Renungan Harian Youth, Rabu 01 November 2023
Disetiap cerita pasti ada yang Namanya permulaan. Begitu juga kisah hidup manusia ada yang Namanya permulaan. Hidup yang diberikan Allah dimulai dari sebuah kisah yang sudah Allah tulis untuk manusia itu lanjutkan sebagai pemeran utamanya.
Menurut William James dikutip dalam buku Body, Mind and Spirit “Be not afraid of life. Believe that life is worth living and your belief will help create the fact.” tetaplah percaya dan Jangan takut untuk menjalani kehidupan ini.
Merupakan hal yang normal untuk merasakan sekali saja dalam hidup bahwa segalanya sedang menuju kepada hal yang salah karena perbuatan diri sendiri.
Itu adalah proses dari sebuah permulaan seseorang untuk hidup yang harus dijalaninya. Manusia itu seperti seorang anak kecil yang belum tahu apa-apa tentang benar dan salah. Seorang anak kecil akan belajar dari yang Namanya sebuah kesalahan. Itu adalah sebuah permulaan dari hidup yang harus dijalani. Begitu juga sebagai seseorang yang sedang menuju kepada kedewasaan, Jika tidak mengalami hal itu, bagaimana bisa mendapatkan sebuah pelajaran untuk mendewasakan diri. Jadi, jika menyerah dan berpikir tidak sanggup untuk melewatinya, apa yang didapatkan.
You are wasting the time. Karena itu jika pernah ada pertanyaan seperti ini “apakah lebih baik jika hidup berakhir daripada merasakan dan mengalami hal yang secara manusia sangat sulit untuk dilalui?.” Kalau memang pernah berpikir seperti itu, ingat “Merupakan hal yang sangat berbahaya jika perasaan itu dibiarkan tinggal dalam diri.
Banyak hal yang bisa membuat hidup masih terpaku kepada hal-hal duniawi, serta mungkin saja masalah-masalah seperti teman mendapatkan pekerjaan, kolega atau teman kerja ditempat kerja mendapatkan promosi yang diharapkan, putus dengan pacar, seseorang yang disayangi dipanggil pulang oleh Tuhan karena kecelakaan ataupun karena sakit. Masalah dan pergumulan seperti itu yang sering kali membuat diri menjauh dari Tuhan, serta masalah-masalah diatas adalah Sebagian contoh yang sering di alami dalam kehidupan manusia. Lebih baik untuk mengakhiri masalah dan memulai sesuatu yang baru Bersama dengan Allah. Sering kali sebagai manusia berpikir bahwa permasalahan serta pergumulan itu menyakitkan dan sulit untuk dilupakan, tapi sebenarnya Allah ingin mengajari kepada manusia untuk selalu bisa mengambil hal-hal yang positif dan lebih dewasa agar bisa memulai cara hidup yang baru dengan Allah. Cepatlah untuk mengakhiri sesuatu yang menghilangkan sukacita dan damai dari dalam diri.
Biarkanlah sukacita, damai Sejahtera selalu ada agar hidup penuh dengan kebahagiaan.
“Have you ever wanted something good for someone more than they wanted it for themselves? Sudahkah kamu menginginkan sesuatu yang baik untuk seseorang melebihi dari apa yang mereka inginkan dalam hidup mereka sendiri?”. Hal diatas adalah contoh yang simple untuk Tindakan permulaan dari sebuah akhir cerita cara hidup yang lama menuju kepada cara hidup yang baru.
“No more Gengsi untuk memberkati orang lain.”
Memang berat untuk memulai sesuatu yang baru, Pengorbanan Yesus di kayu salib mengubah semuanya yang ada didunia. Akhir dari hidup Yesus dan pelayananNya adalah dengan meninggalkan dan memberikan Hidup yang baru kepada manusia. Itu adalah Permulaan dari sebuah akhir yang sudah direncanakan Allah. Untuk semua manusia yang ada didalam dunia. Banyak hal yang sudah dilakukan manusia seperti. “Jangan menyerah hanya karena pergumulan dan masalah yang dihadapi tapi ingat Allah ada Bersama didalam diri sehingga Dia yang memampukan untuk melewati semua masalah. Percaya dan berserah kepadaNya.”
Filipi 3:13-14 Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.
“Open the hearts and minds and allow them to see the beauty of my faith. Show me what is possible and fill me with the grace, strength, and wisdom to live all the good things I explore here together. Send Your Spirit upon us so that we can discover Your dream and wish for us to become the-best-version-of-ourselves, and have the courage to defend and celebrate this true self in every moment of our days. We ask You to bless in a special way the hungry, the lonely, the sick, and the discouraged. Remind us of our duty toward them and inspire us to be filled with a profound gratitude.”
Buka hati dan pikiran serta izinkan mereka melihat betapa indah imanku. Tunjukkan padaku segala kemungkinan dan isi hatiku dengan kasih karunia, kekuatan dan hikmat untuk hidup dengan segala hal-hal baik disini Bersama yang saya temukan. Kirimkan Roh-Mu ke atas kami supaya kami dapat menemukan mimpi dan keinginanMu sagar kami dapat menjadi versi yang terbaik dari diri kami sendiri, dan mempunyai keberanian untuk dapat bertahan dan merayakan diri ini yang sebenarnya dalam setiap momen di kehidupan kami. Kami meminta-Mu untuk memberkati dalam setiap cara yang khusus baik dalam kelaparan, kesendirian, kesakitan dan ketidakberanian dalam hidup. Ingatkan kami akan segala tugas kami terhadapMu dan inspirasi dan pencerahan-MU diisi dengan rasa bersyukur yang tulus teguh. Tak selamanya hidup itu baik-baik saja tapi pasti ada naik atau turunnya kehidupan. Jangan pernah takut akan hal itu.
Kiranya ini menjadi doa kita dihadapan Tuhan
“Be Strong. Let God do the rest for you”
Berusahalah untuk selalu bisa berada didalam jalur yang Allah sudah sediakan. Lihat dengan mengakhiri hidup lama yang penuh dosa dan berlari menuju kepada hidup baru yang Tuhan sudah sediakan dengan cara menanggalkan hidup lama, artinya menghargai Allah dan segala karyaNya. Untuk bisa memulai sesuatu harus ada Langkah berani yang diambil.
”Kamu hebat karena sudah mau untuk memulai cara hidup yang dengan mengakhiri cara hidup yang lama.”
LW – NDK