Kangen itu Berat

November 5, 2021 0 Comments

Renungan Harian Youth, Jumat 05 November 2021

Mazmur 63:1-12

Syalooom… selamat pagi teman- teman remaja pemuda ELOHIM. Apa kabarnya? Semoga kita semua dalam keadaan sehat yaa..

“rindu itu berat, kamu ga akan kuat, biar aku aja” … rekan-rekan pasti ga asing dengan kutipan kalimat ini, kalimat ini adalah kalimat romantis dalam film Dilan. Kangen itu berat, ya kan? Bahkan orang akan berusaha untuk bisa melepaskan rasa kangennya walaupun itu butuh pengorbanan. Contoh sepasang kekasih yang kadang jadi “bucin” gara-gara rasa kangennya. Tapi kita tidak akan bahas tentang “Kangen” seperti hal diatas.

Rekan-rekan, pernah tidak kalian menyadari bahwa dalam hati kita yang paling dalam ada sebuah relung hati kita yang “kangen sama Tuhan”.  Yap! Kita itu sebenernya kangen berat sama Allah. Apalagi kalau kita sedang menyendiri dan mulai merenungkan Kasih Tuhan, bahjan kita rindu ada dalam pelukan kasih-Nya.

Namun perasaan itu akan sirna ketika hati kita sudah dipuaskan dengan hal-hal dari dunia ini, kita tidak sempat lagi untuk bersaat teduh karena segala kesibukan dan aktivitas kita, waktu kita habis  karena kita sibuk dengan rutinitas atau pun sekadar main HP yang tidak kita sadari bahwa semuanya itu menjadi lebih penting daripada Tuhan.

Kita mau belajar dari Kerinduan Daud akan Allah dalam Mazmur 63

Mazmur 63:1-4 Mazmur Daud, ketika ia ada di padang gurun Yehuda. Ya Allah, Engkaulah Allahku, aku mencari Engkau, jiwaku haus kepada-Mu, tubuhku rindu kepada-Mu, seperti tanah yang kering dan tandus, tiada berair. Demikianlah aku memandang kepada-Mu di tempat kudus, sambil melihat kekuatan-Mu dan kemuliaan-Mu.  Sebab kasih setia-Mu lebih baik dari pada hidup; bibirku akan memegahkan Engkau. Demikianlah aku mau memuji Engkau seumur hidupku dan menaikkan tanganku demi nama-Mu.

Daud ditengah semua situasi yang berat di padang gurun, Dia menggambarkan kerinduan yang amat mendalam kepada Tuhan. Kerinduannya bagaikan kerinduan akan air saat haus di padang gurun, mengalami dahaga yang membutuhkan air. Nyanyian Daud ini menggambarkan sikap hati yang rindu akan Allah, Daud membutuhkan kesegaran yang hanya bisa didapatkan didalam hadirat Tuhan.

RENUNGKANLAH KASIH ALLAH DALAM HIDUPMU

Ambillah waktu untuk merenungkan karya dan kasih Allah dalam kehidupan mu, pengalaman-pengalaman indah didalam hadirat Allah, kesegaran dan kepuasan yang melingkupi hati kita. Perenungan akan Kasih Allah akan menghasilkan ucapan syukur, mengalirkan pujian kepada Allah. Serta membawa kita untuk tetap percaya bahwa Allah akan melindungi dia dalam situasi yang dia tengah hadapi.

Perenungan akan pribadi dan karya Allah akan membawa penyegaran pada iman kita.

Mazmur 42:1 Seperti rusa yang merindukan sungai yang berair, demikianlah jiwaku merindukan Engkau, ya Allah.

Datanglah kepada Tuhan dengan kerinduan yang mendalam kepada Allah, ingatlah akan kasih dan kuasaNya yang dapat membuat kita hidup dalam ucapan syukur dan bersukacita. Terlebih ketika kita tersudutkan dengan masalah yang ada, datanglah kepada Tuhan,

jangan biarkan dirimu terlepas karena masalah tetaplah kuat didalam kekuatan kuasa Tuhan yang melingkupi kehidupan kita.

Terimalah undangan dari Tuhan

Matius 11:28 (TB)  Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.

Komitmenku hari ini

Jangan hidup dalam kekeringan rohani, jangan biarkan dunia mengisi kekosongan hati kita, inilah dengan kasih dan kebaikan Allah bagi kehidupan kita. Jadilah puas dalam hadirat Tuhan, datanglah kepadanya dan curahkanlah isi hatimu kepada Tuhan

GE –  AC

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *