Elohim Ministry youth HAVE NO ENVY

HAVE NO ENVY



Renungan harian Youth, Kamis 13 Februari 2025

Syalom rekan-rekan Youth semuanya, hari ini kita akan merengkan Firkn

Mengubah kebiasaan lama menjadi kebiasaan baru bukanlah hal yang mudah. Dibutuhkan tekad yang kuat bagi siapa saja yang benar-benar ingin berubah. Tidak semua orang dapat dengan mudah menerima perubahan, terutama jika berkaitan dengan kebiasaan yang sudah lama dilakukan. Mari kita renungkna, “Apakah kebiasaan saya sudah menjadi berkat bagi orang lain?”. Tidak semua orang bisa menjadi berkat melalui perbuatannya, karena hal itu kembali pada hati masing-masing. Dasar dari setiap perbuatan yang berarti adalah kasih. Tanpa kasih, segala sesuatu akan menjadi sia-sia.

Tuhan Yesus menghendaki agar setiap jiwa diselamatkan dan menerima janji-Nya, yaitu kehidupan kekal. Karena itu, perbuatan baik harus menjadi kebiasaan yang dilakukan dengan tulus, tanpa mengharapkan balasan. Sebagai orang percaya, kita dipanggil untuk menjadikan perbuatan baik sebagai bagian dari kehidupan kita, melakukannya dengan sukacita, tanpa keluhan, dan tanpa pamrih.

The stars may be huge in their size. But God loves and cherishes man more than all of His creation. Man was created to be a son of God, to have fellowship with God. It is such a fellowship with God alone that can give meaning and purpose to man’s existence.

Dalam menjalani hidup di dunia ini, mungkin kita bertanya, “Apakah kita harus selalu berbuat baik?” Jawabannya tentu saja, ya. Namun, terkadang kita melihat banyak orang yang hidup dalam dosa justru tampak makmur dan bahagia. Bagaimana bisa? Karena terkadang kita melihat mereka memperoleh kekayaan dengan cara yang curang dan tidak benar.

Sebagian orang terbiasa melakukan korupsi, mencuri uang yang bukan haknya, atau bahkan menjual tubuhnya demi kenikmatan fisik sekaligus bayaran yang tinggi. Ada juga yang menghalalkan segala cara demi keuntungan pribadi, seperti memfitnah rekan kerja, menjatuhkan pesaing, serta berpura-pura baik di hadapan pemimpin hanya untuk mendapatkan perhatian dan keuntungan. Bahkan, ada yang lihai berbohong demi memperoleh kekayaan. Jika diperhatikan, banyak dari mereka yang hidup mewah dan berkelimpahan, tetapi sesungguhnya mereka dekat dengan dunia dan jauh dari Tuhan.

Sementara itu, sebagai anak Tuhan kita yang mau hidup benar dan lurus mengikut Tuhan sering menghadapi berbagai pergumulan dan tantangan. Hal ini bisa menimbulkan rasa iri dalam hati kita. Namun, ingatlah bahwa iri hati berasal dari Iblis. Ia sengaja mengecoh kita dengan membuat kita fokus pada kehidupan orang-orang berdosa agar kita tergoda mengikuti jejak mereka. Jangan biarkan pikiran tersebut menguasai hati kita. Dalam nama Yesus, tolaklah keinginan untuk meniru gaya hidup yang penuh kegelapan itu. Jaga pikiran kita dari yang iri hati sehingga hanya ada sukacita dan damai Sejahtera tetap ada dalam hati kita.

There is change all around us. People are seeking for something better. There is armed revolution in many countries. Yet, in spite of all this, things are only going from bad to worse. We want the people around of the world to enjoy greater liberty and freedom with God.

Jaga hati kita untuk melakukan segala sesuatu dengan didasarkan pada kasih yang tulus.

Tuhan Yesus mengetahui setiap perbuatan kita, tetapi yang membuatnya benar-benar berarti adalah ketika kita melakukannya dengan hati yang ikhlas, tanpa keegoisan. Ingatlah bahwa Kekayaan dan kepuasan duniawi yang dapat kita nikmati saat ini hanyalah sementara. Jika kita terus hidup dalam kegelapan dunia ini ingatlah akan Penghakiman Tuhan kelak karena semua harus kita pertanggung jawabkan. Tepat seperti Nasehat Raja Salomo dalam Pengkhotbah 12:13-14

Akhir kata dari segala yang didengar ialah: takutlah akan Allah dan berpeganglah pada perintah-perintah-Nya, karena ini adalah kewajiban setiap orang. Karena Allah akan membawa setiap perbuatan ke pengadilan yang berlaku atas segala sesuatu yang tersembunyi, entah itu baik, entah itu jahat.

Selain itu kita juga perlu tahu bahwa tidak semua orang yang hidup dalam kelimpahan dengan cara curang benar-benar merasakan kedamaian dan kebahagiaan. Banyak orang terkenal dan berlimpah hartanya yang memilih untuk mengakhiri hidupnya karena mereka tidak memiliki ketenangan dan kedamaian yang sejati. Ingatlah bahwa, uang tidak akan pernah bisa membeli cinta, kasih, dan keselamatan kekal. Sebaliknya, kita memiliki kasih Tuhan dan janji keselamatan yang jauh lebih berharga daripada segala bentuk kekayaan dan kenikmatan dunia. Karena itu, tetaplah berpegang teguh pada iman kita di dalam Tuhan.

God rewards those who diligently seek Him. Any man, woman or child, from any religion, can know the truth about God and Jesus Christ, if he seeks it with an
open mind and with all his heart.

Jangan pernah berpikir bahwa saat mengalami masalah maka kebahagiaan sudah tidak ada lagi, tapi ingatlah kebahagiaan akan didapatkan saat masalah itu sudah dilewati dengan mengandalkan Tuhan.  Mengandalkan kekuatan sendiri tidak akan membawa hasil yang sejati. Yang didapat justru kelelahan, ketidakpuasan, dan kecenderungan untuk menyalahkan keadaan ketika usaha yang dilakukan tidak membuahkan hasil. Penulis Amsal memberikan peringatan sekaligus nasihat yang berharga bagi kita: “

Amsal 23:17-18Janganlah hatimu iri kepada orang-orang yang berdosa, tetapi takutlah akan TUHAN senantiasa. Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang. 

Tuhan Yesus memberkati

LW – SCW

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *