Elohim Ministry anak “DARI LUKA MENJADI KASIH”

“DARI LUKA MENJADI KASIH”



Renungan Harian Anak, Senin 09 November 2026

Syalom adik-adik semuanya …. Pernahkah kamu merasa sedih karena diejek teman, bertengkar dengan saudara, atau tidak diajak bermain? Saat disakiti, kita mungkin ingin marah atau membalas. Namun, Tuhan mengajar kita untuk memilih kasih dan belajar mengampuni.

Adik-adik bayangkan kamu sedang bermain bersama teman. Tiba-tiba temanmu mengejek hasil gambarmu hingga kamu sedih. Kamu ingin membalas dengan mengejek gambarnya juga. Namun, kamu memilih menenangkan diri dan tidak membalasnya. Contoh lainnya, adikmu tidak sengaja merusakkan mainan kesayanganmu. Kamu merasa kesal, tetapi belajar berbicara baik-baik daripada memarahinya. Seperti sebuah jembatan yang menghubungkan dua tempat terpisah, pengampunan dapat menjadi langkah awal untuk memperbaiki hubungan yang renggang.

Belajar Mengampuni Seperti Yusuf Kejadian 45:1-28

Yusuf pernah mengalami hal yang sangat menyedihkan. Saudara-saudaranya iri kepadanya, lalu menjual Yusuf hingga ia dibawa ke Mesir. Namun, Tuhan tetap menyertai Yusuf. Bertahun-tahun kemudian, Yusuf menjadi pemimpin di Mesir. Ketika saudara-saudaranya datang mencari makanan, Yusuf bertemu kembali dengan mereka. Apakah Yusuf membalas kejahatan mereka? Tidak! Yusuf justru memilih mengampuni. Mari belajar dari kisahnya!

Ketika Yusuf bertemu kembali dengan saudara-saudaranya, ia sebenarnya memiliki kesempatan untuk membalas perlakuan mereka. Namun, Yusuf tidak memilih dendam. Ia menangis, memperkenalkan dirinya, dan menghibur saudara-saudaranya. Yusuf menyadari bahwa Allah tetap bekerja melalui kejadian yang menyakitkan itu untuk memelihara kehidupan banyak orang (Kejadian 45:5).

Dari Yusuf, kita belajar yang pertama Jangan membalas kejahatan. Ketika teman mengejek atau tidak mengajakmu bermain, jangan membalas dengan mengejek atau mengucilkan mereka. Belajarlah menenangkan diri dan melakukan hal yang benar. Yang kedua, Belajar mengampuni. Jika adikmu mengambil barang tanpa izin atau teman melakukan kesalahan kepadamu, belajarlah untuk tidak menyimpan dendam. Kamu boleh mengatakan bahwa perbuatannya tidak baik, tetapi jangan membalas dengan menyakitinya. Dan ketiga, Berani membangun hubungan yang baik. Jika kamu bertengkar dengan sahabat karena salah paham, cobalah mengajak berbicara dengan baik. Jika kamu yang bersalah, beranilah meminta maaf. Seperti Yusuf, kita dapat mengambil langkah untuk membuka jalan perdamaian.

Hari ini, mari belajar menjadi pembawa damai. Saat bertengkar dengan saudara, cobalah berbicara dengan lembut. Saat teman mengejek, jangan membalas dengan ejekan. Jika kamu tidak sengaja menyakiti hati seseorang, segera minta maaf. Jika ada orang yang meminta maaf dengan sungguh-sungguh, belajarlah mengampuni.

Kesimpulan Renungan

Yusuf mengajarkan bahwa kita tidak harus membalas kejahatan dengan kejahatan. Dengan pertolongan Tuhan, kita dapat belajar mengampuni, menunjukkan kasih, dan memperbaiki hubungan dengan orang lain. Mari memilih kasih seperti Yusuf, baik di rumah, di sekolah, maupun saat bermain bersama teman!

Ayat Hafalan

Matius 6:14, “Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga.”

Komitmenku Hari Ini

Doa Penutup

Tuhan Yesus, terima kasih untuk firman-Mu hari ini. Ampuni aku jika aku suka marah, membalas, atau sulit memaafkan orang lain. Tolong aku agar memiliki hati yang penuh kasih seperti Yusuf. Ajarku untuk berani meminta maaf, mengampuni, dan melakukan hal yang benar. Amin.

Hikmat Hari Ini

Jangan membalas luka dengan luka. Pilihlah kasih dan belajarlah mengampuni!

Elkids081126 – SP


JOIN GRUP RENUNGAN HARIAN

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan
atau Klik tombol dibawah ini :

Anda juga bisa mengikuti saluran Renungan Harian Kristen Elohim.id di WhatsApp dengan klik tautan berikut:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb7dcZJL7UVRcABBMw1f

Atau klik tombol dibawah ini >>>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *