Butiran Debu

January 26, 2022 0 Comments

Renungan Harian, Rabu 26 Januari 2022

Bacaan : Mazmur 103

Mazmur 103:14,  “Dia sendiri tahu apa kita, dia ingat, bahwa kita ini debu”

Syalom Bapak Ibu Saudara yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus . . . .

Seorang Pendeta pernah berkhotbah kepada staf pelayanan sebuah radio Kristen. Dalam sebuah acara di gereja beberapa tahun yang lalu. ia menggunakan tiga ayat alkitab (2 Timotius 2:19; Mazmur 103:14; 2Petrus 2:9) untuk menunjukkan bahwa Allah memahami kita sepenuhnya, baik kelemahan, keterbatasan, maupun sifat kita.

Namun, yang saya ingat dengan jelas dari khotbah Pendeta tersebut adalah saat ia membagikan pengalaman pribadinya yang menggambarkan Mazmur 103:14. Bapak Pendeta itu adalah orang yang bertubuh besar dan kuat. ia menyenangi berbagai olahraga dan juga aktif dalam kegiatan pembangunan gedung-gedung gereja di samping berkhotbah.

Pada suatu hari ia ingin memindahkan sebuah tiang baja yang beratnya kurang lebih 150 kg. ia lalu meminta anaknya untuk memegangi salah satu ujung tiang dan meletakkannya di tempat yang diinginkan. anak muda itu mencoba mengangkat balok tiang yang besar itu, tetapi ia tidak kuat. bahkan akhirnya anaknya harus dirawat di rumah sakit. Bapak Pendeta merasa sangat terpukul. karena merasa kuat, ia lupa kalau anaknya tidaklah sekuat dirinya. lalu ia berkata bahwa bapa kita di surga tidak pernah lupa akan kelemahan anak-anak-nya, karena “dia sendiri tahu apa kita, dia ingat, bahwa kita ini debu” (Mz 103:14).

Jika hari ini anda berbeban berat, tetaplah anda tenang.

Ingatlah bahwa Tuhan tidak akan pernah membebani anda dengan beban yang lebih berat daripada beban yang dapat anda tanggung. Bisa jadi beban tersebut menjadi berat karena anda telah memikirkan apa yang belum terjadi.

Letakkan beban itu, berjalanlah dan percayakan kepada Tuhan maka hidup ini tidak seberat yang anda bayangkan.

Matius 11:28-30, “Marilah kepada-Ku semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan.”

Meski kehidupan manusia seperti uap yang sekejab akan hilang, seperti bunga yang mekar tapi esok akan segera layu dan seperti debu yang tidak berarti tetapi kasih setia Tuhan bagi umatNYA dalam

Mazmur 103:17 Tetapi kasih setia TUHAN dari selama-lamanya sampai selama-lamanya atas orang-orang yang takut akan Dia, dan keadilan-Nya bagi anak cucu.

Tuhan Memberkati

TC

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *