Elohim Youth Ministry

Elohim Youth Ministry

#youthkristen #ObrolanAnakMudaKristen

Teman Elohim Youth! Saksikan dalam Elohim Radio,

“Teman Satu Circle”

Apa yang terlintas dalam pikiran kita ketika berbicara mengenai seorang teman atau kelompok pertemanan?

Circle pertemanan atau lingkaran pertemanan ternyata mengandung makna lain dibalik kata-katanya. Apabila diterjemahkan, kata circle yang berasal dari bahasa Inggris memang berarti lingkaran. Tapi sebenarnya arti lingkaran di sini memiliki arti yang lebih terbatas dan mendalam.

Kebutuhan utama dalam circle pertemanan ini adalah perasaan dimiliki dan diterima oleh kelompoknya. Tidak dapat dipungkiri lagi apabila penghargaan terhadap seseorang sangat berpengaruh juga pada lingkungan pergaulan, atau teman-teman yang dimilikinya. Lingkungan pergaulan seseorang sangat mempengaruhi kesuksesannya. Misalnya, orang yang bergaul dengan mereka yang penuh semangat dan sangat produktif pasti akan terpengaruh jadi orang yang penuh percaya diri. Pengaruh teman-temannya akan membuat dirinya berani mencoba dan ingin maju. Disisi lain, circle pertemanan ini juga dapat mempengaruhi seseorang untuk berani melakukan hal negatif atas dasar pertemanan.

El-Rei: Region 3.16 FM “Reaching Souls For The Kingdom

Link Youtube:

Sumber Air Hidup

Sumber Air Hidup

Renungan Harian Youth, Sabtu 31 Juli 2021

‘Yesus berdiri dan berseru, : “Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum!”.’Yohanes 7 : 37

Hallo rekan-rekan youth, Gimana kabarnya?  Semoga kita semua selalu ada dalam lindungan kuasa Tuhan Yesus Kristus!  Sebagai anak-anak muda, kita adalah orang-orang yang harus bijak dalam memperhatikan kesehatan diri kita.  Kita pun harus memastikan di dalam diri kita jangan sampai kekurangan nutrisi penting yang mengakibatkan fisik kita merosot.  Jangan sampai kita menjadi pembawa virus berbahaya dan menularkan penyakit kepada orang-orang disekitar kita.  Akibatnya bisa fatal.

Rekan-rekan youth, kita tahu bahwa secara ilmu biologis tubuk kita terdiri dari 75-90% adalah air.  Air salah satu unsur yang terpenting dalam hidup kita. Bukan hanya manusia yang membutuhkan air tetapi hewan dan tumbuh-tumbuhan juga membutuhkan air. Tanpa air, hidup kita menjadi gersang. Tanpa air hidup kita menjadi kering. Tanpa air tidak ada kehidupan. Tanpa air bumi akan merana. Tanpa air hidup kita tidak akan ada maknanya.

Teman-teman dari ilustrasi diatas, kita harus memahami betapa pentingnya air bagi kehidupan kita. Air memiliki fungsi yang kompleks dalam kehidupan mahluk hidup yang ada di muka bumi ini.

Bacaan firman Tuhan dalam Yohanes 7 : 37 dengan jelas Tuhan Yesus menegaskan bahwa “Barang siapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum!” Tuhan Yesus menegaskan supaya siapapun yang merasa haus, ia harus datang kepada Yesus dan minum air hidup sejati dan rohani. Air hidup rohani ini tidak ada di tempat lain. Air hidup sejati dan rohani tidak dapat disediakan oleh manusia. Hanya Yesus yang sanggup memuaskan dahaga manusia secara rohani.

Tuhan Yesus sumber air yang paling utama di dalam kehidupan orang-orang percaya, yang selalu mengalirkan Roh Kudus senantiasa. Ia mampu memberikan kekuatan dan memulihkan kita setiap saat.

Dalam kehidupan kita kaum muda saat ini selalu haus dan kurang puas, bukan hanya masalah makanan dan minuman tetapi haus akan harta kekayaan, haus akan jabatan, haus akan memiliki pacar lebih dari satu, haus akan pergaulan bebas, dan banyak lagi yang lainnya. Ketika kita haus secara kedagingan maka kita tidak akan puas, tetapi ketika kita datang kepada Yesus sebagai sumber air hidup yang kekal, maka kita tidak akan haus lagi, seperti yang di katakan di dalam Yohanes 4: 14a “tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya.”  

Teman-teman,  kita harus sadar bahwa kita butuh air kehidupan dalam kita menjalani kehidupan yang penuh dengan perjuangan ini. Hanya Yesus yang bisa memberikan AIR KEHIDUPAN. Hanya Tuhan yang bisa menjadi sumber air hidup.  Dan Bersama Tuhan Yesus semua kekeringan, semua kegersangan akan dialiri mata air, yang selalu memancarkan terus-menerus mata air, yang memancarkan air kehidupan. Jika aliran Air Hidup mampu memuaskan dahaga kita, maka segala rasa haus yang disebabkan oleh keinginan daging dan hal-hal jasmani yang fana dapat kita abaikan demi tujuan Tuhan yang mulia tergenapi sempurna di dalam hidup kita.

Mari datanglah kepada SUMBER AIR HIDUP SEJATI yang selalu bersedia memberikan kelegaan dan kepuasan di dalam hidup ini.

Komitmenku Hari Ini:

Aku mau menjadi pribadi yang selalu mencari sumber air hidup yang tepat, yaitu Tuhan Yesus.  Aku mau menjadikan Tuhan Yesus sebagai pusat dalam hidupku yang telah menyediakan masa depan yang indah di dalam hidupku.

RM – AdS

PENGUMUMAN …

Buat rekan-rekan youth … jangan lupa nanti sore di chanel youtube Elohim ministry … Nanti sore ada EL-Rei jam 16.30 yang akan menemani kalian untuk memahami isu-isu yang banyak anak muda hadapi, dan tentunya kita akan belajar juga dari sudut pandang Firman Tuhan … dan tema kita nanti sore adalah “Teman Satu Circle”… wah tentunya ini sudah tidak asing buat rekan-rekan. Tapi bagaimana kita memilihnya dan menjalani … apa dan mengapa akan dikupas tuntas jadi jangan lupa saksikan El Rei nanti sore.

Dan Juga jangan lupa buat Ibadah yang masih online jam 07.00 pagi dan Ibadah Sunday Funday jam 08.15 di channel youtube Elohim ministry.

Hope in God

Hope in God

Renungan Harian Youth, Jumat 30 Juli 2021

“Jiwaku mengharapkan Tuhan lebih dari pada pengawal mengharapkan pagi, lebih dari pada pengawal mengharapkan pagi.”
Mazmur 130:6

Ada sebuah fenomena baru yang muncul sebagai “efek samping” dari masa pandemic Covid 19. Salah satunya adalah budaya begadang yang melanda anak sekolah dari tingkat SD sampai kuliah dan bahkan bisa juga melanda para pekerja yang akhirnya mengenal istilah Work from home. Sebelum Pandemi, rutinitas yang ada diawali di pagi hari untuk memulai aktivitas dan berlanjut sepanjang hari sampai malam tiba waktunya untuk beristirahat. Hanya mereka yang bertugas ronda saja atau para pekerja shift malam yang berjaga saat semuanya tidur lelap. Sama situasinya “begadang” (baca:tidak tidur) namun jelas berbeda esensinya, kegiatannya, dan manfaatnya.

Banyak yang menikmati malam dan menghabiskan malamnya karena memang mereka “orang malam” yang terbiasa bekerja di saat suasana senyap. Banyak pekerja kreatif mendapatkan ide yang mengalir deras saat malam. Bagi mereka malam adalah waktu penuh karunia yang membuat hidup dan pencapaian mereka efektif. Bagi gamers atau para penikmat menonton film marathon, malam adalah waktu untuk memperpanjang kesenangan karena tidak ada yang mengganggu atau meneriaki mereka. Namun, bagi mereka-mereka yang harus melalui malam untuk menunaikan tugas keadaannya bsa jauh berbeda. “waktu malam” bisa jadi bukanlah masa yang nikmat dan menyenangkan.

Dalam Mazmur 130:6, pemazmur menyatakan pengharapannya kepada Tuhan yang lebih dari pada pengawal mengharapkan pagi. Terjemahan The Message mengungkapkan isi hati pemazmur “My life’s on the line before God, my Lord, waiting and watching till morning, waiting and watching till morning.” Pemazmur menyatakan sebuah keadaan darurat di mana hidupnya dipertaruhkan, dia menantikan pagi, berjaga-jaga dan tetap waspada sampai pagi menjelang.

Jika kita kembali pada masa Israel kuno, penjaga kota ditempatkan di atas tembok kota. Mereka bertugas untuk memantau pergerakan musuh yang hendak menyerang kota dari kejauhan. Menghadapi ancaman yang sama, keadaan siang hari dan malam hari pasti sangat jauh berbeda. Pada malam hari, saat penduduk kota terlelap, pasukan beristirahat, pengawal harus tetap terjaga. Dia harus berjuang melawan rasa kantuknya, kelelahannya. Dia tidak boleh lalai mengesampingkan segala kelemahan dan ketakutannya. Hidupnya dipertaruhkan, berada dalam bahaya sepanjang malam untuk penduduk kota dan pasukan lainnya. Tanggung jawab pengawal sangatlah besar karena di tangannya lah keselamatan semua orang. Satu hal yang dia nanti-nantikan, yaitu fajar pagi, saat tugasnya berakhir.

Ada kalanya hidup kita berada dalam posisi seperti ini. Kita harus berjaga-jaga, tidak boleh lalai sedikit pun, harus selalu siap menghadapi bahaya yang mengintai orang-orang yang kita kasihi. Sementara berjuang mengatasi keadaan diri sendiri, kita harus melawan bahaya dari pihak lain. Di saat orang-orang yang kita kasihi berada dalam “malam hari” saat mereka memulihkan kekuatan mereka, saat mereka harus beristirahat dan dalam keadaan tidak sadar, kita harus ada melindungi mereka.

Tuhan mengijinkan saya melewati masa-masa menjadi seperti seorang pengawal kota. Selama beberapa hari orang-orang terkasih saya harus berjuang melawan paparan Covid 19. Mereka dalam keadaan lemah, tidak berdaya, dan dalam bayang-bayang maut. Saat malam tiba, cuaca semakin dingin membuat kondisi mereka menurun, oksigen dalam tabung bisa habis kapan saja tanpa mereka sadari karena mereka sedang tertidur dan dalam keadaan tanpa ada cadangan tabung oksigen lain. Dalam keadaan sakit, bisa saja tiba-tiba saturasi oksigen menurun drastis, suhu tubuh meningkat, tekanan darah menurun, memerlukan obat atau yang lainnya. Sebagai seorang manusia, jujur hati saya dicekam ketakutan, malam hari menjadi waktu yang ingin saya lalui dengan segera. Saya seperti pengawal yang merindukan fajar pagi, saat matahari mulai bersinar memberikan kehangatan, kelegaan karena karunia 1 hari lagi untuk dinikmati, saat semua yang diperlukan bisa diusahakan. Sepasti matahari yang bersinar, saya mempercayai janji kemurahan Allah yang selalu ada untuk setiap anak-anakNya.

“Berharaplah kepada Tuhan, hai Israel! Sebab pada Tuhan ada kasih setia, dan Ia banyak kali mengadakan pembebasan.” (Mazmur 130:7) Di masa-masa kelam itu, saya berharap kepada Tuhan sepenuhnya. Pengharapan kepada Jehovah Rapha, Jehovah Jireh, Jehovah Shalom (Allah yang menyembuhkan, menyediakan, memberikan damai sejahtera) itu membuat saya bertahan menjalani detik-demi detik dalam pergumulan yang berat. Dan pengharapan pada Allah sungguh tidak pernah mengewakan.

Allah menunjukkan kemurahannya dan kesetiaanNya dalam memelihara umatNya.

“Sesungguhnya tidak terlelap dan tidak tertidur Penjaga Israel. Tuhanlah Penjagamu, Tuhanlah naunganmu di sebelah tangan kananmu.” (Mazmur 121:4-5) Bagi kita, Allah adalah Penjaga kita yang sejati. Mengingat akan kesetiaanNya, saya yakin dan percaya, iman kita akan semakin kuat melewati masa-masa kelam, krisis, penuh tantangan. Dalam segala kondisi kehidupan kita akan dimampukan menghadapi semuanya karena kita tidak berjalan sendirian, Allah menjagai kita. Dalam Mazmur 121 dikatakan kaki kita tidak dibiarkanNya goyah, matahari atau bulan tidak dibiarkanNya menyakiti kita, Dia menjagai kita daripada kecelakaan, Daia menjaga nyawa kita, Tuhan menjagai keuar masuk kita sampai selama-lamanya.

Rekan-rekan pemuda remaja, jangan pernah meragukan bahwa Allah sanggup mengerjakan lebih dari apa yang mampu kita bayangkan. Jangan biarkan fakta kehidupan membuat kita gentar, berharaplah pada Allah saja. Percayalah bahwa Allah Penjaga kita yang bahkan mampu menjaga nyawa kita, juga pasti jauh lebih mampu memelihara kehidupan kita. Kehidupan memang semakin berat dan itu sudah dinubuatkan, tapi Allah kita adalah Allah yang setia. FirmanNya selalu bisa kita andalkan dalam menjalani kehidupan. Jadi mari kita tetap jaga pengharapan kita kepada Allah.

Komitmenku hari ini

Aku percaya bagi Tuhan tidak ada yang mustahil, selalu ada pengharapan didalam Dia. Apapun kondisi yang terjadi disekitarku, aku tahu hanya dekat kepada Allah ada kepastian dan perlindungan.

DDO – TVP

Bertahan Demi Kemenangan

Bertahan Demi Kemenangan

Renungan Harian Youth, Kamis 29 Juli 2021

Salam semangat buat rekan-rekan semuanya, ditengah semua situasi yang tidak mudah ini saya berdoa kiranya rekan-rekan semuanya untuk tetap sehat dan baik-baik saja

Matius  24:13 Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.

Rekan-rekan ditengah semua situasi yang tidak menentu dan situasi yang berat yang sedang kita hadapi, dengan berbagai peristiwa buruk yang terjadi, akan ada banyak goncangan Iman yang terjadi. Pada situasi seperti ini Iblis mulai melancarkan panah-panah apinya untuk membuat orang tersebut mulai meragukan kasih dan kesetiaan Tuhan.

Dalam teks yang kita baca, kita melihat Tuhan Yesus sudah memberikan pengingat dan awasan mengenai sebuah situasi yang sulit yang terjadi dan bagaimana seharusnya kita bertindak.

DALAM SITUASI GONCANGAN IMAN, HAL MENDASAR YANG HARUS DILAKUKAN ADALAH BERTAHAN.

Jika kita menggaris bawahi kata bertahan diatas seolah-olah kita sedang ada dalam situasi yang lemah dan tidak berdaya. Seolah-olah dalam dunia yang begitu jahat dan dalam situasi yang sulit tidak dapat menyerang balik. Namun apakah ini berarti bahwa Kristen hanya pasrah dengan keadaan yang melandanya.

Mari kita melihat apakah arti bertahan dalam sudut pandang Iman Kristen

Kata Bertahan dalam Bahasa aslinya adalah “Hupomone” yang artinya adalah beratahan dan ketabahan. Secara sederhana Hupomone  dapat diterjemahkan sebagai “kemampuan untuk bertahan pada suatu posisi melampaui batasan waktu yang diharapkan.” Ia bukan saja berarti “bertahan,” namun terlebih “bertahan untuk bertahan.”

Sikap bertahan ini bukanlah sekadar sebuah kesabaran yang pasif sembari menanti persoalan akan usai dengan sendirinya, seiring dengan berjalannya waktu. Ketabahan adalah sebuah sikap aktif yang bersedia berjalan maju dan memperjuangkan apa yang kita yakini sebagai kebenaran.

Hupomone adalah sebuah sikap yang tabah dalam menjalani penderitaan dan berusaha mengubah hal yang sedang terjadi, yaitu penderitaan tersebut,  menjadi hal yang mulia dan luhur. – William Barclay

Karena itu, ketabahan atau ketekunan adalah sebuah nilai Kristiani yang sangat luhur. Dalam Ketabahan mengandung unsur “Berkelanjutan”, dalam tindakan yang terus-menerus ini jelas terlihat semangat yang tidak mudah dipadamkan, tidak berputus asa, dan mengandung kekuatan yang luar biasa.

Catatan penting mengenai ketabahan atau ketekunan di dalam Alkitab.

Pertama, ketabahan atau ketekunan teladan dari ketabahan Kristus sendiri.

Kiranya Tuhan tetap menunjukkan hatimu kepada kasih Allah dan kepada ketabahan Kristus” (2 Tesalonika 3:5).

Seperti apa yang dinyatakan Rasul Paulus bahwa Kristus menjadi teladan bagaimana kita memiliki ketahanan dan ketabahan. Sampai pada puncaknya di Kayu salib … disanalah kita melihat keteladanan ketahanan Tuhan Yesus. Apakah ketabahannya dalam penderitaan adalah kekalahan? Jawabannya jelas tidak.

Kita bisa melihat KEMULIAAN yang besar dibalik kayu salib, disanalah karya Allah yang sempurna dikerjakan.

Banyak anak-anak Tuhan yang memilih bertahan dan memperjuangkan iman mereka dengan mengarahkan iman mereka kepada Kristus, bahkan tidak sedikit yang merelakan nyawa demi iman mereka dan mereka menjadi Martir. Bertahan dalam Iman bukanlah Tindakan pasif, namun sebuah upaya dan daya juang untuk tetap menaruh iman dan pengharapan kepada Kristus.

Kedua, Katahanan adalah wujud dari Iman itu sendiri

Yakobus 1:3 sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan

Surat Yakobus secara eksplisit menegaskan bahwa ketabahan adalah hasil dari ujian atas iman. Orang yang bersedia menyerahkan dan memercayakan diri pada Allahlah yang memperoleh kekuatan untuk tabah dan tekun.

Dalam keseharian kita menjalani panggilan hidup sebagai murid Kristus, pastinya tidak melepaskan kita kesulitan dan tantangan yang dihadapi. Karena itu kita membutuhkan spiritualitas dan iman yang tidak mudah dipadamkan oleh situasi apa pun juga. Nilai Spiritualitas itu bernama ketabahan, dengan ketabahan kita akan dimampukan untuk menyelesaikan setiap tugas dan tanggung jawab kita dan menerima Kemenangan yang Tuhan sudah sediakan.

Bangunlah diri kita dengan pengenalan akan Allah melalui doa dan Firman, sehingga kita menyadari bahwa apapun situasi yang ada disekitar kita, kita memiliki pondasi yang kokoh untuk bertahan.

Komitmenku hari ini

Aku sadar bahwa hidup di dalam panggilan-Mu tidak akan pernah lepas dari permasalahan yang ada. Aku berdoa memohon ketabahan dan kekuatan untuk menghadapi dan menyelesaikannya sesuai dengan kehendak-Mu dan dalam pertolongan-Mu.

YNP – SCW

Kreatifitas Untuk Tuhan

Kreatifitas Untuk Tuhan

Renungan Harian Youth, Rabu 28 Juli 2021

Bahan Bacaan : Kejadian 1: 27

Shalom rekan-rekan youth Elohim, apa kabarnya hari ini? Semoga kita selalu sehat dan dalam lindungan Tuhan yaa…. Jika kita melihat situasi sekarang ini, situasi yang sangat mencekam. Sehingga pemerintah Indonesia menerapkan PPKM kepada rakyat. Banyak pro kontra yang terjadi ketika pemerintah menerapkan aturan tersebut. Para rakyat pun harus bisa kreatif menciptakan lapangan kerja yang baru dan juga ide-ide baru dalam pekerjaan mereka. Misalnya saja para youtuber-youtuber dituntut untuk bisa punya segudang ide kreatif menciptakan konten-konten yang menarik, walaupun itu adalah hal yang sederhana.  Karena dengan demikian, orang-orang tidak merasa bosan ketika menonton. Para musisipun dituntut untuk punya ide-ide kreatif dalam menciptakan lagu dan menghasilkan karya-karyanya. Namun terkadang, ide-ide tersebut bisa juga keblablasan dan berurusan dengan hukum. Ada banyak orang yang dikecam, meski punya ide kreatif, tapi kreasinya membahayakan dan lain-lain.

Mengapa kita harus kreatif dalam hidup kita?

Pertama, karna Tuhan adalah sumber kreativitas kita dan Tuhan kita adalah Tuhan yang kreatif.

Manusia diciptakan menurut gambaran Tuhan. Ini berarti kita juga mewarisi karakter-Nya yaitu kreatif.

Kejadian 1:27,”Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.”

Contoh tokoh Alkitab yang diberkati Tuhan dengan kreativitasnya adalah Daud. Sejak kecil Daud punya jiwa seni melalui permainan kecapinya. Daud juga menulis ribuan mazmur dan puisi. Puisi menjadi ruang bagi Daud dalam menumpahkan segala perasaannya kepada Tuhan. Baik kesedihan, ucapan.syukur maupun ketakjubannya pada keagungan Tuhan. Daud merangkai berbagai metafora untuk menggambarkan keintimannya bergaul dengan Tuhan. Sampai hari ini mazmur Daud menjadi berkat bagi kehidupan orang percaya, dari waktu ke waktu, dari zaman ke zaman. Inilah contoh sebuah kreativitas yang digunakan untuk kemuliaan Tuhan.

Kreativitas harus memuliakan Tuhan sebab sumber dari segala kreativitas itu datangnya dari Tuhan.

Kedua, Kreativitas kita untuk memuliakan nama Tuhan

Semua hal yang baik adalah bersumber dari Tuhan termasuk kekreatifan kita, Kreativitas yang kita miliki seperti sebuah talanta yang Tuhan anugerahkan bagi kita. Namun Apakah kita menjadi seorang yang bijaksana dengan mau untuk mengembangkannya, atau malah menguburnya. Tuhan ingin semua kreatifitas itu adalah untuk memuliakan nama-Nya.

Ada kalanya kreativitas itu bermata dua seperti pisau. Bisa digunakan untuk tujuan negative, bisa juga untuk tujuan positif. Sebagai orang percaya, kesadaran bahwa kreativitas kita bersumber dari Tuhan seharusnya membuat kita mengarahkan daya kreatif kita kepada hal-hal positif, membangun, dan menyatakan kebenaran serta memuliakan Tuhan. Orang kreatif berpeluang besar mendapatkan banyak pujian dan likes. Hal itu wajar sebagai sebuah apresiasi.

Tetapi apakah kita ingat, kreativitas yang kita miliki harus bisa memuliakan Tuhan? Kreativitas kita seharusnya mencerminkan nilai-nilai yang Tuhan miliki, yaitu nilai kebaikan, kebermanfaatan, dan membawa kemuliaan untuk Tuhan, bukan pada diri kita sendiri.

Jika kreativitas kita tidak memuliakan Tuhan, alangkah sia-sianya Tuhan mempercayakan kreativitas tersebut kepada kita. Mari berkreasilah untuk Tuhan selagi ada kesempatan.

Kolose 3:23 mengatakan,”Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.”

Komitmenku hari ini: Aku mau memakai setiap kreativitas yang aku miliki untuk hal-hal yang benar dan positif dan aku percaya didalamnya aku akan memuliakan Tuhan yang sudah memberikan kekreatifan kepadaku .

Amen.
Tuhan memberkati!

Salam sehat selalu

MW – YDK

Tetap Semangat Apapun yang terjadi

Tetap Semangat Apapun yang terjadi

Renungan Harian Youth, Selasa 27 Juli 2021

“Orang yang bersemangat dapat menanggung penderitaan, tetapi siapa yang akan memulihkan semangat yang patah?” Amsal 18 : 14

Syalom rekan-rekan youth, gimana kabarnya hari ini?  Semoga kita selalu dalam lindungan Tuhan Yesus Kristus yang penuh kasih.  Kita pun harus selalu bersemangat dan selalu optimis bahwa Tuhan akan semakin memulihkan keadaan dunia ini dan menantikan pertolongan Tuhan yang luar biasa itu berlaku bagi kita semua.

Tuhan kita tidak pernah berjanji bahwa hidup kita akan selalu oke-oke saja.  Tidak ada pantai ataupun lautan yang tidak pernah tenang.  Sekecil apapun angin yang ada, di sana selalu ada gelombang.  Gambaran yang sederhana jika kita melihat kepada kehidupan kita, selau ada persoalan atau masalah yang menimpa kita setiap saat, kita hidup didunia ini selalu berhadapan dengan yang namanya pergumulan atau persoalan.  Namun bukan berarti kita dibiarkan sendirian oleh Tuhan. Entah itu saya, kaum muda, anak-anak, orang tua. Ingat, kita jangan pernah menyerah, walau badai apapun yang menerpa hidup kita. Sebab Tuhan katakan pencobaan yang kita alami tidak pernah melebihi kekutan kita, seperti dalam Firman Tuhan :

1 Korintus 10 :13. “Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampui kekutanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan keluar sehingga kamu dapat menanggungnya.” 

Rekan-rekan youth,  ada banyak hambatan-hambatan dalam kita meraih sebuah keberhasilan  antara lain sikap yang putus asa, patah semangat, menyerah, keinginan untuk mundur, tidak mau berusaha dan lain sebagainya. Sikap ini kalau dibiarkan akan membuat kita frustasi. Dalam menghadapai masalah. Saya, kalian dan siapapun membutuhkan yang namanya “Semangat”  untuk berjuang dan bangkit.  Karena bersama Tuhan kita akan sampai pada tujuan yang diinginkan.  Ketika kita semua putus asa, melalui Yesus Kristus kita memohon kepada Allah, untuk menerima kekuatan dan semangat agar mampu menghadapi situasi ini.

Orang-orang muda yang bersemangat adalah orang-orang yang tidak mau menyerah, tidak mau terpengaruh oleh keadaan, sekalipun itu kurang baik. Karena Orang yang bersemangat akan tetap optimis, mereka pecaya besama dengan Allah, akan dimampukan untuk menghadapai setiap pesoalan hidup ini. 

Filipi 4 : 13, Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.

Tetaplah pecaya pada Firman Allah yang berkuasa bahwa dalam segala perkara yang kita hadapi Tuhan menjamin kita dengan kekuatan kuasa-Nya. Jadilah orang-orang yang bersemangat dalam hidup ini, apapun yang sedang terjadi dalam hidupmu, tetaplah miliki semangat. Semangat sangat perlu untuk kita mendapatkan apa yang kita ingin capai.

Dengan bersemangat kita tetap mengarahkan pandangan kita kepada tujuan dan ada usaha untuk mencapainya.

Semangat merupakan jalan untuk memperoleh apa yang kita butuhkan. Tetap semangat dan miliki keberanian untuk melakukan Firman Allah, jangan pernah menyerah dan tetap teguh pegang janji Tuhan, sampai menjadi sebuah kenyataan. Kalau semangatmu sedang lemah, bangkitlah mencari Tuhan dengan bedoa, membaca Firman Allah. Pasti ada kekuaran baru dan upah yang akan diberikan-Nya, kita bisa lihat di dalam 2 Tawarikh 15 : 7 Tetapi kamu ini, kuatkanlah hatimu, jangan lemah semangatmu, karena ada upah bagi usahamu!”. Tuhan akan memulihkan setiap semangat yang patah.

Orang yang bersemangat akan selalu optimis dalam menghadapi setiap persoalan dalam hidupnya.

Tuhan tidak akan meninggalkan kita seperti janjinya didalam Mazmur 34 : 19 “Tuhan itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya.” Selamat berjuang dan tetap semangat. Tuhan memberkai kita semua.

Komitmen kita hari ini:  Aku mau terus percaya bahwa kekuatan kuasa Tuhan akan terus membangkitakan semangat baru apapun tantangan yang menimpa hidupku saaat ini.

Amin … Tuhan Yesus Memberkati

RM – LP