
PERCAYAKAN DIRIMU PADA TUHAN
Renungan Harian Youth, Selasa 18 Januari 2022
Amsal 3:7-8, Janganlah engkau menganggap dirimu sendiri bijak, takutlah akan TUHAN dan jauhilah kejahatan; itulah yang akan menyembuhkan tubuhmu dan menyegarkan tulang-tulangmu.
Syalom rekan-rekan elohim Youth, salam sehat, semangat dan selalu bersukacita bagi kita semua. Semoga kita selalu ada dalam kasih Tuhan yang sempurna.
Teman-teman, sebagai anak muda, kita dituntut untuk menjadi anak-anak muda yang harus tampil berbeda. Namanya anak muda Kristen, kita harus pastikan bahwa kita udah sesuai dengan apa yang Tuhan mau. Tuhan juga rindu kok melihat hidup kita menjadi kesenangan orang banyak. Caranya gimana? Adalah dengan selalu bersemangat. Caranya untuk bersemangat gimana? Caranya adalah dengan mempercayakan dirimu sepenuhnya kepada Tuhan. Kalo di dalam terjemahan Firman Allah yang Hidup, ayat diatas berbunyi kayak gini:
“janganlah tinggi hati karena merasa diri bijaksana. Sebaliknya, percayakanlah dirimu kepada TUHAN dan hormatilah Dia; jauhkanlah dirimu dari kejahatan. Jika Engkau berbuat demikian, kekuatan dan semangatmu akan dibarui.”
Amsal 3:7-8
Sekitar tiga ribu tahun yang lalu, Salomo, anak Daud, sudah memberi kIta didikan, ajaran dan nasihat bagi kita supaya menjaga dan memelihara perintah-Nya di dalam hati kita. Secara implisit, ayat Firman Tuhan ini mengingatkan supaya kita lebih takut akan Tuhan. Supaya kita menerima Firman-Nya dan menjadikan-Nya sebagai pegangan hidup kita. Supaya kita menjauhi larangan-Nya kemudian datang berbakti, sujud, menyembah, memuji dan memuliakan nama-Nya.
HANYA TUHAN SUMBER KEKUATAN DAN ALASAN KITA UNTUK BERSEMANGAT
Tuhan adalah sumber segala-galanya dalam hidup kita. Firman Tuhan menyatakan bahwa panjang umur, lanjut usia dan damai sejahtera akan ditambahkan kepada kita, apabila kita setia memelihara perintah-Nya. Kita harus senantiasa menjaga, memelihara dan menjalani kehidupan yang dikaruniakan kepada kita. Bahkan kita harus menjalaninya dengan penuh rasa takut akan Dia, Tuhan semesta alam. Dengan cara demikian, maka Allah akan menambahkan panjang umur, usia lanjut, sukacita dan damai sejahtera.
Dan sebagai respon kita akan kasih setia-Nya, kita harus memutuskan dengan bijak pilihan-pilihan penting yang berkaitan dengan kehidupan kita. Tetapi, peringatan untuk kita adalah jangan kita merasa kita bijaksana, namun yang ingatlah akan kasih setia Allah yang melimpah bagi kita.Karenanya, salomo berkatakalungkanlah kasih setia-Nya pada leher kita dan nenuliskannya pada loh hati kita.
Amsal 3:3-4, “Janganlah kiranya kasih dan setia meninggalkan engkau! Kalungkanlah itu pada lehermu, tuliskanlah itu pada loh hatimu, maka engkau akan mendapat kasih dan penghargaan dalam pandangan Allah serta manusia.”
Kalungkanlah kasih setia Tuhan yang indah dan abadi pada leher kita, maka kita akan mendapat kasih dan penghargaan dalam pandangan Allah serta pandangan manusia. Lalu, tuliskanlah kasih setia Tuhan pada loh hati kita, dalam jantung hati kita, dalam hati kita yang paling dalam. Jadikanlah kasih setia Tuhan sebagai pegangan hidup kita.
DAN NIKMATILAH KASIH SETIA DAN KASIH KARUNIA ALLAH ITU SEBAGAI BAGIAN KEKAYAAN KITA YANG KEKAL SAMPAI AKHIR HIDUP KITA.
Yakinilah! Imanilah! Bahwa Dia sudah melimpahkan kasih setia dan kasih karunia-Nya kepada kita dengan tidak berkesudahan. Janganlah bimbang! Janganlah kita ragu. Jangan pula kita gamang! Janganlah kita bersandar kepada kekuatan dan pengertian kita sendiri. Kuatkanlah iman percaya kita kepada-Nya, yaitu Dia, Anak Tunggal Allah Bapa, Penebus dan Juru Selamat manusia berdosa.
Salomo juga mengingatkan kita supaya kita percaya kepada Tuhan serta mengakui Dia dalam segala langkah kehidupan kita. Berbahagialah kita yang setia memelihara dan menjaga berkat, hikmat perintah-Nya di dalam hati, agar Ia akan menambahkan panjang umur, lanjut usia dan sejahtera, karena Dia sudah melimpahkan kepada kita kasih setia dan kasih karunia-Nya yang tidak berkesudahan.
PENGAKUAN AKAN KEBERADAAN ALLAH DALAM HIDUP KITA MENJADI KEYAKINAN KITA BAHWA ALLAH TERLIBAT DALAM SEGALA SESUATU YANG KITA JALANI.
Berbahagialah kita yang tetap setia kepada-Nya dan tidak akan meninggalkan kasih setia-Nya, supaya kita mendapatkan kasih dan penghargaan Allah, karena Dia sudah melimpahkan kasih setia dan kasih karunia-Nya kepada kita dengan berkelimpahan. Berbahagialah kita yang mengakui Dia dalam segala langkah kehidupan kita dengan tetap setia beribadah, berdoa, memuji, memuliakan, menyembah dan melayani Firman Tuhan, karena Dia sudah menjaga, melindungi, memelihara dan memberi bagian hidup dalam kehidupan kekal yang penuh sukacita dan damai sejahtera di sorga.
Komitmen kita:
Aku mau menjadi anak muda yang terus meyakini kedaulatan Tuhan dalam hidupku dan mempercayakan sepenuhnya hidupku kepada-Nya.
RM – MLE
Hello, my name is Farrel Julianus and i want to say that this is good for spiritual growth keep going my friend you can do this God bless you!