KEAGUNGAN SALIB KRISTUS

March 29, 2024 0 Comments

Renungan harian Youth, Jumat 29 Maret 2024

Syalom rekan-rekan Youth semuanya … Hari ini kita memperingati JUMAT AGUNG, mari kita merenungkan betapa besar kasih dan Pengorbanan Tuhan Yesus bagi setiap kita orang yang berdosa. Sebagai orang yang telah menerima kasih karunia Allah, ada hal yang sangat penting dalam kehidupan kita adalah JANGAN KEHILANGAN ARTI SALIB KRISTUS dalam kehidupan kita.

1 Petrus 1:18-19 Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat.

Kematian itu sangat berkuasa (powerfull) atas kehidupan manusia. Tidak memandang hormat, waktu, usia, pendidikan, status. Siapapun dan bagaimanapun seorang manusia, kematian adalah sebuah kepastian bagi semua orang. Karena DOSA Mendatangkan KEMATIAN dan MAUT. Sulit untuk memahami kebangkitan karena ini adalah mujizat terbesar, tidak ada orang yang bisa menaklukan kematian.

Kekristenan tidak ada arti dan makna tanpa salib. Salib bukan hanya sebagai simbol, melainkan sebuah gaya hidup dan contoh yang ditinggalkan Tuhan Yesus untuk kita. Kasih berarti peduli, berkorban, dan memberikan diri untuk orang yang kita cintai. Salib menggambarkan penebusan dan rekonsiliasi, di mana manusia diperdamai dengan Allah. Yesus mati disalibkan sebagai korban penebusan untuk menghapus dosa kita. Melalui penebusan-Nya di salib, kita yang percaya kepada-Nya mendapatkan hidup kekal.

Kekuatan salib Kristus membebaskan kita dari dosa, mengesahkan kita di hadapan Allah. Salib Kristus adalah manifestasi kasih Allah kepada manusia. Firman Tuhan mengatakan, “Karena begitu besar kasih Allah kepada dunia, Ia mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan mendapatkan hidup kekal.”

Kekuatan salib adalah awal kita memasuki rencana baru Allah. Kita tidak lagi hidup untuk diri sendiri, melainkan untuk Kristus. Melalui hidup kita, karya Kristus akan membentuk kita menjadi lebih seperti Dia saat kita taat dan setia pada Firman-Nya. Melalui salib Kristus, kita dibebaskan dari kehidupan yang sia-sia untuk mewujudkan Kristus di dunia. Melalui hidup kita, kekuatan-Nya memulihkan sesama dan seluruh dunia dari penderitaan.

Salib tidak berakhir di Golgota. Setiap kehidupan yang diserahkan untuk Kristus menjalani pola hidup Tuhan. Kekuatan salib akan terus menyebar dan mempengaruhi banyak jiwa, hingga dunia penuh dengan hati yang rela berkorban untuk sesama. Mari kita ingat harga mahal yang Tuhan bayar untuk menebus kita. “Melalui Dia dan darah-Nya kita ditebus, yaitu pengampunan dosa,” untuk mendapatkan hidup kekal, bukan dari usaha kita sendiri atau kebaikan kita, tetapi hanya melalui penebusan Yesus di salib.

Sekarang, kita harus senantiasa menjaga anugerah yang berharga ini terus bertumbuh dalam kehidupan kita.

Percayalah bahwa hidup kita akan menjadi persembahan yang menyenangkan bagi Tuhan. Karya Kristus di salib telah selesai, tetapi Dia meninggalkan bagian dari penderitaan-Nya untuk kita, sebagai kesempatan untuk membangun Kerajaan-Nya. Kekuatan salib Kristus menjamin keselamatan kekal. Dengan takut dan gentar, kita harus mengerjakan keselamatan itu, menjadi pelaku Firman dan menyerupai Kristus. Siapa yang tetap setia hingga akhir akan mendapatkan upah yang besar di Kerajaan Surga.

Karya Keselamatan melalui SALIB adalah PUNCAK dari karya Allah bagi umat manusia … SALIB ADALAH ANUGERAH TERBESAR BAGI ORANG-ORANG YANG PERCAYA …

1 Korintus 15:54-57 Dan sesudah yang dapat binasa ini mengenakan yang tidak dapat binasa dan yang dapat mati ini mengenakan yang tidak dapat mati, maka akan genaplah firman Tuhan yang tertulis: “Maut telah ditelan dalam kemenangan. Hai maut di manakah kemenanganmu? Hai maut, di manakah sengatmu?” Sengat maut ialah dosa dan kuasa dosa ialah hukum Taurat. Tetapi syukur kepada Allah, yang telah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.

Dengan kebangkitan Kristus, salib yang melambangkan kutuk dan kematian menjadi lambang kemenangan bagi orang percaya …jangan menyia-nyiakan kematian kristus dengan memutuskan untuk tetap hidup dibawah kutuk dosa dan kedagingan. Meresponi kebangkitan kristus adalah dengan jangan pernah melepaskan anugerah terbesar dalam kehidupan kita yaitu jaminan keselamatan, jangam permah ditukarkan dengan apapapun  yang ada didunia ini.

JANGAN MENYIA-NYIAKAN KEMATIAN KRISTUS DENGAN MEMUTUSKAN UNTUK TETAP HIDUP DIBAWAH KUTUK DOSA DAN KEDAGINGAN

Biarlah senantiasa kerinduan kita seperti Doa dari Rasul Paulus …

Filipi 3:10Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya,   supaya aku akhirnya beroleh kebangkitan dari antara orang mati.  Bukan seolah-olah aku telah memperoleh hal ini atau telah sempurna, melainkan aku mengejarnya, kalau-kalau aku dapat juga menangkapnya, karena akupun telah ditangkap oleh Kristus Yesus.

Memperingati Jumat Agung bukanlah sekadar mengenang peristiwa sedih atau tragis. Lebih dari itu, ini adalah momen untuk merenungkan dan merasakan betapa besar kasih Allah bagi kita. Meskipun kita berdosa, Allah tetap mengasihi kita. Dia rela mengorbankan Anak-Nya, Yesus Kristus, untuk menebus dosa kita.

Tuhan Yesus memberkati

YNP – TVP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *