“Cemungudh”

May 7, 2021 0 Comments

Renungan  Harian Youth, Jumat 07 Mei 2021

Bahan Bacaan : 2 Tawarikh 15:7

Syalooom… selamat pagi teman- teman remaja pemuda ELOHIM. Apa kabarnya hari ini? Semoga kita sehat dan selalu dalam lindungan Tuhan.

Beberapa waktu lalu pada acara sekolah minggu online Elohim, yaitu Sunday Funday, kita dapat menyaksikan guru-guru sekolah minggu kita memberikan semangat kepada anak-anak sekolah minggu Elohim.

Pesan ini sangatlah baik, dengan bersemangat, dapat merubah raut muka dan gerak tubuh seseorang. Semangat juga dapat membuat orang kembali antusias dan ceria. Semangat bagaikan bahan bakar dalam menjalani kehidupan ini.

Para peneliti kanker di King’s College, London, melakukan penyelidikan jangka panjang atas 57 orang penderita kanker payudara yang menjalani mastektomi. Mereka mendapatkan bahwa 7 diantara 10 wanita dengan semangat juang dapat bertahan sepuluh tahun kemudian, sedangkan 4 dari 5 wanita yang merasa tak berpengharapan meninggal pada waktu didiagnosis. Begitulah dapak semangat bagi kehidupan.

Dalam kitab 2 Tawarikh 15, seorang raja bernama Asa yang melakukan reformasi terhadap bangsa Yehuda yang dipimpinnya.  Sebelum ia melakukannya, ia terlebih dahulu didatangi oleh nabi Azarya bin Oded yang diberikan mandat oleh Allah untuk menyampaikan pesan khusus untuknya.

Rangkaian pesan dari Allah pun disampaikan, dan salah satu diantara pesan itu adalah mengenai semangat. “Tetapi kamu ini, kuatkanlah hatimu, jangan lemah semangatmu, karena ada upah bagi usahamu!” (2 Tawarikh 15:7).

Situasi yang dihadapi oleh Asa bukan situasi yang mudah, karena pada saat itu terjadi kemerosotan rohani dari bangsa Israel. Ayat 3, Lama sekali Israel tanpa Allah yang benar, tanpa ajaran dari pada imam dan tanpa hukum. Karena itulah Asa diberikan semangat oleh Firman Tuhan untuk tetap Kuat dan tidak menjadi lemah dalam semangatnya.

Lihatlah bahwa Tuhan menjanjikan upah bagi orang-orang yang memiliki semangat.

Asa mendengar pesan itu, dan proses reformasi menyeluruh pun ia lakukan. Alkitab pun kemudian mencatat hasil signifikan dari usahanya. “Tidak ada perang sampai pada tahun ketiga puluh lima pemerintahan Asa.” (ay 19). Ini sebuah pencapaian besar mengingat situasi pada saat itu dimana perang begitu sering terjadi.

Allah masih memberikan Firman-Nya kepada kita sampai saat ini. Mungkin kita merasa lelah menjalani kehidupan ini, tetapi dengan semangat kita mampu menghadapi semuanya.

Amsal Salomo mengatakan,”Orang yang bersemangat dapat menanggung penderitaannya…” (Amsal 18:14a).

Apapun yang kita hadapi hari-hari ini, hadapilah dengan semangat. Ditengah semua situasi yang sulit dan tidak mudah, jadilah anak Tuhan yang bersemangat bahkan menyebarkan semangat buat orang-orang yang ada disekitarmu, keluargamu, sahabat dan saudaramu.

Percaya kepada janji Tuhan dan rasakan kebaikan serta penyertaannya yang sempurna dalam hidup kita. Hal ini akan membuat hati kita tetap memiliki sukacita yang sejati, dan dari sana kita akan mampu bersemangat dan tetap bersikap positif, penuh rasa antusias dalam melakukan tugas dan tanggung jawab kita.

Komitmenku hari ini

Tuhan memberikan semangat melalui Firman Tuhan dan aku mau menjadi anak yang selalu bersemangat dan tidak mudah menjadi putus asa.

Tuhan memberkati!                       

                                                                                                                      MW – MLE

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *