Renungan harian Anak, Jumat 29 Mei 2026
Syalom adik-adik Elohim Kids! Tahukah kamu? Hati yang mau mengampuni adalah hati yang indah di mata Tuhan. Kadang meminta maaf memang tidak mudah, tetapi memberi maaf dengan tulus bisa membawa sukacita dan memulihkan persahabatan.
Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan. Kadang kita menyakiti teman lewat perkataan, mengejek, marah, atau tidak mau berbagi. Begitu juga sebaliknya, kita mungkin pernah disakiti oleh orang lain sehingga hati menjadi sedih atau kecewa.
Namun Tuhan Yesus mengajarkan kita untuk memiliki hati yang mau mengampuni. Pengampunan bukan berarti kita melupakan begitu saja kesalahan orang lain, tetapi kita memilih untuk tidak membalas dengan kejahatan dan tetap menunjukkan kasih. Ketika kita mau memaafkan, hati kita menjadi lega, damai, dan hubungan yang rusak bisa dipulihkan kembali.
Suatu hari di sekolah, Budi terlihat panik karena ia lupa membawa kotak pensilnya. Hari itu ada pelajaran menggambar dan semua anak harus memakai pensil warna. Budi mulai bingung dan takut dimarahi guru. Andi yang duduk di sebelahnya berkata, “Coba pinjam ke Niko saja. Dia bawa pensil lebih.”

Mendengar nama Niko, Budi langsung terdiam. Ia merasa malu karena kemarin ia sempat mengejek gambar Niko di depan teman-teman kelas. Budi takut Niko masih marah kepadanya. Dengan ragu-ragu Budi menghampiri Niko dan berkata pelan, “Niko… boleh aku pinjam pensilmu?” Ternyata Niko tersenyum dan langsung memberikan pensilnya sambil berkata, “Iya, pakai saja.” Budi sangat terharu. Ia tidak menyangka Niko tetap mau menolongnya walaupun kemarin ia sudah bersikap tidak baik. Saat itu Budi belajar bahwa hati yang mau mengampuni bisa membawa sukacita dan memulihkan persahabatan.
Dalam Alkitab, ada kisah Yusuf yang sangat luar biasa. Yusuf pernah diperlakukan jahat oleh saudara-saudaranya sendiri. Ia dibenci, dilempar ke sumur, bahkan dijual menjadi budak. Tentu itu sangat menyakitkan. Namun Tuhan tetap menyertai Yusuf. Setelah bertahun-tahun berlalu, Yusuf menjadi pemimpin besar di Mesir. Saat saudara-saudaranya datang meminta pertolongan, mereka takut Yusuf akan membalas dendam. Tetapi Yusuf memilih untuk mengampuni mereka. Yusuf tidak membalas kejahatan dengan kejahatan. Ia malah menolong dan berbuat baik kepada saudara-saudaranya. Hati saudara-saudaranya menjadi terharu karena menerima pengampunan yang tulus.

Mazmur 32:1 berkata: “Berbahagialah orang yang diampuni pelanggarannya, yang dosanya ditutupi!” Saat kita menerima pengampunan Tuhan, hati kita dipulihkan. Karena itu Tuhan juga ingin kita belajar mengampuni orang lain.
Mengampuni memang tidak selalu mudah. Kadang hati masih sakit atau kecewa. Tetapi Roh Kudus akan menolong kita memiliki hati yang lembut dan penuh kasih seperti Yesus.
Adik-adik bisa mulai belajar meminta maaf ketika melakukan kesalahan dan mau memaafkan teman yang menyakiti hati kita. Jangan membalas ejekan dengan ejekan atau kemarahan dengan kemarahan. Jika ada teman yang bertengkar denganmu, cobalah mengajak berdamai. Belajarlah berdoa meminta Tuhan memberikan hati yang penuh kasih dan pengampunan supaya persahabatan bisa dipulihkan kembali.
Kesimpulan Renungan
Pengampunan adalah hadiah indah yang Tuhan ajarkan kepada kita. Ketika kita mau mengampuni, hati kita tidak dipenuhi kebencian atau dendam. Sebaliknya, hati kita dipenuhi damai dan kasih Tuhan. Yusuf memberi contoh bagaimana pengampunan dapat memulihkan hubungan yang rusak. Tuhan Yesus pun sudah lebih dulu mengampuni kita dengan kasih-Nya yang besar. Karena itu, sebagai anak Tuhan, kita juga harus belajar mengampuni dan tetap berbuat baik kepada orang lain.
Ayat Hafalan
📖 Mazmur 32:1 “Berbahagialah orang yang diampuni pelanggarannya, yang dosanya ditutupi!”
Komitmenku Hari Ini
Hari ini aku mau belajar mengampuni orang lain dan tetap berbuat baik seperti Tuhan Yesus.
Doa Penutup
Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau selalu mengasihi dan mengampuni aku. Tolong aku supaya memiliki hati yang lembut dan mau memaafkan orang lain. Ajarku untuk tidak membalas kejahatan dengan kemarahan, tetapi dengan kasih dan kebaikan. Pakailah hidupku menjadi pembawa damai bagi teman-temanku. Amin.
Hikmat Hari Ini
✨ Hati yang mau mengampuni adalah hati yang dipenuhi kasih Tuhan.
YNP -TPR
JOIN GRUP
Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan
atau Klik tombol dibawah ini :
Anda juga bisa mengikuti saluran Renungan Harian Kristen Elohim.id di WhatsApp dengan klik tautan berikut:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb7dcZJL7UVRcABBMw1f
Atau klik tombol dibawah ini >>>