📖 Yesaya Pasal 46, Tuhan adalah Allah yang setia menopang umat-Nya sampai tua, sementara berhala tidak berdaya menyelamatkan dan hanya membawa kesia-siaan.
📖 Yesaya Pasal 47, Kesombongan Babel akan direndahkan karena kejahatan dan kepercayaannya kepada kekuatan sendiri, sebab hanya Tuhan yang berkuasa menyelamatkan.

Rangkuman Kebenaran :
🟦 Yesaya 46
Tuhan bukanlah Allah yang perlu dipikul manusia, melainkan Dia yang menggendong dan menopang umat-Nya sepanjang hidup. Karena itu, kita tidak perlu menggantungkan keselamatan kepada sesuatu yang kita ciptakan sendiri. Allah yang berdaulat sanggup melaksanakan setiap rencana-Nya dan memberikan keselamatan kepada umat-Nya. Yesaya 46:4 — “Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu. Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus; Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu.”
🟦 Yesaya 47
Babel merasa aman karena kekayaan, kekuasaan, dan kepercayaan dirinya, tetapi kesombongan itu tidak dapat melindunginya dari penghakiman Allah. Kita pun perlu berhati-hati agar kenyamanan tidak membuat hati merasa tidak membutuhkan Tuhan. Keselamatan sejati tidak ditemukan dalam kemampuan manusia, melainkan dalam Allah yang berkuasa atas segala sesuatu. Yesaya 47:10 — “Engkau tadinya merasa aman dalam kejahatanmu, katamu: ‘Tiada yang melihat aku!’ Kebijaksanaanmu dan pengetahuanmu itulah yang menyesatkan engkau, sehingga engkau berkata dalam hatimu: ‘Tiada yang lain di sampingku!’”
Karena itu, kita tidak perlu menggantungkan keselamatan kepada sesuatu yang kita ciptakan sendiri. Allah yang berdaulat sanggup melaksanakan setiap rencana-Nya dan memberikan keselamatan kepada umat-Nya dan kita perlu berhati-hati agar kenyamanan tidak membuat hati merasa tidak membutuhkan Tuhan. Amin, terima kasih Tuhan untuk berkat Mu pada pagi hari ini.