Lukas 5 – Pemanggilan Murid dan Kuasa Pengampunan Yesus
Tuhan melihat dengan jelas bagaimana Petrus sudah lelah menunggu. Petrus telah berhenti berjuang mencari ikan karena kondisi terasa sedang tidak bersahabat. Yesus memanggil Simon Petrus setelah mujizat penangkapan ikan yang melimpah. Petrus, bersama Yakobus dan Yohanes, meninggalkan segalanya dan mengikut Dia. Yesus menyembuhkan seorang penderita kusta dan seorang lumpuh, serta menunjukkan kuasa-Nya untuk mengampuni dosa. Ia memanggil Lewi (Matius), seorang pemungut cukai, untuk menjadi murid-Nya. Yesus menjelaskan bahwa Ia datang bukan untuk orang benar, tetapi untuk orang berdosa yang mau bertobat.
Kesimpulan:
Yesus memanggil siapa pun, termasuk yang dianggap hina, untuk menjadi pengikut-Nya. Ia menawarkan pengampunan dan hidup baru bagi yang mau bertobat dan percaya. Keputusan Petrus untuk menaati perintah Yesus mampu mengubah masa sulitnya menjadi sukacita yang melimpah. Kehadiran Yesus saat itu telah merubah hidup dan masa depan Petrus selanjutnya.

Lukas 6 – Ajaran Kerajaan dan Hidup yang Benar di Hadapan Allah
Yesus menegaskan bahwa Ia adalah Tuhan atas hari Sabat, dan menyembuhkan pada hari Sabat sebagai bentuk kasih. Ia memilih dua belas rasul dari antara para murid. Dalam pengajaran-Nya yang dikenal sebagai “Khotbah di tempat yang datar”, Yesus memberkati mereka yang miskin, lapar, menangis, dan dianiaya. Ia memerintahkan untuk mengasihi musuh, tidak menghakimi, dan hidup dalam kemurahan hati. Ia mengakhiri dengan perumpamaan tentang dua rumah—yang satu dibangun di atas dasar yang kuat (firman Allah) dan yang lain tidak.
Kesimpulan:
Mengikut Yesus bukan hanya soal mendengar, tetapi hidup dalam ketaatan pada ajaran-Nya. Hidup yang dibangun di atas firman-Nya akan tetap teguh dalam ujian.
Lukas 5–6 menegaskan misi Yesus untuk memanggil orang berdosa, membangun komunitas murid, dan mengajarkan kehidupan yang sesuai dengan Kerajaan Allah—hidup dalam kasih, kerendahan hati, dan ketaatan sejati.
“Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa, supaya mereka bertobat.”(Lukas 5:32)