Kepastian di Tengah Ketidakpastian

July 20, 2021 0 Comments

Renungan harianYouth, Selasa 20 Juli 2021

Matius 14:22-33

Hallo …. Teman-teman Youth yang dikasihi Tuhan , bagaimana kabarmu hari ini, saya harapkan kalian semua dalam keadaan sehat, tetap semangat di dalam Tuhan, terus bertumbuh  dalam pengenalan kita akan Tuhan.

Banyak hal yang kita hadapi saat-saat ini seiring adanya pandemi yang tidak kunjung usai. Saat ini rekan-rekan Youth masih harus belajar secara online, yang sebelumnya sudah diwacanakan untuk sekolah tatap muka, gak tahunya covid nya menggila lagi, tentunta hal ini membuat situasi yang kurang menyenangkan bagi kita semua, dan hal ini bisa juga membuat kita jenuh dengan pembelajaran secara online, karena kita masih harus menunda bertemu secara langsung dengan teman-teman kita ataupun sahabat-sahabat kita di sekolah.  

Belum lagi kerjaan / penghasilan orang tua yang berkurang, akibat adanya pembatasan-pembatasan, sehingga kita harus benar-benar menata keuangan kita dengan baik. Mungkin sebagian dari orang tua kita malah ada yang penghasilannya bertambah karena toko onlinenya malah ramai, kalau seperti itu kita patut berterimakasih kepada Tuhan karena berkat berkat yang Tuhan berikan begitu merlimpah dalam kehidupan keluarga kita. Namun kenyataan sekarang, banyak dari orang tua kita yang sedang mengalami kesulitan. Atau bahkan ada dari kita yang kehilangan keluarga kita karena terkena virus Covid 19 ini. Orang tua atau saudara kita yang sebelumnya sehat, gak punya penyakit apapun , tiba 2 kena covid yang akhirnya meninggal.

Ada banyak hal dalam hari-hari ini yang membuat kita hidup dalam ketidakpastian. Firman Tuhan dalam 2 Timotius 3: 1 mengatakan:

Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar. Kesukaran dan ketidak pastian itu akan terjadi menjelang akhir zaman. Jadi jangan harap kedepan hidup itu semakin mudah, tetapi akan semakin penuh ketidak pastian.

Renungan pagi ini berjudul, Kepastian di tengah ketidak pastian.Ayatnya dari Injil Matius 14:22-33. Dari pembacaan Alkitab tersebut, diceritakan tentang bagaimana murid-murid Yesus mengalami badai yang menghantam perahu mereka. Pada saat itu tentunya ada suatu kepanikan dan adanya ketidak pastian dalam hidup mereka. Mereka diombang-ambingkan gelombang karena adanya angin sakal. Di tengah-tengah ketidak pastian tsb, datanglah Tuhan Yesus yang berjalan di atas air, ketika murid-murid melihat hal tersebut, mereka terkejut dan mengira Dia hantu. Mereka berteriak-teriak ketakutan. Tetapi Yesus berkata kepada mereka:

“ Tenanglah ! , Aku ini jangan takut ”.

Puji Tuhan , kita punya Tuhan Yesus yang senantiasa memperhatikan kita, disaat hidup ini terombang-ambing dengan badai yang dahsyat dan penuh ketidak pastian, kita percaya bahwa Dia memperhatikan kehidupan kita dan siap menolong.

Yesus adalah jawaban yang pasti, Seperti saat-saat ini, kelihatan ada hal-hal yang suram dan penuh ketidakpastian, saat wabah covid ini tak kunjung usai.

Tetapi kita tetap percaya bahwa ada jaminan yang diberikan kepada kita sebagai anak-anak Tuhan, yaitu Yesus sendiri yang siap sedia menolong kita. Dia telah menyiapkan hari depan yang penuh harapan bagi kita anak-anakNya.

Kita harus terus bergantung sepenuhnya kepada Tuhan, dan selalu mendekatkan diri kita kepada Tuhan. Saat manusia, atau orang – orang di sekeliling kita tidak bisa menolong dan tidak bisa menjamin kehidupan kita, kita percaya bahwah kita punya Tuhan yang hidup, yaitu Tuhan Yesus yang selalu melihat dan memperhatikan kehidupan kita. Kita tahu, cerita selanjutnya dari kisah di atas, bahwa Petrus memberanikan diri u berjalan di atas air (ayat 28-30 ). Tapi ketika Petrus tidak fokus kepada Tuhan Yesus, maka perlahan ia mulai tenggelam. Disini kita belajar bagaimana kita harus tetap fokus kepada Tuhan Yesus, meskipun kelihatannya kita tidak mampu menjalaninya. Jangan sampai iman kita digoyahkan oleh keadaan sekitar kita yang akhirnya membuat kita putus asa dan gak berpengharapan. Saat kita jatuhpun, Tuhan Yesus juga siap sedia menolong kita , apabila kita minta tolong kepadaNya. (ayat 31).

Bersyukur kita semua, sebagai anak-anak Tuhan, kita punya Tuhan yang senantiasa memperhatikan keadaan kita, disaat kita lemah, Tuhan Yesus yang memberi kekuatan, disaat kita jatuh, Tuhan Yesus yang mengangkat kehidupan kita. Jadi kita tidak usah kuatir akan kehidupan ini, apapun yang terjadi di dalam hidup kita, ditengah ketidak pastian sekalipun, kita yakin dan percaya bahwa ada kepastian di dalam Tuhan Yesus.

Komitmen hari ini:

Aku punya Tuhan yang selalu memperhatikan keadaanku, Tuhan selalu memberikan kekuatan dan pertolongan menghadapi semua tantangan didepanku. Aku mau fokus kepada Tuhan bukan kepada masalah atau badai yang aku hadapi.

Selamat pagi selamat beraktifitas, tetap semangat , tetap dekat dengan Tuhan , Tuhan Yesus memberkati kita semua.

RA-MLE

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *