Elohim Ministry umum Bahagia itu PIlihan

Bahagia itu PIlihan



Renungan Harian Selasa, 25 Oktober 2022

Bacaan : Filipi 4:4-9

Nats: Filipi 4:4, Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan:Bersukacitalah!

Syalom Bapak Ibu Saudara yang terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus . . .

Suatu ketika, istri John Maxwell, Margaret, sedang menjadi pembicara di salah satu sesi seminar tentang “kebahagiaan.” Di akhir sesi, tibalah sesi tanya jawab. Seorang ibu mengacungkan tangannya untuk bertanya, “Mrs. Margaret, apakah suami Anda membuat Anda bahagia?” Margaret menjawab, “Tidak, John Maxwell tidak bisa membuatku bahagia.” Kemudian, Margaret melanjutkan, “John Maxwell adalah seorang suami yang sangat baik. Tetapi, tetap saja ia tidak bisa membuatku bahagia. Tidak ada orang lain yang bisa membuatmu bahagia. Baik itu pasangan hidupmu, sahabatmu, uangmu, hobimu. Tidak ada seorang pun di dunia ini yang bertanggung jawab atas kebahagiaanmu selain dirimu sendiri.”

Ya, bahagia bukanlah sesuatu yang orang lain atau keadaan ciptakan untuk kita. Bahagia adalah sesuatu yang kita ciptakan untuk diri kita sendiri, bahagia adalah pilihan kita sendiri.

Sekalipun saat ini kita berada di tengah keluarga yang seolah jauh dari kata bahagia, tetapi jika kita bisa meresponinya dengan benar dan terus menaruh pengharapan kita kepada Tuhan, maka tidak ada satu pun yang bisa merebut kebahagiaan kita.

Justru di tengah kegelapan, kita harus memancarkan terang Tuhan. Jika saat ini keluarga kita sedang hancur berantakan, di situlah kesempatan bagi kita untuk membawa terang Tuhan dan berjuang untuk pemulihan keluarga kita. Itu sebabnya, penting sekali bagi kita untuk terus melekat kepada Tuhan, berpegang teguh kepada janji firman-Nya, melakukan setiap rhema serta tuntunan yang kita dapatkan dari Tuhan, sehingga kita bisa senantiasa membawa terang Tuhan di tengah keluarga kita. Meskipun harus melalui proses dan waktu, tetapi kalau kita terus tekun berjuang, maka kebahagiaan kita pasti Tuhan nyatakan.

“Kebahagiaan adalah sebuah pilihan, semua  tergantung pada bagaimana kita menata pikiran kita.

” Tatalah pikiran anda dengan Firman Tuhan bukan dengan kebahagian yang dunia tawarkan.

Alkitab mengatakan, “Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan!” (Filipi 4:4).

Ingatlah selalu akan semua yang telah dilakukan Yesus bagi Anda dan bersyukurlah. Demikianlah seharusnya Anda menata pikiran Anda —David Roper

KEBAHAGIAAN HIDUP ANDA TERGANTUNG PADA KUALITAS PIKIRAN ANDA

Tuhan Yesus Memberkati

TC

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *