MENGUMPULKAN SERPIHAN PENGHARAPAN

July 20, 2022 0 Comments

Renungan Harian Youth, Rabu 20 Juli 2022

Syalom … salam semangat buat rekan-rekan semuanya. Kiranya berkat Tuhan melimpah dalam kehidupan kita.

Berbicara tentang Pengharapan tentunya kita semua sepakat bahwa pengharapan adalah hal yang sangat penting dan bisa diartikan bahwa pengharapan itu seperti kekuatan rohani yang akan menggerakkan kehidupan kita untuk terus berjalan mengerjakan kehendak Tuhan dalam hidup ini.  Mudah saja memiliki pengharapan pada saat segalanya berjalan lancar dalam hidup ini. Akan tetapi, bagaimana kalau segalanya menjadi sangat sulit?

Pada saat kamu terjebak dalam kubangan masalah, ketika sepertinya seluruh dunia hancur berantakan, saat itulah kamu membutuhkan pengharapan dan sepertinya itu sudah hancur.

Akan tetapi, bagaimana cara kamu memperolehnya? Dari manakah datangnya pengharapan itu? Bukan hal yang mudah untuk menjawabnya, namun kita akan bersama melihat sebuah penggalan kisah kehidupan seseorang yang mampun untuk mengumpulkan serpihan serpihan pengharapan dalam hidupnya.

Jennifer Harmon dari Orlando, Florida, tahu bagaimana sakitnya menghadapi tragedi dalam hidup. Dia juga tahu cara menemukan pengharapan di tengah kepedihan itu. Sebagai seorang remaja yang sangat normal dengan segala kesibukannya.  Pada saat Musim panas setelah lulus SMA seharusnya merupakan masa paling membahagiakan dalam hidupnya, beberapa waktu setelah berulang tahun kedelapan belas dan sedang menghabiskan musim panas terakhir yang santai dan penuh kegembiraan, sebelum mulai kuliah di University of Central Florida. Segalanya tampak sempurna namun semuanya berubah total … ketika dia memutuskan untuk berenang dan menyelam disebuah danau. kecelakaan fatal terjadi ketika Jennifer melompat kedalam air dan tubuhnya menghujam dasar danau berbatu yang sangat keras. Akibatnya sangat fatal selama sembilan hari dia berada dalam kondisi kritis melawan pneumonia, paru-paru melemah, harus memakai selang bantu pernafasan. Bulan pertama adalah masa tersulit yang harus dijalaninya, Rasanya bagaikan segalanya telah terenggut dari Masa mudanya, semua harapan dan impian hidupnya telah hancur lebur.

Kisah ini dilanjutkan suatu hari ketika dia mulai menerima kelumpuhannya, sekitar dua bulan kemudian. Jennifer menyatakan “sekali lagi saya menangis, membayangkan bagaimana kehidupan saya jadinya. Hanya saja, kali ini saya mulai merasakan hal yang berbeda. Saya sudah muak menangisi segalanya. Saat itulah, akhirnya saya tersadar. Tidak mungkin lagi mengubah apa yang sudah terjadi, maka saya harus memunguti apa pun puing yang masih tersisa dan melanjutkan kehidupan ini. Saya harus berhenti mengasihani diri sendiri dan berusaha untuk terus melangkah maju, semampu saya”

Jennifer bahkan sampai kehilangan kepercayaannya kepada Tuhan karena peristiwa itu, namun pada saat dia mengumpulkan serpihan-serpihan pengharapannya, TUHAN berkarya dengan ajaib dalam kehidupannya. Bukan keajaiban kesembuhan namun PENGHARAPAN YANG BARU dalam hatinya adalah sebuah mujizat yang besar.

“Saya benar- benar takjub menyaksikan betapa sesungguhnya Allah itu benar dan ajaib. Dia membukakan mata saya dan memberi saya pengharapan yang lebih besar dari apa pun yang bisa ditawarkan oleh dunia.

Saya tidak lagi memandang kehidupan saya sebagai hal yang tidak berguna dan tidak berarti, karena saya tahu bahwa Allah pencipta segalanya itu mengenal, mengasihi, dan peduli kepada saya. Saya tahu, Dia mempunyai rencana yang lebih besar bagi saya, lebih dari apa pun yang pernah saya bayangkan. Dan di atas pengharapan hidup ini, saya memiliki pengharapan terbesar, yaitu hidup kekal bersama Dia. Sesulit apa pun keadaan yang saya hadapi, saya mempunyai pengharapan, karena Allah saya lebih besar dari masalah apa pun. Allah telah memberi saya hidup baru, dan sekarang saya menyongsong hari lepas hari dengan pengharapan baru dan bersama Allah sebagai sahabat terbaik saya”

Apapun tantangan, pergumulan dan kekecewaan yang sedang kamu jalani, mungkin harapan dalam kehidupanmu seolah-olah sudah hancur, namun ijinkanlah kasih TUHAN menyapa Kembali hatimu. Kumpulkanlah serpihan harapan itu dan arahkanlah mata iman kita kepada pribadi Yesus yang mengasihi kita.

Kita memiliki pilihan untuk menyesali keadaan kita, atau mulai bangkit dan mengarahkan pandangan Iman kita kepada Tuhan. Meskipun Kita tidak dapat menemukan alasan mengapa peristiwa yang diluar keinginan kita terjadi. Namun kita bisa memberikan pengertian kepada diri kita bahwa dengan IMAN KITA PERCAYA bahwa kita dapat menaruh pengharapan di dalam kasih dan kebaikan-Nya. Kita tidak harus berusaha memahami Allah. Tidak bisa. Segala sesuatu terjadi jauh di luar batas pengertian kita; tetapi Allah tidak pernah meninggalkan  kita. Dia menyertai kita, bahkan di tengah tragedi, kesesakan, dan penderitaan sekalipun. Dia melihat tujuan akhir, dan Dia memiliki rancangan kekal bagi hidup kita. Kita punya alasan untuk berharap!

Roma 15:13 Semoga Allah, sumber pengharapan, memenuhi kamu dengan segala sukacita dan damai sejahtera dalam iman kamu, supaya oleh kekuatan Roh Kudus kamu berlimpah-limpah dalam pengharapan.

Percayalah serpihan pengharapan itu akan disempurnakan oleh Allah karena Dialah sumber pengharapan yang sejati, yang akan memenuhi hati dan pikiran kita dengan DAMAI SEJAHTERA dan SUKACITA serta KEKUATAN akan menjadi bagian dalam kehidupan kita.

Tuhan Yesus memberkati

YNP – YDK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *