Elohim Ministry anak “Gembala yang Menjamin Hidupku”

“Gembala yang Menjamin Hidupku”



Renungan Harian Anak, Selasa 10 Februari 2026

https://open.spotify.com/episode/5BnxqLFmVlpEyXDpQ41V4Y?si=fJO8iGg1R86962BHEgV1yA

Shalom adik-adik Elohim Kids! Apa kabar hari ini? Kakak berharap kalian semua sehat, ceria, dan penuh semangat 😊. Sebelum memulai aktivitas hari ini, yuk kita tenangkan hati dan merenungkan firman Tuhan yang akan menguatkan kita.

Setiap orang ingin hidupnya aman, bahagia, dan tidak kekurangan apa pun. Tetapi dalam kehidupan sehari-hari, kadang kita merasa takut, khawatir, atau bingung menghadapi masalah. Ada saatnya kita merasa tidak mampu dan membutuhkan pertolongan. Dalam keadaan seperti itu, Tuhan ingin kita belajar percaya penuh kepada-Nya, karena Dialah yang sanggup menjaga dan menjamin hidup kita.

Pada hari Minggu pagi di kelas Sekolah Minggu, Kak Rani melihat Yani duduk dengan wajah sedih dan tidak seperti biasanya. Kak Rani pun menghampiri Yani dan menanyakan kabarnya. Yani menunduk sebentar, lalu pelan-pelan berkata,
“Kak… semalam mama cerita kalau papa sudah tidak bekerja lagi. Perusahaan tempat papa kerja mengurangi pekerja, jadi papa harus berhenti. Yani jadi takut dan bingung, Kak. Nanti gimana sekolah Yani? Gimana adik-adik Yani? Gimana keluarga kami?”Mendengar cerita itu, Kak Rani mengangguk penuh pengertian. Ia memegang tangan Yani dengan hangat dan berkata, “Kakak mengerti perasaan Yani. Wajar kalau Yani sedih dan bingung. Tapi kakak mau mengingatkan Yani satu hal yang sangat penting. Jangan berhenti di rasa sedih dan kuatir ya. Kita punya Tuhan yang hidup, Tuhan yang memelihara kehidupan kita.”

Mendengar cerita itu, Kak Rani mengangguk penuh pengertian. Ia memegang tangan Yani dengan hangat dan berkata, “Kakak mengerti perasaan Yani. Wajar kalau Yani sedih dan bingung. Tapi kakak mau mengingatkan Yani satu hal yang sangat penting. Jangan berhenti di rasa sedih dan kuatir ya. Kita punya Tuhan yang hidup, Tuhan yang memelihara kehidupan kita.”

Kak Rani melanjutkan, “Daripada terus sedih dan takut, yuk kita berdoa dan percaya kepada Tuhan. Tuhan adalah Gembala yang baik. Dia tahu kebutuhan keluarga Yani. Tuhan tidak pernah meninggalkan anak-anak-Nya. Yani juga bisa memberi semangat kepada papa dan mama, dengan tetap percaya bahwa Tuhan pasti menolong dan mencukupkan keluarga Yani.”

Mendengar kata-kata itu, mata Yani mulai berkaca-kaca. Ia tersenyum kecil lalu berkata,
“Iya, Kak Rani. Karena terlalu takut dan ragu, Yani jadi lupa janji Tuhan. Tuhan adalah Gembalaku, Dia pasti menolong dan mencukupkan keluarga kami. Yani mau percaya lagi sama Tuhan. Terima kasih banyak ya, Kak, sudah mengingatkan Yani.”

Adik-adik Bayangkan seekor anak domba kecil yang sedang berjalan di padang rumput. Anak domba itu tidak tahu ke mana harus pergi, tidak tahu di mana rumput yang segar, dan tidak bisa melindungi dirinya dari bahaya. Tetapi ia tidak takut, karena ada seorang gembala yang selalu berjalan di dekatnya. Gembala itu menuntun domba ke tempat yang aman, memberi makan, dan melindunginya dari binatang buas. Selama bersama gembalanya, anak domba itu merasa aman dan tenang.

Raja Daud berkata, “TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.” Daud tidak asal berkata seperti itu. Ia benar-benar percaya karena ia mengenal Tuhan dengan sungguh. Daud pernah menjadi gembala domba, jadi ia tahu betapa pentingnya peran seorang gembala. Seorang gembala bertanggung jawab penuh atas hidup dombanya: memberi makan, menuntun, menjaga, dan melindungi. Saat Daud menyebut Tuhan sebagai gembalanya, itu berarti Daud percaya sepenuhnya bahwa Tuhan sanggup mencukupi semua kebutuhannya. Sama seperti Daud, kita pun boleh percaya bahwa Tuhan adalah Gembala yang baik, yang selalu menjaga dan menjamin hidup kita.

Adik-adik dari renungan Firman Tuhan hari ini kita bisa belajar mempercayai Tuhan setiap hari dengan cara yang sederhana. Saat bangun pagi, berdoalah dan serahkan hari itu kepada Tuhan. Jika merasa takut atau sedih, ceritakan semuanya kepada Tuhan dalam doa. Taatilah firman Tuhan, dengarkan nasihat orang tua dan guru, serta tetap bersyukur dalam setiap keadaan. Dengan begitu, adik-adik sedang belajar berjalan dekat dengan Gembala yang baik.

Ayat Hafalan

“TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.” (Mazmur 23:1)

Komitmenku Hari Ini

Doa Penutup

Tuhan Yesus yang baik, terima kasih karena Engkau adalah Gembalaku. Terima kasih karena Engkau selalu menjaga, menuntun, dan melindungi hidupku. Tolong aku agar selalu percaya kepada-Mu dan tidak takut menghadapi hari esok. Aku mau hidup dekat dengan-Mu setiap hari. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin.

Hikmat Hari Ini

Jika Tuhan adalah Gembalaku, aku tidak perlu takut dan khawatir.

ID – KCP

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *