Elohim Ministry anak “Dengarkanlah Didikan”

“Dengarkanlah Didikan”



Renungan Harian Anak, Jumat 08 Agustus 2025

Syalom adik-adik yang dikasihi Tuhan!
Apa kabarnya hari ini? Semoga semua dalam keadaan sehat dan penuh sukacita ya! Hari ini kakak ingin ajak kalian merenungkan satu pelajaran penting dari Firman Tuhan, yaitu tentang mendengarkan didikan orang tua.

Pagi itu, mentari mulai mengintip dari balik jendela kamar Dina. Suara burung berkicau terdengar samar, namun tidak mengalihkan perhatian Dina yang sedang tenggelam dalam keseruan bermain game di handphone-nya. Tangannya lincah menekan layar, matanya fokus, dan senyum kecil terkembang di wajahnya. Level demi level berhasil ia lewati, hatinya begitu senang.

Tiba-tiba—“Dinaaa! Dinaaa… tolong cuci piring-piringnya, yaaa!” suara Mama dari dapur memecah keasyikan itu seperti petir di siang bolong. Wajah Dina langsung berubah. Dari ceria jadi cemberut. Ia menarik napas panjang sambil bergumam kesal, “Huh… kenapa sih Mama selalu ganggu pas aku lagi seru-serunya main game?” Ia berharap Mama akan lupa, tapi…

“Dina! Cepat ya, piring-piringnya belum dicuci dari tadi,” kata Mama lagi, kali ini suaranya lebih tegas.

Dengan berat hati, Dina meletakkan handphone-nya di kasur. Ia menatap layar itu sejenak seperti harus berpisah dari sahabat karibnya. Ia bangkit sambil menghela napas panjang. “Iyaaa, Mamaaa…” jawabnya dengan nada malas. Langkahnya pelan, matanya malas, dan tangannya pun lemas saat mulai mencuci piring. Dalam hatinya ia masih menggerutu, merasa tugas itu mengganggu dunianya.

Adik-adik, siapa yang pernah mengalami hal seperti Dina? Lagi asyik main game atau nonton video, tiba-tiba Mama atau Papa memanggil kita untuk membantu. Rasanya mungkin kesal, ya? Seperti Dina yang akhirnya membantu mencuci piring, tapi dengan wajah cemberut dan hati yang tidak senang. Nah, sikap seperti ini sebenarnya belum menunjukkan ketaatan yang sesungguhnya.

Hari ini kita melanjutkan Renungan Firman Tuhan Kemarin tentang menghormati orang tua, dalam Efesus 6:4 mengingatkan bahwa orang tua punya tugas penting untuk mendidik anak-anak mereka dalam ajaran dan nasihat Tuhan. Itu artinya, apa yang mereka katakan dan ajarkan—meskipun terasa membosankan atau mengganggu kesenangan kita—sebenarnya sangat penting untuk masa depan kita. Didikan itu adalah bentuk kasih sayang mereka kepada kita.

Coba bayangkan kalau kamu bermain di jalan yang ramai dan tidak mau mendengar saat Mama memanggilmu untuk masuk ke rumah. Apa yang bisa terjadi? Bisa saja kamu tertabrak kendaraan. Tapi saat Mama memanggilmu, sebenarnya Mama sedang melindungimu. Sama halnya dengan nasihat dan perintah lainnya, semua itu adalah untuk kebaikanmu.

Adik-adik, mari belajar untuk tidak hanya taat dengan tindakan, tapi juga taat dengan hati yang bersyukur dan senang. Ketika kita melakukan perintah orang tua tanpa bersungut-sungut, kita sedang menyenangkan hati Tuhan.

Tips Supaya Mau Mendengarkan Didikan:

  • Dengarkan dengan telinga dan hati yang terbuka.
  • Jangan langsung marah atau kesal kalau dinasihati.
  • Ingat bahwa orang tua ingin yang terbaik untuk kita.
  • Berdoalah agar Tuhan memberi hati yang taat dan rendah hati.

📖 Ayat Hafalan:
“Dan kamu, bapa-bapa, janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan.”
(Efesus 6:4)

🙏 Doa:
Tuhan Yesus, terima kasih atas papa dan mama yang sudah Tuhan berikan untuk mendidik dan mengasihiku. Tolong aku Tuhan supaya aku bisa menjadi anak yang taat, yang mau mendengarkan nasihat dan ajaran orang tuaku. Aku mau belajar dengan sungguh-sungguh dan melakukan yang menyenangkan hati Tuhan. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.

YNP – NJ

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800

Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *