Elohim Ministry anak “TUHANLAH SUMBER SUKACITAKU”

“TUHANLAH SUMBER SUKACITAKU”



Renungan harian Anak, Jumat 16 Oktober 2026

Syalom, adik-adik Elohim Kids! 😊 Adik-adik, pernahkah kalian diejek atau ditertawakan teman? Rasanya pasti sedih, bukan? Kita mungkin sudah berbuat baik, tetapi masih ada teman yang berkata tidak menyenangkan. Jangan sampai perkataan mereka membuat kita kehilangan sukacita. Ingat, sukacita kita tidak hanya berasal dari teman yang bersikap baik, tetapi terutama dari Tuhan yang selalu mengasihi kita.

Kakak punya sebuah cerita buat kalian … Rani sedang diejek teman-temannya karena ia tidak berhasil memenangkan lomba menggambar. Rani merasa sedih dan ingin menangis. Namun, ia ingat bahwa Tuhan tetap mengasihinya. Rani pun berdoa, menyanyikan lagu pujian, dan menceritakan perasaannya kepada orang tuanya. Hatinya perlahan menjadi lebih tenang. Walaupun ia masih sedih karena diejek, Rani belajar bahwa perkataan teman tidak menentukan nilai dirinya. Ia tetap berharga di mata Tuhan.

Dalam Mazmur 4:7–9, Raja Daud menceritakan sukacita dan damai sejahtera yang diberikan Tuhan kepadanya. Raja Daud mengalami banyak kesulitan dan ada orang-orang yang tidak menyukainya. Meskipun demikian, Daud tetap percaya kepada Tuhan. Ia tahu bahwa Tuhan selalu mendengar doanya dan menjadi sumber pertolongannya. Daud tidak membiarkan kesulitan membuatnya kehilangan sukacita, karena ia percaya bahwa Tuhan tetap menyertainya.

Adik-adik, Daud mengajarkan kita bahwa sukacita sejati tidak bergantung pada banyaknya mainan, hadiah, uang, atau keadaan yang selalu menyenangkan. Kita mungkin merasa sedih ketika keinginan kita tidak terpenuhi, kalah dalam perlombaan, atau mengalami masalah dengan teman. Namun, kita tetap dapat bersukacita karena Tuhan mengasihi dan menyertai kita. Saat kita berdoa dan percaya kepada-Nya, Tuhan memberikan ketenangan dalam hati kita. Jadi, marilah kita belajar bersyukur dan tetap percaya kepada Tuhan, baik ketika kita sedang senang maupun ketika menghadapi kesulitan.

Adik-adik, terkadang teman mungkin mengejek, kita mengalami kegagalan, atau sesuatu tidak berjalan sesuai keinginan kita. Kita boleh merasa sedih, tetapi jangan membalas ejekan dengan ejekan. Kita dapat berdoa, memuji Tuhan, dan bercerita kepada orang tua atau guru jika ejekan terus terjadi. Sukacita dari Tuhan tidak berarti kita tidak pernah sedih, tetapi kita tetap memiliki pengharapan karena tahu bahwa Tuhan mengasihi dan menyertai kita.

Saat merasa sedih karena perkataan atau perbuatan orang lain, yuk kita mau belajar berdoa dan mengingat kasih Tuhan. Kalian harus berusaha tidak membalas dengan perkataan yang menyakitkan, tetap melakukan hal yang baik, dan memuji Tuhan. Jika ada teman yang terus mengejek atau membuat kaliam merasa tidak aman, adik-adik boleh meminta pertolongan orang tua atau guru yang dapat dipercaya.

Kesimpulan Renungan

Adik-adik, Daud mengajarkan kita untuk tetap berharap kepada Tuhan dalam keadaan sulit. Sukacita sejati tidak bergantung pada pujian teman atau keadaan yang selalu menyenangkan, tetapi berasal dari Tuhan yang mengasihi kita. Karena itu, ketika sedih atau diejek, kita boleh datang kepada Tuhan dalam doa, memuji-Nya, dan meminta pertolongan. Tuhan adalah sumber sukacitaku, dan bersama-Nya aku dapat belajar menghadapi kesulitan dengan hati yang penuh pengharapan.

Ayat Hafalan

Mazmur 4:8 “Engkau telah memberikan sukacita kepadaku, lebih banyak dari pada mereka ketika mereka kelimpahan gandum dan anggur.”

Komitmenku Hari Ini

Doa Penutup

Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau selalu mengasihi aku. Ketika aku sedih, diejek, atau mengalami kesulitan, tolong aku agar tetap berharap kepada-Mu. Ajari aku untuk tidak membalas dengan perkataan yang menyakitkan, tetapi tetap melakukan hal yang baik. Penuhi hatiku dengan sukacita dan damai sejahtera dari-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.

Hikmat Hari Ini

“Sukacitaku tidak ditentukan oleh perkataan orang lain, karena Tuhan selalu mengasihi aku.”

JOIN GRUP RENUNGAN HARIAN

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan
atau Klik tombol dibawah ini :

Anda juga bisa mengikuti saluran Renungan Harian Kristen Elohim.id di WhatsApp dengan klik tautan berikut:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb7dcZJL7UVRcABBMw1f

Atau klik tombol dibawah ini >>>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *