Elohim Ministry youth MENGERJAKAN KESELAMATAN: TAAT

MENGERJAKAN KESELAMATAN: TAAT



Renungan Harian Youth, Rabu 17 Mei 2023

Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, … – Filipi 2:12a

Syalom rekan-rekan Youth semuanya …

Paul Gustave Dore (1832-1883), pelukis terkenal asal Perancis, pernah kehilangan paspornya ketika berada di pos perbatasan antara dua negara di Eropa. Pejabat yang bertugas meminta ia menunjukkan paspor. Dore menjawab, “Maaf saya kehilangan paspor, tapi jangan khawatir, saya adalah Dore, izinkan saya masuk.” Petugas itu menjawab, “Oh tidak bisa! Jika Anda benar Dore, pelukis terkenal itu, buktikan dengan membuat sebuah lukisan.” Akhirnya Dore melukis pemandangan di sekitar situ. Kata petugas, “Sekarang saya benar-benar yakin Anda adalah Dore karena tidak seorang pun bisa melukis seindah ini dalam waktu singkat.” Cerita ini selayaknya dipikirkan, jika kita mengaku murid Kristus, apa yang harus dibuktikan melalui perilaku keseharian kita? Apakah kita sudah hidup berpadanan dengan Injil Kristus (Flp. 1:27)?

Ketaatan teruji ketika dalam kondisi apapun ketaatan itu dapat diwujudkan.

Apa maksudnya ketika Paulus mengatakan kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar?

Yang pasti, bahwa kerjakan keselamatanmu, bukanlah berarti tetaplah bekerja untuk mendapatkan keselamatan. Keselamatan itu diperoleh melalui anugerah bukan melalui usaha atau pekerjaan. Maksud dari perkataan ini adalah :’Kamu yang sudah selamat, tetaplah kerjakan keselamatanmu sampai semuanya selesai”. Dan ini tentunya berhubungan dengan ketaatan. Sama seperti yang dikatakan oleh Paulus dalam kalimat sebelumnya dimana Paulus mengatakan :”Kamu senantiasa taat”

Paulus menasihati jemaat di Filipi untuk hidup sesuai Injil Kristus dengan mengerjakan keselamatan (ay. 12). Apakah perintah ini bertentangan dengan doktrin keselamatan melalui anugerah Tuhan oleh iman di dalam Kristus (Ef. 2:8-9)? Tidak, karena kata “kerjakanlah” (katergazomai) berarti mengerjakan sesuatu terus menerus sampai lengkap atau sempurna. Terjemahan NIV menggunakan kata “work out”, bukan “work for”, yang artinya mengerjakan keluar, bukan mengerjakan untuk. Jadi, mengerjakan keselamatan memiliki makna yang sama dengan “hidup sesuai dengan status kita yang sudah diselamatkan, serta hidup dalam ketaatan dan kekudusan”. Ini tentu tidak mudah. Natur kita yang tercemar dosa cenderung tidak konsisten menaati Tuhan dan firman-Nya. Namun, kabar baiknya justru Allah-lah yang bekerja, memberi kekuatan dan kemauan di dalam diri kita untuk menaati-Nya (ay. 13). Jadi, melalui intervensi Roh Kudus, kita diberi kemampuan untuk menaati Tuhan secara konsisten. Tugas kita adalah berserah pada pimpinan-Nya, menyangkal diri, dan berkomitmen hidup memuliakan Dia.

Keselamatan yang kita peroleh dalam Kristus, bukan hasil usaha kita, tetapi anugerah Allah.

Anugerah Allah bukanlah anugerah yang murah, apa lagi murahan, tetapi dibayar dengan harga yang mahal, yaitu nyawa dan darah Yesus yang tercurah di kayu salib (lih. 1Ptr. 1:18-19). Karena itu, marilah kita berkomitmen untuk mengerjakan keselamatan dengan hidup dalam ketaatan, kebenaran, kekudusan, meneladani Kristus, merendahkan diri, dan rela berkorban dalam melayani Tuhan dan gereja-Nya.

Paulus mendorong kita untuk “mengerjakan keselamatan kita” bukan karena kita belum diselamatkan. Di surat-surat lain, ia dengan jelas mengajarkan bahwa jika kita benar-benar mengaku bahwa Yesus adalah Tuhan, kita telah diselamatkan (Roma 10:9). Tapi itu hanyalah permulaannya. Kita belum menjadi orang yang sesuai dengan kehendak Tuhan. Kita belum menjadi orang kudus yang mulia, tidak bersalah dan tidak berdosa, yang akan ada bersama Kristus di dalam surga dan dunia yang baru

Taat berarti menjadikan Allah sebagai prioritas hidup kita.

Menjadikan Yesus sebagai Tuhan atas kehidupan profesional dan pribadi kita. Taat juga berarti bahwa saudara tidak pernah menyerah. Saudara tidak pernah berbalik setelah memulai perlombaan. Saudara tetap bertahan untuk mengikut Yesus sampai akhir hidup. Kita mungkin saja suatu waktu tersandung dan jatuh dalam dosa tetapi orang Kristen yang sejati tidak pernah penat dan kemudian meninggalkan imannya. Ketika jatuh, dia akan bangun lagi, memohon pengampunan dan mencari anugerah untuk bertahan.

Tetaplah kerjakan keselamatanmu, tetaplah taat kepada Allah dalam segala situasi kondisi yang saudara alami saat ini.

Ada banyak godaan dan tantangan yang membuat umat bisa kehilangan ketaatan dan integritas. Kadang godaan dan tantangan itu terasa lebih berat dari kekuatan yang dimiliki orang percaya dalam kehidupan ini. Namun demikian, keterkaitan keyakinan dan perbuatan yang terjaga dengan baik pada akhirnya akan memampukan kita untuk mewujudkan ibadah sebagai tanda dan karya ketaatan. Kita memang hidup dalam lingkungan yang tidak mudah.

Ketaatan kita kepada Allah dicobai setiap hari. Oleh karena itu nasihat dari Paulus ini untuk tetap mengerjakan keselamatan dengan takut dan gentar harus kita lakukan dengan serius.

MENJALANI HIDUP DENGAN BERPEGANG PADA FIRMAN TUHAN DAN MENAATINYA MERUPAKAN TANDA BAHWA KITA SEDANG MENGERJAKAN KESELAMATAN KITA.

Amin, Tuhan Yesus Memberkati

RM – NDK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *