Kembali Berkarya

September 15, 2021 0 Comments

Renungan Harian, Rabu 15 September 2021.

Bacaan : Yakobus 2:14-26

Tunjukkanlah kepadaku imanmu itu tanpa perbuatan, dan aku akan menunjukkan kepadamu imanku dari perbuatan-perbuatanku (Yakobus 2:18)

Saat Dave Thomas meninggal di awal tahun 2002, ia tidak hanya mewariskan ribuan restoran Wendy’s-nya, tetapi juga mewariskan pengalaman dan kerja keras yang dihargai karena nilai-nilainya yang membumi. Di antara nasihat-nasihat bijak yang ia jalani semasa hidupnya, wiraswastawan yang murah senyum ini memberi pandangan bagaimana seharusnya orang Kristiani mengisi hidupnya. Thomas, yang di masa mudanya banyak dipengaruhi neneknya untuk mengenal Kristus, mengatakan bahwa umat percaya harus menjadi orang-orang Kristiani yang mau “menyingsingkan lengan baju”.

Dalam bukunya yang berjudul Well Done (Bagus Sekali!), Thomas berkata, “Orang Kristiani yang mau menyingsingkan lengan bajunya adalah orang yang melihat kekristenan sebagai iman dan perbuatan. Mereka meluangkan waktu untuk berkomunikasi dengan Allah melalui doa, mempelajari Kitab Suci dengan khidmat, aktif di gereja, dan melayani sesamanya untuk mewartakan berita keselamatan.”

Pernyataan itu lebih berisi daripada burger Wendy’s yang berlapis tiga. Thomas tidak hanya sadar bahwa kerja keras diperlukan untuk menjalankan bisnis restorannya, tetapi juga penting untuk kehidupan rohani.

Saudara-saudara sekalian, masa-masa pandemi telah mengalami penurunan dan juga level PPKM kota kita, maka dari itu mari kita kembali berkarya dan bekerja dimanapun Tuhan telah tempatkan kita. Melalui tiap pekerjaan-pekerjaan kita disanalah menunjukan iman kita kepada Tuhan. Seperti yang rasul Yakobus singgung didalam

Yakobus 2:17,” Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati”.

Kehidupan percaya harus bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, artinya kita mesti hidup oleh iman. Iman itu dinyatakan melalui perbuatan.

Iman dan Perbuatan itu adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain, melainkan saling melengkapi. Iman yang tanpa perbuatan adalah mati, sedangkan perbuatan yang tidak berdasarkan iman adalah dosa.

Keselamatan adalah anugerah Allah dan Manusia hanya dapat menerima keselamatan dari Allah hanya melalui iman, bukan karena perbuatan. Manusia harus mengerjakan keselamatan itu di dalam kehidupan melalui perbuatan-perbuatan yang manusia lakukan dan kerjakan. Manusia tidak diselamatkan karena perbuatan.

Tetapi perbuatan-perbuatan merupakan tanda apakah iman itu benar-benar hidup, sekaligus perbuatan-perbuatan itulah yang akan meningkatkan kadar iman orang percaya.

Perbuatan bukan sesuatu yang ditambahkan pada iman– keduanya harus ada bersama-sama. Yakobus tidak bermaksud untuk membedakan antara iman dan perbuatan; yang dibedakan adalah antara iman yang disertai perbuatan dan iman yang tidak disertai perbuatan. Bagi Yakobus iman harus disertai oleh perbuatan. Yang satu tidak dapat ada tanpa yang lain, sebab iman yang tanpa perbuatan adalah mati

Marilah kita singsingkan lengan baju kita dan mulai bekerja.

Dengan tetap mengingat bahwa melalui perbuatan-perbuatan yang tampak dalam setiap keseharian kita disana Iman kita terus bertumbuh.

Jangan lupa saat kita tetap bekerja kita juga menjadi saksi bagi iman orang lain pula. Jadi mari kita kerjakan Iman dan perbuatan kita bersama-sama, tetap bersemangat berkerja

IMAN YANG HIDUP ADALAH IMAN YANG MAU BEKERJA KERAS

Tuhan Menyertai kita semua . . .

TC

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *