📖 1 Samuel Pasal 27, Daud mencari perlindungan di negeri Filistin karena kelelahan rohani, meskipun hal itu membawanya pada kompromi iman.
📖 1 Samuel Pasal 28, Saul, yang ditinggalkan Tuhan, mencari pertolongan kepada arwah melalui perempuan pemanggil arwah di En-Dor.

Rangkuman Kebenaran:
Kelelahan iman dapat membuat orang benar mengambil keputusan yang keliru. Tuhan tetap bekerja meski manusia sedang lemah. Namun hidup dalam kompromi tidak pernah menjadi solusi jangka panjang. Kristus mengundang kita datang kepada-Nya saat letih, bukan melarikan diri dari hadirat Tuhan. “Daud berkata dalam hatinya: ‘Aku akan binasa suatu hari oleh tangan Saul.’” (1 Samuel 27:1)
Ketika firman Tuhan diabaikan, manusia mencari jalan gelap yang membawa kehancuran. Saul menuai akibat dari ketidaktaatan yang terus-menerus. Tuhan adalah satu-satunya sumber hidup dan kebenaran. Kristus adalah terang dunia yang membebaskan manusia dari kegelapan rohani. “Allah telah undur dari padaku dan tidak menjawab aku lagi.” (1 Samuel 28:15)