Mengikuti Jalan Tuhan

December 4, 2021 0 Comments

Renungan Harian, Sabtu 04 Desember 2021

Amsal 14:12, “Ada jalan yang disangka orang lurus tetapi ujungnya menuju maut”.

Syalom saudara-saudarayang kekasih dalam Tuhan . . .

Ketika berpergian ke suatu tempat, yang pertama-tama menjadi perhatian kita adalah jalan atau arah ke mana kaki kita harus melangkah.  Tanpa adanya jalan, kita tidak akan pernah bisa mencapai tempat yang hendak kita tuju tersebut.  Kalau salah atau keliru akan berakibat sangat fatal. Jangankan mengantarkan kita sampai kepada tujuan, sebaliknya kita malah akan tersesat.

Seperti nats kita hari ini dalam Amsal 14:12, “ Ada jalan  yang disangka lurus, tetapi ujungnya maut “. Kalimat “Ada jalan yang disangka lurus “, menunjukkan sesuatu  yang tidak pasti  atau sekedar prasangka saja.  Tindakan  yang dilakukan awalnya  kurang menyadari atau merasakan  dampaknya, tetapi  berakhir  dengan  kehancuran dan kebinasaan . Sebagian  besar orang akan cenderung  menginginkan sesuatu didapat  dengan  cepat  tanpa  memperhitungkan  resikonya. “ Setiap  jalan  orang  adalah  lurus  menurut pandangannya  sendiri “. Tetapi Tuhanlah yang menguji  hati. (Amsal 21:2).

Jadi untuk mencapai suatu tujuan kita memerlukan jalan yang benar, selain itu kita juga membutuhkan panduan atau arahan agar kita tidak salah langkah.

Hal apa yang harus kita  lakukan agar jalan yang  kita tempuh tidak  berujung kepada  maut, yaitu

Memilih Jalan yang Benar

Adapun jalan kehidupan yang benar itu adalah Tuhan Yesus,  “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”  (Yohanes 14:6).  Langkah utama yang harus kita lakukan adalah percaya kepada Tuhan dan mempercayakan hidup ini kepada-Nya.  “Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.”  (Amsal 3:5)

Memiliki pegangan yang teguh

Tuhan Allahmu harus  kamu ikuti, kamu harus takut akan dia, kamu harus  berpegang  kepada  perintahNya  dan kamu harus berbakti  dan berpaut kepadaNya. (Ulangan 13:4). Jadi kita harus mengikuti jalan Tuhan  sekalipun  sempit  dan banyak  kesukaran. “ Karena sesaklah  pintu dan  sempitlah jalan menuju kehidupan. (Matius 7:14). Sementara ada banyak orang mencari kemudahan  sekalipun  harus menghalalkan segala macam cara sehingga berakhir  dalam kebinasaan  (Matius 7 : 13b ).

Sebab itu  saudara-saudara yang kekasih kita dapat belajar dari doa raja Daud  yang berkata “ Beritahukanlah kepadaku jalan-jalanMu kepadaku, ya Tuhan, tunjukkanlah  itu kepadaku.  Bawalah  aku berjalan dalam kebenaranMu dan ajarlah  aku,” (Mazmur 25:4-5a).

Tuhan Yesus memberkati.

EW

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *