“Hati dan Firman”

March 18, 2024 0 Comments

Renungan Harian Senin, 18 Maret 2024

Banyak orang berkata bahwa umur atau usia adalah sebuah angka dan pasti akan bertambah namun untuk menjadi DEWASA adalah Pilihan, karena kedewasaan itu tidak alamiah dan harus diusahakan.

Hari ini kita akan melihat bagaimana Allah memberikan kita Ruang untuk kita dapat bertumbuh, sebesar apa kita menyediakan hati kita sebesar itulah Firman Tuhan akan bertumuh. Kita akan belajar dari perumpamaan tentang Penabur yang tercatat dalam Injil bagaimana peran tanah hati sangat berpengaruh dengan buah yang akan dihasilkan.

MATIUS 13:2-3, Maka datanglah orang banyak berbondong-bondong lalu mengerumuni Dia, sehingga Ia naik ke perahu dan duduk di situ,sedangkan orang banyak semuanya berdiri di pantai. Dan Ia mengucapkan banyak hal dalam perumpamaan kepada mereka.

Perumpaan ini disampaikan oleh Yesus kepada kalayak banyak orang yang datang untuk mendengarkan Firman dari Tuhan Yesus.

MATIUS 13:13-14, Itulah sebabnya Aku berkata-kata dalam perumpamaan kepada mereka;karena sekalipun melihat, mereka tidak melihat dan sekalipun mendengar, mereka tidak mendengar dan tidak mengerti. Maka pada mereka genaplah nubuat Yesaya, yang berbunyi:Kamu akan mendengardan mendengar, namun tidak mengerti, kamu akan melihat dan melihat, namun tidak menanggap.

Alasan mereka tidak mengerti bukanlah karena mereka bodoh dan tidak bisa mengerti namun akar masalahnya adalah hati/batin mereka yang tidak mau menerima, tidak peka dan tidak peduli Firman

Ayat 15 Sebab hati bangsa ini telah menebal, dan telinganya berat mendengar,dan matanya melekat tertutup; supaya jangan mereka melihat dengan matanya dan mendengar dengan telinganya dan mengerti dengan hatinya, lalu berbalik sehingga Aku menyembuhkan mereka.

Apakah yang mau Tuhan ajarkan melalui perumpamaan ini? Bahwa Firman Tuhan sanggup mengubahkan atau mentransformasi kehidupan kita, namun ada syaratnya

MATIUS 13:8 Dan sebagian jatuh di tanah yang baik lalu berbuah:ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat.

Ketika benih ditabur dalam tanah hati yang baik maka Firman Tuhan akan mengubahkan kehidupan kita.

MARKUS 4:20, Dan akhirnya yang ditaburkan di tanah yang baik, ialah orang yang mendengar dan menyambut firman itu lalu berbuah,ada yang tiga puluh kali lipat,ada yang enam puluh kali lipat,dan ada yang seratus kali lipat.

Tanggapan Pertama yang harus ada dalam diri kita adalah Hati yang MENYAMBUT Firman Tuhan, secara gramatikal kata ini berbentuk Present-Continues yang bermakna terus-menerus dan senantiasa rela untuk menerima Firman Tuhan meskipun ada harga yang harus kita bayar atau tidak popular.

MATIUS 13:28, Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah,ada yang seratus kali lipat,ada yang enam puluh kali lipat,ada yang tiga puluh kali lipat.

Tanggapan kedua adalah “MENGERTI”, mengerti itu digambarkan seperti sedang menyusun puzzle sampai menemukan gambar yang utuh à Mengerti

LUKAS 8:15, Yang jatuh di tanah yang baik itu ialah orang,yang setelah mendengar firman itu, menyimpannya dalam hati yang baik dan mengeluarkan buah dalam ketekunan.

Tanggapan ketiga adalah menyimpan Firman itu didalam hati yang baik. “To Hold Fast” memegang dengan cermat dan kuat sehingga tidak bisa lepas.

Kita harus mengizinkan Firman Tuhan mengonfrontasi mengusik rasa aman meruntuhkan rasa puas dan menggulingkan pola dan perilaku kita. – John Stott 

Setiap kita memiliki cara pikir dan keinginan diri dan semuanya sudah tercemar dengan dosa karena itulah kita perlu Firman Tuhan yang akan menuntun, mengajar, mendidik kita dalam kebenaran. Mengijinkan Firman Tuhan berotoritas untuk mengubahkan diri kita.

2. AWASAN / SIKAP YANG PERLU DIWASPADAI

a. HATI YANG KERAS

MATIUS 13:19 Kepada setiap orang yang mendengar  firman tentang Kerajaan Sorga, tetapi  tidak mengertinya, datanglah si jahat  dan merampas yang ditaburkan dalam  hati orang itu; itulah benih yang  ditaburkan di pinggir jalan.

Yang salah bukan benihnya atau yang menabur namun kondisi tanah hati. Tanah yang keras sehingga benih tidak bisa berakar, dan si jahat datang untuk merampas Firman Tuhan. Hati yang keras adalah naluri orang berdosa, hati yang rindu kepada Firman Tuhan bukanlah hal yang natural.

b. HATI YANG DANGKAL

MATIUS 13:20-21, Benih yang ditaburkan di tanah  yang berbatu-batu ialah orang yang  mendengar firman itu dan segera  menerimanya dengan gembira. Tetapi ia tidak berakar dan tahan  sebentar saja. Apabila datang  penindasan atau penganiayaan  karena firman itu, orang itu pun  segera murtad.

Hati yang dangkal adalah menerima dengan senang di level perasaan saja tetapi tidak berakar terbukti ketika kita menghadapi tantangan dan ujian, Firman Tuhan harus mengubah cara pandang kita sehingga berbuah.

c. HATI YANG MENDUA

MATIUS 13:22, Yang ditaburkan di tengah semak duri ialah orang yang mendengar firman itu,lalu kekuatiran dunia ini dan tipu daya kekayaan menghimpit firman itu sehingga tidak berbuah.

Hati yang mendua – kekuatiran membuat banyak anak Tuhan yang berdiri di dua kaki, tidak sepenuhnya mengarahkan hati kepada Firman Tuhan. Mengapa ada semak belukar bertumbuh karena adanya pengabaian dalam hati kita, tidak dengan tekun untuk merawatnya.

Jika hati Anda telah menjadi dingin terhadap Firman Tuhan,
jika Firman itu tidak tertanam dan menghasilkan buah dalam hidup Anda,
kemungkinan besar penyebabnya karena Anda terlalu mengikatkan diri dengan dunia ini.
Cabut semak belukar itu, sebab seberapa besar hasil panen itu
bergantung pada seberapa siap tanah hati Anda
.

Rangkuman Khotbah
Pdt. Serono Tan

Bacaan Alkitab hari ini : Keluaran pasal 19 dan 20

https://elohim.id/baca-alkitab-senin-18-maret-2024/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *