Renungan Harian Anak, Jumat 16 Januari 2026
Shalom, adik-adik Elohim Kids! 🙌 Puji Tuhan, hari ini kita bisa belajar firman Tuhan lagi, ya!
Siapa di sini yang suka menonton acara petualangan atau aksi berani di televisi? Wah, seru memang! Tapi… tahu nggak, kadang hal-hal yang kelihatannya keren itu bisa sangat berbahaya kalau kita menirunya tanpa berpikir panjang.
Hari ini kita akan belajar tentang Yesus yang dicobai untuk melakukan hal berbahaya, tetapi Ia berkata dengan tegas: “Janganlah engkau mencobai Tuhan, Allahmu!”
Adik-adik, dalam kisah pencobaan di padang gurun, Yesus tidak hanya dicobai satu kali. Setelah gagal menggoda Yesus untuk mengubah batu menjadi roti, iblis mencoba cara lain. Ia membawa Yesus ke puncak Bait Allah yang sangat tinggi, dan berkata, “Kalau Engkau Anak Allah, jatuhkanlah diri-Mu ke bawah! Bukankah tertulis bahwa malaikat-malaikat akan menolong-Mu?”
Wah, kelihatannya iblis sedang mengutip firman Tuhan juga, ya? Tapi ternyata, ia memelintir arti firman itu supaya Yesus berbuat sesuatu yang salah. Namun Yesus menjawab dengan tegas: “Ada pula tertulis: Janganlah engkau mencobai Tuhan, Allahmu!” (Matius 4:7)

Kakak punya sebuah cerita “Awas Bahaya!”
Suatu sore, Doni dan ayahnya menonton acara televisi tentang orang-orang yang melakukan hal-hal berani dan berbahaya. Ada seorang pria yang memanjat tebing tinggi dan melompat ke danau dari puncaknya!
“Wah, hebat sekali orang itu, Pa!” kata Doni kagum.
“Iya, Doni. Tapi lihat tulisan di bawah layar TV itu,” kata Papa.
Doni pun membaca: ‘Adegan berbahaya. Hanya boleh dilakukan oleh orang profesional.’
Papa tersenyum dan berkata, “Nah, itu artinya kamu tidak boleh mencoba hal-hal seperti itu, karena bisa membahayakan dirimu.” Doni mengangguk pelan. Ia paham bahwa tidak semua hal yang kelihatannya keren boleh ditiru.
Begitu juga dalam hidup kita, adik-adik. Kadang kita merasa ingin membuktikan sesuatu agar orang lain kagum. Tapi, kalau kita melakukan hal berbahaya dan nekat sambil berpikir, “Ah, Tuhan pasti akan melindungiku!”, itu artinya kita sedang mencobai Tuhan.
Adik-adik, apa sih artinya “mencobai Tuhan”? Mencobai Tuhan berarti berbuat sesuatu yang salah, ceroboh, atau berbahaya, lalu berharap Tuhan akan tetap melindungi kita.
Misalnya: Sengaja menyeberang jalan tanpa melihat kiri kanan sambil berkata, “Tuhan pasti jaga aku!”, Tidak belajar untuk ujian, lalu berdoa, “Tuhan tolong aku biar tetap dapat nilai bagus.” Melawan nasihat orang tua, tapi berkata, “Tuhan pasti ngerti aku kok.” Nah, itu bukanlah iman yang benar, tapi menantang Tuhan.
Tuhan mau kita percaya dan taat, bukan berani-berani melakukan hal bodoh lalu berharap mujizat terjadi. Yesus memberi teladan yang luar biasa. Ia tidak mau membuktikan kuasa Allah dengan cara yang salah. Ia tahu, iman yang sejati adalah percaya tanpa perlu menguji Tuhan.
Adik-adik, supaya tidak “mencobai Tuhan”, kita bisa mulai dengan hal-hal kecil setiap hari. Belajarlah Taat pada peraturan dan nasihat orang tua. Kalau papa atau mama bilang “jangan main di jalan” atau “jangan naik pohon tinggi”, itu karena mereka sayang dan ingin melindungi kalian. Kemudian Jangan lakukan hal berbahaya hanya karena ingin dianggap berani. Keberanian yang sejati adalah berani melakukan yang benar, bukan nekat melakukan yang salah. Firman Tuhan membantu kita membedakan mana yang benar dan mana yang salah, supaya kita tidak mudah dibohongi oleh godaan. Kalau kita hidup dekat dengan Tuhan, kita akan tahu kapan harus berhenti dan berkata, “Tidak! Itu berbahaya!” 🙅♀️🙅♂️
Tuhan Yesus memberi teladan yang sempurna tentang bagaimana menghadapi godaan. Ia tidak tergoda untuk membuktikan diri atau menantang kuasa Allah. Kita juga harus belajar seperti Yesus — percaya kepada Tuhan dengan rendah hati dan tidak mencobai-Nya. Kalau kita taat, berhati-hati, dan mau mendengarkan Tuhan, maka hidup kita akan dijaga dan diberkati oleh-Nya. Tuhan tidak mau kita celaka; Ia ingin kita hidup dengan bijaksana dan penuh iman sejati. 🌈
📖 Ayat Hafalan
Matius 4:7 “Yesus berkata kepadanya: Ada pula tertulis: Janganlah engkau mencobai Tuhan, Allahmu!”
💬 Komitmenku Hari Ini
Tuhan Yesus, aku mau selalu percaya kepada-Mu tanpa menantang-Mu. Aku mau taat, berhati-hati, dan tidak melakukan hal-hal berbahaya atau melawan perintah-Mu. Tolong aku supaya hidupku menjadi anak yang bijak dan setia seperti Yesus. 💖
🙏 Doa Penutup
Tuhan Yesus yang baik, terima kasih karena hari ini Engkau mengingatkanku untuk tidak mencobai Engkau. Ajari aku untuk percaya dengan sungguh-sungguh, bukan dengan cara yang salah. Tolong aku supaya selalu taat pada firman-Mu, mendengar nasihat orang tua, dan menjauh dari hal-hal berbahaya. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, amin. 🙏
🌟 Hikmat Hari Ini
“Iman sejati bukan menantang Tuhan, tapi mempercayai-Nya dengan hati yang taat dan rendah hati.” 💖
YNP – IFM
Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan