Diproses untuk Kemurnian

May 13, 2024 0 Comments

Renungan Harian Senin, 13 Mei 2024

Kemurnian adalah Proses yang menjadi bagian dalam kehidupan kita untuk semakin disempurnakan didalam Tuhan. Tuhan akan memurnikan umatNya menjadi umat yang layak dihadapan Tuhan

Maleakhi 3:1-4, Lihat, Aku menyuruh utusan-Ku, supaya ia mempersiapkan jalan di hadapan-Ku! Dengan mendadak Tuhan yang kamu cari itu akan masuk ke bait-Nya! Malaikat Perjanjian yang kamu kehendaki itu, sesungguhnya, Ia datang, firman TUHAN semesta alam.  

Siapakah yang dapat tahan akan hari kedatangan-Nya? Dan siapakah yang dapat tetap berdiri, apabila Ia menampakkan diri? Sebab Ia seperti api tukang pemurni logam dan seperti sabun tukang penatu.   Ia akan duduk seperti orang yang memurnikan dan mentahirkan perak; dan Ia mentahirkan orang Lewi, menyucikan mereka seperti emas dan seperti perak, supaya mereka menjadi orang-orang yang mempersembahkan korban yang benar kepada TUHAN.  Maka persembahan Yehuda dan Yerusalem akan menyenangkan hati TUHAN seperti pada hari-hari dahulu kala dan seperti tahun-tahun yang sudah-sudah

Menjelanga kedatangan Kristus yang kedua, maka umat Allah akan semakin dimurnikan, proses tidak pernah nyaman, Tuhan tidak bermaksud jahat namun Tuhan sedang memproses kehidupan kita

  1. DOA kita

Yakobus 4:3 Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu

– Doa yang salah tidak mendatangkan jawaban sedangkan Doa yang murni: mengharap Allah berkarya dalam hidup kita. Tuhan mau kita memurnikan doa kita sesuai dengan kehendak Allah, dan senantiasa berharap kepada Allah.

Ayub menjadi teladan ketika dia menghadapi tantangan dan ujian yang berat, Ayub tetap menaikkan dia yang benar. Ayub 16:7 sungguhpun tidak ada kelaliman pada tanganku, dan doaku bersih. Meski banyak ujian dan masalah, doa Ayub tetap murni.

Mazmur 66:18-19 Seandainya ada niat jahat dalam hatiku, tentulah Tuhan tidak mau mendengar. Sesungguhnya, Allah telah mendengar, Ia telah memperhatikan doa yang kuucapkan.

2. KATA-KATA kita

Yakobus 3:2,9-11  ~  Jadikan mulut sebagai sumber yang baik.

3:2 Sebab kita semua bersalah dalam banyak hal; barangsiapa tidak bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang sempurna, yang dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya. 3:9 Dengan lidah kita memuji Tuhan, Bapa kita; dan dengan lidah kita mengutuk manusia yang diciptakan menurut rupa Allah, 3:10 dari mulut yang satu keluar berkat dan kutuk. Hal ini, saudara-saudaraku, tidak boleh demikian terjadi. 3:11 Adakah sumber memancarkan air tawar dan air pahit dari mata air yang sama?’

Perkataan kita juga harus senantiasa dimurnikan, ada banyak perkataan sia-sia yang harus kita murnikan agar kita menjadi seseorang yang semakin murni

Amsal 15:26 – Rancangan orang jahat adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi perkataan yang ramah itu suci. Ingg: ….. but the words of the pure are pleasant words.

Hanya Roh Kudus yang bisa mengontrol lidah kita – mintalah Roh Kudus mengendalikan kita.

Karena itu ada Nasihat yang diberikan Yakobus 1:19, Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah; Yakobus memberikan nasehat untuk kita semakin banyak untuk mendengar dan berkata-kata dengan hikmat dan kebijaksanaan.

Amsal 6:16-19 – tujuh hal yang dibenci Allah,  tiga di antaranya adalah mengenai lidah.  Karena itu setiap perkataan kita harus senantiasa dimurnikan

3. PIKIRAN kita

Yakobus 1:5-8  Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, — yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit –, maka hal itu akan diberikan kepadanya. Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin. Orang yang demikian janganlah mengira, bahwa ia akan menerima sesuatu dari Tuhan. Sebab orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya.

Kadang-kadang kita berdoa memohon sesuatu,  tetapi kemudian meragukan kemampuan Tuhan untuk menjawab doa kita – hidup tak berketentuan (double minded)

Amsal 23:7 – Sebab seperti orang yang membuat perhitungan dalam dirinya sendiri demikianlah ia. Inggris: For as he thinks in his heart, so is he. Pikiran kita mencerminkan dirinya sendiri, siapa dirinya sangat tergantung dengan pikirannya.

4. HATI kita

Yakobus 4:8 Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu. Tahirkanlah tanganmu, hai kamu orang-orang berdosa! dan sucikanlah hatimu, hai kamu yang mendua hati!

Hati adalah pusat kehidupan manusia karena itulah Allah ingin mengerjakan hati kita.

Mazmur 24:3,4 “Siapakah yang boleh naik ke atas gunung TUHAN? Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus?” “Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya, yang tidak menyerahkan dirinya kepada penipuan, dan yang tidak bersumpah palsu.

BAGAIMANA MEMURNIKAN DIRI?

FIRMAN ALLAH MEMURNIKAN KITA

Mazmur 119:9-11, Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih? Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu. Dengan segenap hatiku aku mencari Engkau, janganlah biarkan aku menyimpang dari perintah-perintah-Mu. Dalam hatiku aku menyimpan janji-Mu, supaya aku jangan berdosa terhadap Engkau

  • Dengan MENJAGA –  ijinkan hidupmu dijaga Firman Allah
  • Dengan MENCARI –  dengan kontinyu selalu memikirkan dan mencari kebenaran Allah.
  • Dengan BERPEGANG –  tidak lari dari hadirat Allah.
  • Dengan MENYIMPAN –  Menaruh Firman Allah di tempat yang paling tersembunyi, khusus – menghargai Firman Allah.

DARAH YESUS MEMURNIKAN KITA

Wahyu 7:9,13-17,

7:14 Maka kataku kepadanya: “Tuanku, tuan mengetahuinya.” Lalu ia berkata kepadaku: “Mereka ini adalah orang-orang yang keluar dari kesusahan yang besar; dan mereka telah mencuci jubah mereka dan membuatnya putih di dalam darah Anak Domba.

Dalam Wahyu pasal 7 digambarkan Sekumpulan besar dari berbagai bangsa dan bahasa berdiri di hadapan tahta Anak Domba. Mereka berjubah putih. Mereka adalah anak-anak Tuhan yang telah keluar dari kesusahan besar dan telah mencuci jubah mereka dengan darah Anak Domba.

Mari kita senantiasa mau untuk memurnikan diri dan diproses oleh Tuhan sehingga kehidupan kita sesuai dengan kehendak Allah

Rangkuman Khotbah

Pdt. Daniel Raharjo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *