Renungan Harian Jumat, 04 Agustus 2023
Setiap KITA yang lahir kedalam dunia ini DIPERCAYAKAN TALENTA oleh ALLAH agar kita dapat MENJADI BERKAT bagi dunia ini.
“The greatest tragedy in life is not death, but life….life that fails to fulfill its purpose and meaning
John C Maxwell dalam bukunya Talent Is Never Enough menyatakan bahwa hal ini terjadi karena kita membatasi diri sendiri.
“Hidup yang sebenarnya sudah cukup sulit. Kita jadikan lebih sulit saat kita memberikan batasan-batasan tambahan pada diri sendiri,”
“Tidak TERCAPAINYA potensi dalam hidup adalah suatu tragedy nyata.”
Apa yang telah anda lakukan bukan lagi potensi anda. Potensi adalah apa yang bisa Anda lakukan Tetapi belum anda lakukan
DR. Myles Munroe – Uderstanding Your Potential
Matius 25: 14-15. “Sebab hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang yang mau bepergian ke luar negeri, yang memanggil hamba-hambanya dan mempercayakan hartanya kepada mereka. Yang seorang diberikannya lima talenta, yang seorang lagi dua dan yang seorang lain lagi satu, masing-masing menurut kesanggupannya lalu ia berangkat.”
Menyadari TALENTA yang Tuhan berikan
Firman Tuhan mengingatkan kita bahwa Tuhan mempercayakan kepada setiap kita masing-masing TALENTA. Ada yang diberikan lima, dua dan satu talenta. Menurut kesanggupan kita.
TALENTA Adalah ANUGERAH ALLAH untuk DITEMUKAN, DIKEMBANGKAN, dan DISERAHKAN
DITEMUKAN
Setiap orang diciptakan dengan keunikan tersendiri, dan setiap orang memiliki TALENTA atau KARUNIA. Ada orang yang sejak muda sudah menemukan talentanya. Ada pula yang baru menemukan talentanya setelah dewasa, setelah melewati berbagai pengalaman hidup. Namun, ada juga yang masih bertanya-tanya, “Benarkah saya punya talenta” Atau, “Bagaimana cara menemukannya ?
Memahami tentang TALENTA
KESADARAN bahwa talenta DIDAPATKAN dari Tuhan, dan orang lain MENGKONFIRMASIKAN kepada kita bahwa mereka telah menikmati BUAH dari TALENTA yang kita lakukan (Roma 12:6-8) Demikianlah kita mempunyai karunia yang berlain-lainan menurut kasih karunia yang dianugerahkan kepada kita: Jika karunia itu adalah untuk bernubuat baiklah kita melakukannya sesuai dengan iman kita. – Roma 12:6
Bagaimana MENEMUKAN Talenta kita
- MELEKAT KEPADA SUMBER TALENTA KITA (Yohanes 15:4)
Kunci untuk mengenal dan menemukan TALENTA kita adalah dengan mengenal Sumber kehidupan kita. Kita tidak akan pernah memahami, menyadari atau memaksimalkan potensi sejati dan penuh kita tanpa suatu hubungan dengan sumber kita.
Seorang manusia tanpa hubungan dengan Tuhan, dia telah membatasi potensinya. Ia tidak pernah bisa mencapai kemampuannya, (DR. Myles Munroe – Uderstanding Your Potential)
- TIDAK ADA PROSES YANG INSTAN
Dalam Mengembangkan TALENTA, kita membutuhkan proses dan tidak ada hal yang instan.
jangan pernah takut untuk mencoba, dan Jangan takut dengan kegagalan, Kegagalan adalah bukti bahwa kita telah berusaha dan kesalahan terbesar adalah takut untuk memulainya kembali. Jangan pernah menunda untuk memulai
DIKEMBANGKAN
Segera pergilah hamba yang menerima lima talenta itu. Ia menjalankan uang itu lalu beroleh laba lima talenta. Hamba yang menerima dua talenta itupun berbuat demikian juga dan berlaba dua talenta. – Matius 25:16-17
Para hamba yang menerima baik lima maupun dua talenta MENGEMBANGKAN apa yang dipercayakan kepada mereka. MENGEMBANGKAN talenta, perlu dilakukan dengan KONSEP NILAI yang BENAR, dan ini merupakan MOTIVASI yang penting dalam mengembangkan talenta yang Tuhan percayakan
FAKTA dari Motivasi dalam Melayani yang disampaikan oleh Prof ADAIR
- Ala kadarnya ~ menghasilkan buah ala kadarnya. Tidak melakukan apa yang lebih. Jika menghadapi konflik atau tantangan akan mudah menyerah.Bekerja tanpa motivasi
- Untung Rugi – banyak melakukan perhitungan dalam melakukan sesuatu. Jika menguntungkan akan dikerjakan, jika tidak menguntungkan akan ditinggalkan. Motivasi hanya untuk keuntungan diri semata.
- Segenap Hati dan penuh makna – berkerja bertanggung jawab dalam semua aspek kehidupan, tidak mudah menyerah walaupun menghadapi tantangan. Memiliki motovasi yang kuat untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.
HAMBA yang MENGEMBANGKAN talenta yang dipercayakan kepadanya, adalah hamba yang BERHAK atas UNDANGAN pemilik Talenta “ SABASLAH” Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia, engkau telah setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu. Matius 25 : 23
DISERAHKAN
Dan pada AKHIRNYA, SEMUA ITU…Diserahkannya / Dikembalikan kepada PEMBERI TALENTA. Setelah kita MENEMUKAN talenta kita dan MENGEMBANGKANNYA, ada satu hal lagi yang harus dilakukan.
Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengurus yang baik dari kasih karunia Allah. Jika ada orang yang berbicara, baiklah ia berbicara sebagai orang yang menyampaikan firman Allah; jika ada orang yang melayani, baiklah ia melakukannya dengan kekuatan yang dianugerahkan Allah, SUPAYA ALLAH DIMULIAKAN dalam segala sesuatu karena Yesus Kristus. Ialah yang empunya kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya! Amin. – 1 Petrus 4:10
Rasul Petrus mengingatkan agar kita MENJADI BERKAT sesuai dengan karunia kita masing-masing, Tak hanya itu, kita juga harus menjadi PENGELOLA/PENGURUS yang baik dari karunia tersebut, supaya nama Allah dimuliakan
SEGALA KEMULIAAN hanya milik ALLAH, sang PEMILIK SEMUA TALENTA
Pdt. Budi Wahono