“HUKUM KASIH : KASIHILAH MUSUHMU”

January 25, 2022 0 Comments

https://elohim.id/hukum-kasih-kasihilah-musuhmu/(opens in a new tab)

Renungan harian Anak, Selasa 25 Januari 2022

Bacaan renungan : LUKAS 6:27-36

Selamat pagi adik-adik semua. Bagaimana kabarnya hari ini. Yuk sama-sama kita belajar Firman Tuhan pada hari ini. Jangan lupa dibaca yah ayat renungannya hari ini, berdoa minta Roh Kudus memberikan pengetahuan untuk membantu kita memahami Firman Tuhan pada hari ini.

Adik-adik pernah ga sih punya musuh? Sebaiknya adik-adik tidak mempunyai musuh bahkan jangan pernah deh memusuhi orang lain. Karena mempunyai musuh adalah sesuatu yang bisa merusak banyak hal dalam hidup kita. Punya musuh juga dapat menghambat berkat Tuhan yang ada untuk kita. Banyak hal yang bisa membuat kita memusuhi orang lain. Misalnya, orang itu menyakiti kita dan mengejek kita. Atau, memperlakukan kita dengan tidak adil dan curang dan membuat kita sakit hati. Tentulah hal-hal seperti itu akan meninggalkan rasa marah ketika melihat orang itu.

Namun, sebagai anak Tuhan, kota diajarkan untuk mengasihi sesama bahkan terhadap musuh kita sendiri lho.  Hal ini yang dinamakan dengan HUKUM KASIH.

Matius 5:43-44 Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu.Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.

Hukum kasih memang selalu bertolak belakang dengan hukum yang berlaku di dunia ini. Jika dunia mengajarkan untuk menyimpan kebencian dan membalas kejahatan orang yang menyakiti kita, maka hukum kasih mengajarkan kita untuk mendoakan dan memberkati mereka yang bersalah kepada kita. Jika ada orang yang menipu kita, maka hukum kasih mengingatkan kita untuk mendoakan orang itu. Hukum Kasih mengingatkan kita bahwa jika seorang teman menginginkan jubah kita, maka kita akan memberikan baju milik kita kepadanya. Jika kita mampu menerapkan hukum kasih ini, maka kita akan hidup sebagai orang yang berbahagia dan diberkati.

Secara logika, sulit untuk memaafkan seseorang yang telah melakukan kesalahan dan yang menyakiti kepada kita bahkan rasanya seperti bodoh sekali kita harus memaafkan kesalahan itu. Tetapi, itulah yang Tuhan mau kita perbuat kepada sesama kita. Ampunilah orang yang tidak layak untuk diampuni, karena Tuhan sudah mengampuni kita lebih dulu, bahkan ketika kita masih berdosa.

LEBIH DAHULU MENGAMPUNI ORANG YANG MENYAKITI KITA, MENJADIKAN KITA SEBAGAI ANAK TUHAN YANG BERANI TAMPIL BEDA.

Ayat hafalan

“Barangsiapa menampar pipimu yang satu, berikanlah juga kepadanya pipimu yang lain, dan barangsiapa yang mengambil jubahmu, biarkan juga ia mengambil bajumu.” (Luk 6:29)

Komitmenku hari ini

KASIH adalah ciri utama dalam kehidupan anak-anak Tuhan, Kita belajar untuk mengasihi semuanya termasuk orang-orang yang menyakiti kita.

MEK – KCP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *