“IMAN YANG KREATIF”

“IMAN YANG KREATIF”

Renungan Harian Anak Sabtu, 15 Mei 2021

Ayat Bacaan : MARKUS 2:1-5

Selamat pagi Adik adik Elohim kids… Ayox siapa yang masih baru bangun ini,,,sudah mandi belum??kita harus lawan rasa malas atau mungkin bosan kita saat belajar firman Tuhan ya adik adik,percayalah firman Tuhan selalu memberikan kekuatan baru buat kita semua….Yux…….kita berdoa terlebih dahulu…..

Adik-adik pernah tidak lewat, melihat di TV  ataupun berkunjung ke kampung warna warni yang ada di malang??warna warni  dan gambar gambar yang ada pada rumah dan bangunan bangunan  disana, bagus dan kreatif ya adik adik ..terlihat sangat menarik mata untuk melihat. Atau pernah melihat bahkan mungkin di tempat tinggal adik-adik dimana satu desa yang membuat kerajinan kerajinan dari sampah plastik, seperti membuat pot bunga dari botol bekas,membuat tas dari bekas deterjen atau mie instan. Dari bahan yang sebenarnya tidak berguna tapi ditangan orang orang yang kreatif semua jadi bisa di bermanfaat lagi

Kreativitas berasal dari kata kreatif yang artinya memiliki daya cipta atau memiliki kemampuan untuk menciptakan. Kreativitas adalah kemampuan seseorang untuk menciptakan segala sesuatu yang diperoleh dari hasil berpikir. Dan di Alkitab ada satu kisah tentang bagaimana orang orang yang mempunyai iman kepada Tuhan, menjadi kreatif.

Suatu Hari Yesus datang ke Kapernaum, tersiarlah kabar bahwa Dia ada di rumah. Begitu banyak orang datang ke situ, sehingga tidak ada lagi tempat. Yang datang bukan hanya orang-orang sehat, melainkan juga orang sakit, bahkan lumpuh. Dan, si orang lumpuh sangat perlu bertemu Yesus! Di sinilah timbul masalah. Sungguh tak mudah membawa seorang lumpuh untuk menembus kerumunan dan bertemu Yesus. Kesulitan yang muncul memaksa empat sahabat si lumpuh untuk berpikir dan mencari cara. Akhirnya, mereka menemukan cara terbaik, meski tak biasa, yang dapat menolong mereka mencapai tujuan. Mereka membuka atap dan menurunkan tilam tempat si lumpuh berbaring.

Kesulitan mengasah kreativitas.

Dari sikap sikap orang-orang yang membawa temannya yang lumpuh kepada Yesus untuk memperoleh kesembuhan dari Tuhan Yesus kita memahami bahwa salah satu wujud dari iman adalah kreativitas dalam mengatasi rintangan atau masalah. Kreativitas untuk mengatasi rintangann karena meyakini bahwa Tuhan tidak akan mengecewakan orang yang berharap kepada-Nya.

Dalam kehidupan sehari-hari,seringkali kita menjumpai kesulitan, masalah. Allah ingin kita bersikap cerdas saat menghadapi kesulitan.

Allah ingin kita menjalani hidup ini dengan cara-cara yang kreatif. Allah dapat menolong kita menemukan cara-cara yang tak biasa, agar dapat mengatasi kesulitan.

Percayalah bahwa Dia pasti memberi kita hikmat-Nya.yuxx adik adik  kita terus semangat  membangun keakraban dengan Tuhan dan bertumbuh dalam iman yang  akan diwarnai dengan sikap kreatif,

Ayat Hafalan:

Amsal 8:12. Aku, Hikmat tinggal bersama-sama dengan kecerdasan, dan aku mendapat pengetahuan dan kebijaksanaan.

Komitmen ku hari ini:

Tuhan aku mau terus membangun iman percayaku Kepada Engkau,pakailah cara cara Mu yang Luar biasa agar aku menjadi anak anak yang mempunyai iman yang kreatif.

YC – IFM

PENGUMUMAN :

Jangan lupa adik-adik semuanya, untuk mengikuti ibadah Elohim Kids di acara Sunday Funday Besok … hari minggu jam 08.15 di channel Youtube Elohim ministry dengan tema :

“Tuhan Dimuliakan”

Ayo kita bersukacita Bersama memuji Tuhan dan juga yang paling penting kita belajar Firman Tuhan.

Untuk Aktifitas besok adik-adik bisa mempersiapkan alat dan bahannya yaitu : kertas lipat 8 lembar (Satu Warna), 4 lembar kertas lipat warna warni, Spidol/Alat warna, Guntung dan Lem

Sampai jumpa besok ya … Tuhan Yesus memberkati.

“MADU YANG MURNI”

“MADU YANG MURNI”

Renungan Harian Anak, Jumat 14 Mei 2021

Mazmur 119:103, Betapa manisnya janji-Mu Itu bagi langit-langitku, lebih dari pada madu Bagi mulutku.

Tahukah adik-adik, ada makanan yang tidak ada masa kadaluarsanya alias tidak dapat basi? Salah satunya adalah madu murni. Siapa yang suka makan madu? Madu rasanya manis dan baik untuk kesehatan. Madu memiliki tingkat keasaman tertentu yang menyebabkan bakteri sulit tumbuh dan berkembang di dalamnya, sehingga madu tidak bisa basi. Konon, Para ahli purbakala menemukan botol-botol madu yang di temukan di Mesir yang sudah berusia ratusan atau bahkan ribuan tahun. Tapi setelah di cicipi, madu itu rasanya masih tetap enak. Hebat ya adik-adik?

Di dunia ini juga ada hal lain yang begitu manis dan tidak dapat basi. Alkitab mengatakan bahwa janji Tuhan sangat manis dan tetap untuk selamanya. Tuhan itu begitu baik. Dia memberikan janji yang sangat indah, dan menggenapinya juga bagi setiap kita anak-anakNya

Manusia juga suka berjanji, tetapi manusia seringkali mengingkarinya. Tetapi, Tuhan janji-Nya manis dan selalu di tepati-Nya. Sejak manusia jatuh dalam dosa, Tuhan berjanji akan memberikan Juruselamat yang akan menghapuskan dosa-dosa manusia sehingga manusia dapat memiliki kehidupan kekal di sorga. Tuhan berjanji tidak akan mengingat dosa-dosa Manusia lagi dan akan menebus umat manusia. Tuhan berjanji akan memikul segala penyakit dan segala penderitaan kita. Tuhan juga berjanji akan selalu menyertai kita untuk selama-lamanya.

Janji Tuhan itu digenapi/ditepati oleh Tuhan Yesus Kristus. Tidak ada satu janjipun yang tidak di tepati-Nya. Janji Tuhan tidak hanya berlaku Untuk orang-orang yang hidup pada zaman Tuhan Yesus, tetapi juga berlaku bagi kita yang hidup di zaman ini. Tuhan Yesus begitu mengasihi kita adik-adik dan ingin supaya kita  Mengenal Dia dan janji-janji-Nya, sehingga kita dapat memiliki pengharapan yang besar kepada Tuhan Yesus.

Orang yang selalu lupa terhadap janji-janji Tuhan akan menjadi orang yang mudah putus asa dan mudah jatuh dalam dosa.

Contohnya seperti Murid-murid Tuhan Yesus Ketika mereka lupa Akan perkataan Tuhan Yesus yang mengatakan Ia akan bangkit pada hari yang ke tiga. Saat itu dalam hati mereka timbul kesedihan, kekecewaan dan ketakutan. Mereka tidak percaya namun Tuhan mengasihi mereka, Tuhan menampakkan diri kemudian menegor dan mengajar Kembali tentang Firman Tuhan. Dan tidak hanya itu Tuhan memberikan banyak janji yang luar biasa.

Orang yang selalu mengingat janji-janji Tuhan Itu seperti orang yang suka makan madu yang menyehatkan tubuh. Dia akan menjadi seorang yang bergembira dan selalu sehat. Orang yang memegang janji-janji Tuhan Akan tetap kuat dan dapat melawan Tipu muslihat iblis. Ingatlah selalu janji Tuhan, Dan bersyukurlah senantiasa. Adik-adik semoga masih ingat renungan kemarin Ketika kita memperingati hari kenaikan Tuhan Yesus ke Sorga, Tuhan memberikan begitu banyak janji yang sungguh luar biasa. Bagian kita adalah percaya dan melakukan bagian kita untuk tetap setia kepada Tuhan, percayalah Tuhan pasti akan menggenapi janjiNya

Ayat Hafalan

Mazmur 18:31 Adapun Allah, jalan-Nya sempurna; janji TUHAN adalah murni; Dia menjadi perisai bagi semua orang yang berlindung pada-Nya.

Komitmenku hari ini

Aku mau selalu percaya akan janji Tuhan bagi hidupku, menyimpannya dalam hatiku karena janji Tuhan seperti Madu yang murni yang menyegarkan aku.

Tuhan Yesus Memberkati

TW – YC

“Tuhan Yesus Naik Ke Sorga”

“Tuhan Yesus Naik Ke Sorga”

Renungan Harian Anak, Kamis 13 Mei 2021

Syalom adik-adik Elohim Kids ….

Hari ini adalah hari yang sangat istimewa karena kita merayakan salah satu perayaan hari besar kita yaitu kenaikan Tuhan Yesus ke Sorga

Adik-adik Beberapa waktu yang lalu tepatnya 40 hari yang lalu kita memperingati hari Kebangkitan Tuhan Yesus dari Kematian. Kubur Yesu yang kosong mengejutkan murid-muridNya, mereka mulai mencari tahu. Saat mereka sedang berkumpul, Yesus datang. Mereka tidak mengenal-Nya. Kemudian Yesus meminta mereka untuk menyentuh-Nya. Yesus berbicara kepada para murid dan membuat mereka mengerti. Para murid begitu senang dengan akan apa yang mereka lihat. Ternyata Yesus hidup. Yesus sudah bangkit.

Nah suatu saat dalam kegembiraan itu, Yesus mengajak mereka berjalan bersama-sama, mereka sudah berjalan cukup jauh bahkan sampai ke luar kota. Yesus memandang kepada murid-muridNya satu persatu. Mereka tidak tahu apa yang akan Yesus lakukan. Kemudian, Yesus mengangkat tangan-Nya dan memberkati mereka. Sungguh suasana itu begitu membahagiakan. Ketika Yesus sedang memberkati, Yesus berpisah dan terangkat ke sorga. Dengan penuh hormat, para murid sujud menyembah kepada-Nya.

Hati para murid penuh sukacita ketika mereka ada bersama Yesus. Dan ketika Yesus berpisah, sukacita itu tidak hilang dari hati mereka. Mereka berjalan pulang menuju ke kota Yerusalem. Mereka pulang dengan perasaan gembira. Setelah tiba di Yerusalem, para murid berkumpul di rumah Tuhan. Di rumah Tuhan, mereka memuji Tuhan dengan penuh sukacita.Tuhan Yesus sudah bangkit. Tuhan Yesus naik ke sorga bersatu dengan Bapa. Para murid percaya, bahwa mereka pun akan bersatu bersama dengan Tuhan. Apakah anak-anak juga percaya pada Tuhan? Kita semua yang percaya pada Tuhan, akan bersatu dan hidup bersama dengan Tuhan. Untuk itu mulai sekarang, mari kita hidup dengan terus memuji dan memuliakan Tuhan.

“Surga itu apa yaa?”, “Surga itu tempatnya Tuhan Yesus.”
Meskipun Tuhan Yesus akan pergi tapi murid-muridNya tidak sedih karena mereka yakin Tuhan Yesus itu tidak pernah meninggalkan mereka. Setiap kali mereka ingin berbicara sama Tuhan Yesus mereka cukup berdoa Tuhan pasti mendengar. Tuhan tidak pernah meninggalkan murid-muridNya. Setelah Yesus naik ke surga, murid-murid-Nya kembali ke Yerusalem tetapi tidak dengan wajah yang sedih melainkan dengan wajah gembira

Nah Bagaimana dengan kita? Apakah kita mau bergembira atau bersukacita seperti murid- murid Yesus karena yakin bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan kita? Dia penolong kita yang selalu siap setiap saat. Kapan pun dan di mana pun adik-adik membutuhkan Tuhan, adik-adik cukup berdoa Tuhan pasti mendengar.

Luar biasa ya Tuhan kita ya. Oleh sebab itu, adik-adik tidak boleh sedih harus bersukacita, tersenyum serta memuliakan Tuhan Yesus seperti yang dilakukan murid-murid Yesus, mereka bersemangat untuk menceritakan apa yang mereka lihat mereka menjadi saksi kemana-mana, sehingga banyak orang menjadi percaya kepada Tuhan Yesus. Dan berita itu sampai kepada kita semuanya sekarang ini, harapan yang sama yang dimiliki oleh Murid-murid Tuhan juga ada dalam kehidupan kakak dan adik-adik semuanya. Bahwa Tuhan Yesus adalah Tuhan yang Berkuasa, Dia Kembali ke Sorga untuk menyediakan tempat bagi kita semuanya.

Kelak kalau TUhan menjemput kita, kita akan menikmati semua janji yang Tuhan berikan bagi kita semuanya. Dan ingat janji Tuhan bahwa Tuhan menyertai kita semua sampai selama-lamanya.

Ayat Hafalan

Mazmur 72:19, “Dan terpujilah kiranya nama-Nya yang mulia selama- lamanya, dan kiranya kemuliaan-Nya memenuhi seluruh bumi.”

Komitmenku hari ini

Tuhan Yesus naik ke Sorga menyatakan kebesaranNya, Dia berjanji akan menyediakan tempat bersamaNya dalam kebahagiaan yang kekal.

SSM – RS

“SETIA”

“SETIA”

Renungan Harian Anak, Rabu 12 Mei 2021

Bacaan : Mazmur 100

Syalom adik-adik Elohim kids … wah sudah libur semua kah? Kakak doakan adik-adik tetap bisa menikmati liburan walaupun masih di rumah saja

“Wah…… aku bosaaaaan…… aku mau makan yang lain…” seru Joni di depan meja makan. Hari itu mama Joni menyiapkan sayur sop dan tempe goreng untuk sarapan. Maafkan mama ya Nak, hari ini hanya bisa masak ini, uang belanja hanya cukup untuk membeli ini” sahut Mama. Bosan ah makan tempe terus, sekali-sekali makan ayam goreng gitu!” Joni menggerutu. Nanti kalau Papa sudah gajian, kita makan ayam goreng ya. Sekarang kita nikmati dulu sarapan yang sudah dibuat oleh Mama pagi ini” kata Papa.

Siapa yang pernah mengalami seperti Joni?????? Adik-adik, mungkin kita pernah mengalami kisah di atas. Terkadang kita pernah merasa bosan. Bosan makan sesuatu, bosan belajar di rumah, bosan main itu itu aja, bosan diam di rumah, bosan menunggu, dan sebagainya. Manusia memang cenderung untuk mudah bosan.

Saat bangsa Israel berada di Mesir, mereka bosan dengan kerja paksa yang harus mereka kerjakan setiap hari. Mereka pun berseru kepada Tuhan dan Tuhan melepaskan mereka dari Mesir. Saat perjalanan menuju Kanan, mereka haus dan lapar. Mereka bersungut-sungut dan Tuhan memberi mereka minum dan manna setiap pagi serta burung puyuh pada waktu petang. Suatu ketika Bangsa Israel bosan karena menunggu Musa yang berada di Gunung Sinai untuk menerima 10 perintah Allah dan peraturan-peraturan lainnya. Karena Musa sangat lama dan tidak kunjung turun dari gunung tersebut, mereka bosan dan meminta Harun untuk membuat patung untuk mereka sembah. Wah, itu adalah kesalahan besar yang dibuat Israel. Karena kebosanan yang mereka rasakan, mereka ingin menyembah patung dan melupakan Tuhan yang selalu setia menyertai mereka. Akibatnya, Tuhan murka dan ingin melenyapkan bangsa Israel, namun Musa mencoba melunakkan hati Tuhan sehingga Tuhan membatalkan hukuman besar bagi Israel. Masih banyak lagi kejadian-kejadian bangsa Israel bersungut-sungut, namun Tuhan masih tetap memperhatikan Bangsa Israel.

Wah, kalau kita pikir pasti Tuhan bosan mendengar bangsa Israel bersungut-sungut. Mereka tak henti-hentinya marah dan meminta berbagai hal kepada Tuhan. Tapi Tuhan adalah setia. Meski umatnya suka bersungut-sungut, Tuhan tetap menyertai dan memelihara mereka sampai mereka masuk ke tanah Kanaan. Tidak hanya itu, Tuhan juga tetap mengasihi dan memelihara Bangsa Israel hingga saat ini. Tuhan selalu memberikan kesempatan kepada bangsa Israel untuk bertobat dan kembali kepada Allah.

Adik-adik kasih Tuhan itu tidak hanya untuk Israel saja, Tuhan sangat mengasihi seluruh umat manusia di dunia sehingga Ia mengaruniakan AnakNya yang tunggal untuk menebus dosa manusia yang percaya kepadaNya (Yohanes 3:16). Kita semua juga merasakan kasih Allah dalam hidup kita setiap hari. Terkadang kita berbuat hal-hal yang membuat hati Allah sedih, kita berbuat dosa, marah-marah, tidak patuh pada orang tua, berbohong, dan lain sebagainya. Hal itu membuat Tuhan bersedih.

Tapi Tuhan tetap setia memelihara kita. Tuhan juga tidak pernah bosan menunggu kita untuk bertobat dan kembali kepadaNya. Tuhan yang kita sembah adalah Tuhan yang setia.

Hari ini kita mau belajar untuk tetap setia kepada Tuhan. Setia merenungkan Firman Tuhan, setia melakukan FirmanNya, dan setia beribadah. Meskipun kita masih harus beribadah di rumah, kita harus melakukannya dengan setia dan sungguh-sungguh, karena Tuhan selalu hadir dalam setiap ibadah kita di manapun  dan kapanpun.

Ayat Hafalan:

Mazmur 100:5 (TB) , Sebab TUHAN itu baik, kasih setia-Nya untuk selama-lamanya, dan kesetiaan-Nya tetap turun-temurun.

Komitmen hari ini:

Aku bersyukur memiliki Allah yang setia. Aku ingin belajar menjadi anak yang setia dalam segala hal

SP – GCT

“AKU MAU DI DIDIK”

“AKU MAU DI DIDIK”

Renungan harian Anak, Selasa 11 Mei 2021

BACAAN AYAT : Amsal 3 : 11 – 18

Syalom, Elohim Kids . Bagaimana kabarnya hari ini ? Sudah siap untuk kembali mendengarkan firman Tuhan? Tetap setia dan semangat ya.

Adik adik, pada tanggal 02 Mei yang lalu,  kita memperingati hari pendidikan. Tanggal 02 Mei merupakan hari kelahiran Ki Hajar Dewantara. Bapak Ki Hajar Dewantara merupakan salah satu tokoh nasional Indonesia yang berjasa atas dunia pendidikan di Indonesia. Pada tanggal 03 Juli 1922 , Ki Hajar Dewantara mendirikan sekolah Taman Siswa, yang merupakan cikal bakalnya lahirnya dunia pendidikan di Indonesia. Sekarang , semua anak anak di Indonesia bisa memperoleh pendidikan.

Adik-Adik taukah mengapa pendidikan itu penting bagi kita semua?

Bangsa Indonesia dulu dijajah selama ratusan tahun, karena bangsa Indonesia kalah maju di bandingkan dengan bangsa para penjajah. Kalah maju dalam pendidikan dan ilmu pengetahuan, sehingga mudah di perdayai, mudah di adu domba dan dipecah belah. Mudah menerima iming-iming dan tipu daya kemajuan bangsa lain. Akibatnya yang terjadi,.. seperti pepatah katakan: Orang bodoh menjadi makanan (budak) orang pandai. Bangsa Indonesia dijajah, diperbudak, dirampok kekayaan alamnya dan di biarkan terus dalam kebodohan. Sampai muncul para tokoh / putra putri Indonesia yang mengenyam pendidikan dan berpengetahuan luas yang akhirnya mampu mempersatukan bangsa dan memproklamirkan kemerdekaan Indonesia.

Nah adik-adik, jelas sekali pendidikan itu merupakan suatu hal yang sangat penting bagi adik-adik semua. Karena melalui pendidikan itulah adik-adik memperoleh kepandaian, memperoleh ilmu pengetahuan, dan juga mendapat akal budi yang baik. Melalui pendidikan adik-adik akan beroleh banyak ilmu, pengertian, hikmat dan pemahaman akan kehidupan ini. Adik Adik bisa bayangkan tidak , kalau kita menjadi orang yang tidak berpendidikan. Apa yang akan terjadi dengan hidup kita ini?   Kita akan menjadi orang yang bodoh , tidak berpengetahuan, tidak berakal budi , tidak pandai menyelesaikan masalah, tidak cakap menghadapi tantangan kehidupan. Dan pastinya akan menjadi orang yang bermasa depan suram, yaitu bernasib menjadi hambanya orang-orang pandai.

Di dalam Alkitab banyak sekali ayat-ayat yang menunjukan betapa penting dan berharganya didikan. Seperti di kitab Amsal 3:11-18, Hai anakku, janganlah engkau menolak didikan Tuhan, dan janganlah engkau bosan akan peringatan-Nya. ... (ya nanti adik-adik bisa membacanya secara lengkap di alkitab) Disebutkan di sana, orang yang mendapat hikmat atau didikan dan kepandaian adalah orang yang berbahagia, karena memperoleh hal yang lebih berharga dari memperoleh perak, emas dan permata. Orang tersebut akan beroleh umur panjang, kekayaan dan kehormatan. Jalannya penuh kebahagiaan dan kesejahteraan.

Di Amsal 8:35 bahkan mengatakan yang mendapatkannya sama dengan mendapatkan ‘hidup dan perkenanan’ dari Tuhan.

Adik-adik yang Tuhan Yesus Kasihi, Pendidikan yang adik-adik dapatkan di sekolah misalnya, selain mengajarkan banyak ilmu pengetahuan, pasti juga ada didikan yang akan membentuk karakter atau sikap/sifat adik-adik.

Ada juga pengajaran dan pendidikan yang dari Firman Tuhan, yang semuanya itu berguna untuk menjadikan setiap kita menjadi manusia yang takut akan Tuhan , mengasihi sesama dan hidup kita menjadi berkat bagi orang lain. Kita menjadi pribadi yang menyenangkan hati Tuhan.

Didikan juga bisa kita dapat melalui teguran atau nasihat yang diberikan oleh orang orang disekitar kita, misal dari orang tua, guru dan saudara atau teman kita.

Ada tertulis dalam kitab Amsal 22:6, Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanya pun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu.

Adik adik, ketika kalian melakukan kesalahan dan kemudian menerima didikan dalam bentuk teguran atau nasihat. Bagaimana sikap hati dan perilaku Adik-adik ketika mendapatkan masukan atau teguran itu? Apakah adik-adik jadi : marah, kesal , tidak mau pedulikan, lebih memilih mengeraskan hati. Atau..justru mengambil sikap bersyukur? Bersyukur karena masih ada orang yang peduli dan memperhatikan kita , terus adik-adik dengan sikap rendah hati mau untuk dikoreksi / dinasehati. Terus mau untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Atau seringnya  jadi marah/ngambek , nggak terima atau nggak suka ditegur, pinginnya lakuin apapun yang di mau..

Orang tua ataupun guru yang selalu mendidik kita, bertujuan supaya setiap kita bisa menjadi manusia yang baik, yang bermanfaat bagi sesama. Adik Adik yang kami kasihi, mari yang serius dan bersemangat dalam menjalani tiap didikan yang ada. Misalnya ketika adik-adik sedang sekolah online dirumah, ayo memiliki sikap yang benar, dalam mengerjakan tugas, dalam mengikuti zoom / meet, juga saat mempelajari materi / pelajaran yang diberikan oleh guru-guru kalian. Karena semua pendidikan itu sangat berharga untuk hidupmu. Janganlah menyia-nyiakannya, atau kelak akan menjadi penyesalan yang sangat besar.

Adik-adikku, setiap hari kita menerima renungan harian, nah.. sudah kah adik-adik serius mendengarkan renungan harian yang diberikan? Ingat itu adalah Firman Tuhan, yang akan mendidik dan memberi terang bagi jalan-jalan kehidupan kita..Ayo Adik Adik,mulai hari ini kita sama sama mau berkomitmen untuk lebih serius lagi di dalam  kita belajar dan menerima setiap didikan di dalam hidup ini. Tuhan kami mau supaya setiap kami memiliki hati yang lembut, hati yang mau untuk menerima setiap didikan. Sampai kami jadi seperti yang Kau mau. Amin.

Ayat hafalan

Amsal 10:17, Siapa mengindahkan didikan , menuju jalan kehidupan, tetapi siapa mengabaikan teguran, tersesat.

Komitmen hari ini

Tuhan Yesus, kami mau selalu mengucap syukur akan didikanMu, mampukan kami Tuhan memiliki sikap hati dan perilaku yang benar saat menerima setiap pendidikan. Kami mau Tuhan selalu menyenangkan hatiMU. Amin.

KL – KCP

“Tuhan Memberikan Pemulihan”

“Tuhan Memberikan Pemulihan”

Renungan Harian Anak, Senin 10 Mei 2021

Syalom adik-adik Elohim kids, semoga adik-adik semuanya dalam keadaan sehat dan baik-baik ya. Kakak doakan adik-adik semuanya memiliki semangat yang baru hari ini.

Siapa diantara adik-adik yang pernah menyerah dalam mengerjakan tugas atau melakukan sesuatu? Karena tugas itu terlalu sulit dan adik-adik sudah tidak mampu untuk mengerjakannya. Kira-kira apa yang kalian rasakan. Mungkin ada perasaan gagal, tidak berdaya, capek, menyerah serta yang pasti akan kehilangan semangat.

Menyerah itu berarti tidak berdaya lagi.

Keadaan menyerah seperti itulah yang dirasakan oleh murid-murid Tuhan Yesus saat itu: Petrus, Natanael, Tomas, Yohanes, Yakobus, dan dua orang murid lainnya. Mereka menyerah karena tidak tahu apa yang harus mereka lakukan, setelah Tuhan Yesus tidak bersama-sama mereka lagi. Dulu, mereka selalu ikut ke mana Tuhan Yesus pergi: menyembuhkan orang sakit, mengajar di desa-desa dan di kota-kota, menolong orang-orang yang membutuhkan bantuan, dan sebagainya. Tuhan Yesus memang sudah bangkit, tetapi murid-murid masih merasa tidak berdaya tanpa Yesus ada di samping mereka. Maka murid-murid kembali melakukan pekerjaan mereka yang lama, yaitu sebagai nelayan di danau Tiberias.

Adik-adik, pada Pagi hari itu mereka mendayung perahu mereka kembali ke pantai danau Galilea Sebelum mereka tiba di pantai, mereka melihat ada Seseorang di tepi pantai yang berkata, Hai Anak-anak, adakah kamu mempunyai lauk-pauk?” Mereka serentak menjawab, “Tidak ada.” Lalu Orang itu menyuruh mereka menebarkan jala ke sebelah kanan perahu. Mereka melakukannya tanpa membantah. Luar biasal Mereka mendapatkan ikan sangat banyak, sampai-sampai mereka tidak kuat menarik jala.

Yohanes penasaran lalu memperhatikan Orang tersebut. Tiba-tiba ia berkata, “Itu Tuhan!” Petrus juga memperhatikan Orang tersebut dan ia merasa senang karena memang Orang itu adalah Tuhan Yesus. Petrus tidak sabar menunggu perahu merapat ke pantai. la segera memakai bajunya, lalu terjun dan berenang ke pantai. Petrus ingin segera berjumpa dengan Tuhan Yesus. Akhirnya semua murid sampai di tepi danau dan rupanya Tuhan Yesus sudah menyiapkan perapian dan roti yang dibakar. Tuhan Yesus minta ikan hasil tangkapan mereka untuk sekalian dibakar dan dijadikan sarapan. Tuhan Yesus melayani mereka, membagikan roti dan ikan untuk sarapan pagi bersama murid-Nya itu.

Nah, Adik-adik, dari kisah ini kita diingatkan supaya tidak gampang menyerah ketika mengalami kesulitan.

Tuhan Yesus akan menolong dan memulihkan kembali semangat Adik-adik. la menyertai kita dan selalu menolong kita lepas dari berbagai kesulitan.

Jadi, jika Adik-adik merasa ingin menyerah, ketika mengalami kesulitan belajar, ingatlah akan Tuhan Yesus yang sudah bangkit. Jika Adik-adik rasanya mau menyerah menjadi anak yang taat pada orang tua, atau kalian pernah merasa usaha Adik- adik untuk menjadi anak yang baik selalu saja disalahmengerti, ingatlah akan Tuhan Yesus yang sudah bangkit. la memulihkan semangat murid-murid-Nya, la juga akan memulihkan semangat Adik-adik.

Melalui kisah ini, kita merenungkan pengenalan kita terhadap Tuhan Yesus dan pengorbanan-Nya. Apakah kita mengenal Dia yang hadir dalam hidup kita, baik dalam susah dan senang? Ketika kita terus percaya bahwa Tuhan selalu hadir dalam kehidupan kita, karena itu Tuhan pasti akan memberikan pemulihan bagi kehidupan kita semuanya.

Ayat Hafalan hari ini

II Tawarikh  15:7 Tetapi kamu ini, kuatkanlah hatimu, jangan lemah semangatmu, karena ada upah bagi usahamu!”

Komitmenku hari ini.

Aku mau menjadi anak yang tidak gampang menyerah ketika mengalami kesulitan karena Tuhan Yesus akan menolong, memulihkan serta menyertai aku senantiasa.

SF 090521 – SP