Elohim Ministry youth BEROLEH KASIH KARUNIA

BEROLEH KASIH KARUNIA



Renungan Harian Youth, Rabu 21 Januari 2026

Kejadian 6:8, Tetapi Nuh mendapat kasih karunia di mata TUHAN Tetapi Nuh mendapat kasih karunia di mata TUHAN Tetapi Nuh mendapat kasih karunia di mata TUHAN.

Syalom rekan-rekan Youth semuanya … Dalam dunia yang serba cepat dan penuh tekanan seperti sekarang, banyak anak muda mudah merasa lelah, kecewa, bahkan kehilangan arah ketika melihat ketidakadilan atau kerusakan moral di sekitarnya. Kadang kita bertanya-tanya, “Apakah mungkin tetap hidup benar di tengah dunia yang semakin rusak ini?” Di tengah situasi seperti ini, kisah Nuh menjadi pengingat penting bagi kita. Di zamannya, Nuh hidup di tengah generasi yang jahat dan penuh kekerasan, namun ia tetap memilih untuk hidup benar dan bergaul erat dengan Allah. Karena kesetiaannya, Nuh “mendapat kasih karunia di mata Tuhan.” Melalui kisah ini, kita belajar bahwa

TELADAN KEHIDUPAN NUH

Nuh adalah contoh orang yang hidup dengan integritas dan ketaatan kepada Tuhan.  Meskipun lingkungan sekitarnya tidak mendukung, Nuh tetap setia kepada Tuhan dan melakukan apa yang Tuhan perintahkan. Alkitab tidak menjelaskan bagaimana Nuh bisa mendapat kasih karunia di mata Allah. Memang Nuh seorang yang sangat saleh.

Kejadian 6:9 Inilah riwayat Nuh: Nuh adalah seorang yang benar dan tidak bercela di antara orang-orang sezamannya; dan Nuh itu hidup bergaul dengan Allah.

Pasal 6 ini merupakan latar belakang alasan yang membuat Allah mendatangkan air bah guna menghapus manusia dari muka bumi. Akan tetapi, Nuh mendapat kasih karunia Allah karena ia seorang yang benar dan tak bercela. Bagaimana kita bisa memahami kebenaran dan ketidakbercelaan diri Nuh? Kebenaran dan ketidakbercelaan diri Nuh adalah dilihat dari perbandingan diri Nuh dengan orang-orang sezamannya. Nuh hidup lebih benar dibandingkan dengan orang lain pada zamannya. Sebelum ayat 8, dijelaskan bahwa kejahatan manusia sangat besar sehingga Allah menyesal telah menciptakan mereka dan memutuskan untuk menghapus semua makhluk hidup dari muka bumi.  Di tengah murka-Nya, Allah memilih Nuh, bukan karena jasa Nuh, tetapi karena kasih karunia dan anugerah-Nya.

Kehidupan Nuh

Nuh digambarkan sebagai orang yang benar dan tidak bercela di antara zamannya, serta bersekutu erat dengan Allah, yang menjadi dasar perkenanan-Nya.  Yang pasti orang yang mendapat kasih karunia punya tugas dan tanggungjwab yang harus ia tunaikan. Nuh harus membangun bahtera. Alkitab tidak menjelaskan bagaimana Nuh bisa mendapat kasih karunia di mata Allah. Tetapi dengan jelas Alkitab memberikan kesaksian bahwa Nuh seorang yang sangat saleh. Yang pasti orang yang mendapat kasih karunia punya tugas dan tanggungjwab yang harus ia tunaikan. Nuh harus membangun bahtera.

Kejadian 6:13-14 Berfirmanlah Allah kepada Nuh: “Aku telah memutuskan untuk mengakhiri hidup segala makhluk, sebab bumi telah penuh dengan kekerasan oleh mereka, jadi Aku akan memusnahkan mereka bersama-sama dengan bumi. Buatlah bagimu sebuah bahtera dari kayu gofir; bahtera itu harus kaubuat berpetak-petak dan harus kaututup dengan pakal dari luar dan dari dalam.

MAKNA KASIH KARUNIA

Kasih karunia adalah yang menerima tidak berhak dan yang memberi tidak berkewajiban tetapi tetap diberikan. Manusia sebenarnya tidak punya hak untuk diselamatkan karena manusia telah memberontak karena keinginannya yang ingin sama seperti Allah, manusia memilih tidak taat dan membuat Allah murka terhadap Manusia. Namun disisi yang lain Allah tetap merancangankan Karya Keselamatan dan pengharapan yang sesungguhnya.

Nuh menjadi simbol harapan dan keselamatan di tengah kondisi dunia yang rusak, menunjukkan bahwa Allah selalu menyisihkan umat-Nya bahkan di masa terburuk. Nuh dicatat bahwa ia adalah generasi kesepuluh dari Adam, Nuh hidup ditengah manusia yang sangat jahat tetapi ia dan keluarganya hidup bergaul dengan Allah, inilah yang membuat Nuh bisa hidup benar dan tidak bercela. Bergaul dalam ayat ini dipakai kata Ibrani HIT’HALEKH yang artinya berjalan bersama, artinya sesuatu yang dikerjakan secara bersama-sama antara Nuh dan TUHAN sehingga ia hidup benar dan saleh dan karena hidup yang benar dan saleh inilah membuat Nuh mendapat kasih karunia.

Kasih karunia atau Anugerah adalah pemberian Allah yang sangat berharga/ bernilai dan sangat dibutuhkan dari pihak yang tinggi status derajatnya kepada yang lebih rendah bukan berdasarkan prestasi atau kelayakan si penerimanya.

Rekan-rekan youth, kita sebagai Umat Perjanjian Baru yang mendapat kasih karunia keselamatan punya tugas dan tanggungjwab mengerjakan keselamatan.

Filipi 2:12 Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir.

Kita semua adalah orang-orang yang telah mendapat kasih karunia seperti Nuh, artinya kita tidak punya andil dalam menerima kasih karunia yaitu keselamatan tetapi setelah menerima kasih karunia itu, apa yang seharusnya kita lakukan yaitu hidup benar dan tidak bercelah, Alkitab berkata bahwa iman tanpa perbuatan pada dasarnya adalah iman yang mati, memang kita menerima kasih karunia secara gratis tapi setelah meneriman kasih karunia yaitu keselamatan maka tentunya kita dituntut untuk hidup sesuai dengan hukum-hukum TUHAN.

Hikmat Hari Ini

Kasih karunia Allah bukanlah hadiah karena prestasi kita, melainkan anugerah yang menuntun kita untuk hidup benar dan bergaul erat dengan-Nya, seperti Nuh yang setia di tengah dunia yang rusak.

RM – AA

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800

Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan

2 thoughts on “BEROLEH KASIH KARUNIA”

  1. Terimakasih buat team Elohim ministry yang telah jadi berkat melalui renungan Firman Tuhan ini. Tuhan Yesus memberkati. 🙏

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *