Elohim Ministry youth DALAM RANCANGAN ALLAH

DALAM RANCANGAN ALLAH



Renungan Harian Youth, Rabu 13 Desember 2023

Yesaya 55:9, Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancanganku dari rancanganmu.

Ada sebuah lagu melantun demikian, apa yang kau alami kini, mungkin tak dapat engkau mengerti. Cobaan yang engkau alami, tak melebihi kekuatanmu. Tuhanmu tak akan memberi ular beracun pada yang minta roti. Satu hal tanamkan di hati, indah semua yang Tuhan beri. Lagu yang indah ini berjudul Pelangi Kasih dan saya rasa banyak orang Kristen di Indonesia sudah mengenal lagu ini.

Rekan-rekan youth, setiap orang mempunyai rencana dan keinginan untuk diwujudkan. Akan tetapi perlu diingat bahwa hanya Tuhanlah yang berkuasa menentukan jalan hidup manusia, sebab Tuhan telah merancangkan semua yang terbaik untuk hidup kita. Tuhan merancangkan hari depan yang indah penuh pengharapan, yakini dan hiduplah dalam rencana Tuhan.

Peristiwa kehidupan Rut dan Naomi menunjukkan pekerjaan Tuhan dalam kondisi kehidupan sehari-hari yang penuh tantangan. Setelah suami dan kedua anak laki-lakinya mati, Naomi, yang semula tinggal di Moab kembali ke tanah Yehuda. Rut, menantunya, bersikeras untuk ikut (Rut 1:16-17). Sampai kemudian tibalah keduanya di Betlehem. Kondisi kehidupan Rut dan Naomi ketika pulang ke Israel memiliki banyak tantangan, dan salah satu yang paling mendesak adalah kebutuhan untuk mencari makan. Namun, Rut dapat menemukan tuan tanah yang baik.

Rut 2:2-3, Maka Rut, perempuan Moab itu, berkata kepada Naomi: ”Biarkanlah aku pergi ke ladang memungut bulir-bulir jelai di belakang orang yang murah hati kepadaku.” Dan sahut Naomi kepadanya: ”Pergilah, anakku.” Pergilah ia, lalu sampai di ladang dan memungut jelai di belakang penyabit-penyabit; kebetulan ia berada di tanah milik Boas, yang berasal dari kaum Elimelekh.

Bacaan ini mengungkapkan bahwa Rut meminta ijin dari Naomi agar dapat memungut bulir-bulir jelai di ladang gandum milik Boas. Sesungguhnya Rut tidak mengetahui tentang Boas, dia hanya ingin bekerja untuk menghindari kerja keras Naomi dan untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. Akan tetapi, peristiwa ini sedang dalam rencana Tuhan bagi masa depan Naomi dan Rut. Perjumpaan dengan Boas membuat Rut tidak hanya menerima kesempatan bekerja tetapi juga mendapat perlindungan dari Boas dalam menjalani pekerjaannya itu, semua ini terjadi karena integritas Rut dan ketulusannya dalam melayani Allah Israel melalui kesetiaannya kepada Naomi. Hal ini menunjukkan kepada kita bagaimana Allah turut bekerja mendatangkan segala sesuatu yang baik dalam kehidupan kita, sebagaimana yang Allah lakukan untuk Rut.

Tuhan hadir dalam kehidupan umat-Nya, meski kadang kehadiran-Nya tidak terlihat atau terasa.

Boas yang mengizinkan ia bekerja ternyata adalah kaum kerabat yang wajib menebus mereka. Tampak seperti kebetulan yang luar biasa. Sebenarnya, pertemuan Rut dengan Boas bukanlah sebuah kebetulan. Tuhan telah merancang hal tersebut. Naomi menyadarinya (lih. ay. 20) sehingga ia menyuruh Rut untuk terus bekerja di ladang Boas dan kehidupan mereka tetap terpelihara. Tuhan tidak pernah meninggalkan umat-Nya dan akan terus memelihara meski dalam masa-masa yang susah.

Tuhan Yesus juga mengajarkan kepada murid-murid-Nya kalau Tuhan Allah akan tetap memelihara umat-Nya. Dia mengajarkan bahwa orang yang mengkhawatirkan tentang kebutuhan sehari-hari adalah orang-orang yang tidak mengenal Tuhan Allah (Mat. 6:31-32). Pengajaran Yesus itu nyata dalam kehidupan Rut. Kehidupannya berubah sejak ia menyatakan imannya untuk menjadi umat Allah (Rut 1:16). Mulai titik itulah, ia merasakan pemeliharaan Tuhan dan juga rancangan-Nya yang indah atas kehidupan.

Tantangan hidup yang kita alami karena suatu keadaan yang sulit, dapat diubah oleh Allah menjadi suatu kesempatan bagi kita untuk mendapatkan kesejahteraan di masa depan.

Rekan-rekan youth, Untuk mengerti dan memahami jalan-jalan Tuhan tidak mudah. Karena pikiran dan kemauan kita sering tidak sejalan dengan kehendak Tuhan. Yang sering terjadi adalah kemauan dan keinginan kita dipaksakan untuk menjadi kehendak Tuhan. Jalan Tuhan sangat sulit dan terkadang rasanya tidak masuk akal. Kemauan kita bukanlah kemauan Tuhan sebab pikiran kita hanya tertuju pada keinginan duniawi. Ketika keinginan kita tidak terpenuhi kita menjadi marah dan kecewa pada Tuhan.  Sikap yang paling utama yang harus kita miliki dalam hal ini adalah meyakini bahwa kita ada dalam rancangan Allah yang sempurna.  Meskipun terkadang tuntunan Tuhan tidak masuk akal, tetapi tetap andalkan tuntunan-Nya, karena DIA yang merancang hidup kita dengan indah dan sempurna. Bangunlah hubungan yang semakin erat dengan Tuhan, dan mintalah tuntunan-Nya setiap waktu, maka DIA akan membawa kita masuk dalam rencana-Nya yang mulia. Sikap ini akan menolong kita untuk terus focus kepada Tuhan dalam segala situasi hidup kita.

Meskipun kita tidak dapat mengerti segala sesuatu tentang Allah, keterbatasan itu tidak menghalangi kita untuk mempercayai-Nya.

Dia telah membuktikan kasih-Nya kepada kita. Rasul Paulus menulis, “Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa” (Rm. 5:8). Dengan mempercayai kasih-Nya, kita dapat berjalan bersama-Nya bahkan di saat jalan hidup kita tidak dapat dimengerti.

Amin, Tuhan Yesus Memberkati

RM – NDK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *