Kalau kita berbicara tentang pertumbuhan atau bertumbuh, apa yang ada di pikiran kita? Pastinya kita ingat akan pohon-pohon ataupun tanaman disekitar kita. Semakin besarnya pohon, maka semakin besar juga akar pohon tersebut yang ada didalam tanah. Seperti yang tertulis dalam Injil Yohanes 15:1-8 yang berbicara mengenai pokok anggur yang benar. Yesus adalah pokok anggur kita yang benar, dan kita adalah carang-carangnya. Kita tidak dapat hidup diluar pokok anggur yang benar tersebut. Karena ketika kita tidak hidup pada pokok anggur yang benar tersebut, maka kita tidak dapat menghasilkan buah, dan kehidupan kita akan mati. Seperti halnya kehidupan kekristenan kita. Kekristenan adalah suatu kehidupan yang progresif. Kita akan benar-benar Kristen jika mencapai sasaran akhir kekristenan.

Pertumbuhan iman adalah suatu proses yang harus dijalani setiap orang yang diselamatkan.

Jika kita membaca didalam I Korintus 3:7, maka kita akan melihat bahwa Allah-lah yang memberikan pertumbuhan. Dan itu benar. Namun bukan berarti kita bisa berpangku tangan dan hanya menunggu Tuhan yang memberikan itu., karena ada bagian yang harus kita lakukan.dan kita tidak bisa juga berharap untuk bisa tekun dalam sekejap matan. Beberapa hal yang dapat kita ambil disini adalah::

Pertama adalah, Proses bertumbuh tidak akan berhenti selama kita hidup. Bahkan ketika kita bertumbuhpun ada hal-hal yang harus kita bayar agar kita bisa bertumbuh dengan benar. Pertumbuhan rohani itu proses seumur hidup yang terjadi melalui proses mempelajari dan menerapkan Firman Tuhan (II Timotius 3:16).

Kedua adalah diluar Tuhan Yesus kita tidak dapat berbuat apa-apa. Hanya didalam Tuhanlah kita dapat berbuah banyak (Yohanes 15:4-5). Uangkapan tinggal didalam Aku (Kristus) menggambarkan sebuah hubungan yang dekat, bukan sekedar pengenalan dari luar saja. Tanpa hubungan dengan Kristus tidak aka nada kehidupan dan produktifitas.

Ketiga adalah keberhasilan kita tidak diukur dari sebrapa banyak atau apa yang kita miliki, tetapi keberhasilan diukur ketika kita jadi murid sejati dengan karakter Kristus. Alkitab berbahasa Inggris (KJV) menterjemahkan berbuah banyak, memakai kata much fruits bukan many fruits. Ini berarti kata “banyak” mengacu kepada kualitas dan bukan kuantitas. Kualitas buah kita harus tinggi dan memberi pengaruh kepada lingkungan sekitar. Jangan berpuas diri dengan jumlah karunia yang diberikan kepada kita, tetapi optimalkan karunia yang telah dipercayakan tersebut. Dengan begitu, kita menjadi muruid-murid Kristus yang sejati.

Teman-teman youth, sadarilah bahwa proses bertumbuh bukan hanya terjadi sebentar saja atau sekali-sekali. Tetapi proses bertumbuh terjadi seumur hidup kita. Oleh sebab itu, marilah kita tetap tinggal didalam Tuhan dan semakin mengenal Tuhan dengan benar, sehingga kehidupan kita berbuah banyak, sehingga kita disebut murid-murid Kristus yang sejati.

Yohanes 8:31 mengatakan,”Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku.”

Komitmenku hari ini

Aku mau untuk menjalani proses bertumbuh secara rohani didalam Tuhan, aku mau selalu melekat dengan Tuhan sang pokok dan sumber kehidupanku

Tuhan memberkati! Kita semunya

MW – TVP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *