Elohim Ministry umum Ketika Jalan Buntu

Ketika Jalan Buntu



Renungan Harian, Sabtu, 09 September 2023

Bacaan: Keluaran  14 : 1 -13

Nats: Keluaran 14:13,  Tetapi berkatalah Musa kepada bangsa itu: “Janganlah takut, berdirilah tetap dan lihatlah  keselamatan dari TUHAN, yang akan diberikan-Nya hari ini kepadamu; sebab orang Mesir yang kamu lihat hari ini, tidak akan kamu lihat lagi untuk selama-lamanya

Syalom saudara-saudara  yang terkasih  dalam  Tuhan Yesus Kristus . . . . .

            Saudara sekalian kita semua pasti pernah melakukan sebuah perjalanan yang jauh. Lalu kira-kira bagaimana  reaksi  saudara  ketika  sedang  menempuh perjalanan  jauh, di tengah  terik  matahari  yang sangat  menyengat dan  melelahkan, tiba-tiba  menemui  jalan  buntu  dalam arti  sesungguhnya? Perasaan  kita  pasti akan campur aduk, kecewa, marah, frustasi, kesal membaur  jadi satu. Akhirnya  tanpa  sadar  keluarlah dari  mulut  kita perkataan yang negatif  sebagai  reaksinya.

            Bagaimana  jika  “jalan  buntu”’  itu  berarti  kerena  tidak  adanya  jalan  keluar  untuk  masalah  atau  pergumulan  yang  sedang  kita  hadapi ? Saudara-saudara  ketika  kita  menemui  jalan buntu  sebagian  besar  orang  akan  menyerah  pada  keadaan  dan putus  asa.  Menghadapi  jalan buntu  juga  pernah  dialami  oleh bangsa  Israel  ketika  dikejar-kejar  oleh  pasukan  Firaun. ” adapun orang Mesir, segala kuda dan kereta Firaun,  orang-orang  berkuda  dan pasukannya  mengejar  mereka ….( Keluaran 14 : 9). Sementara di depan  mereka  terbentang laut Teberau, sedangkan  di kanan kiri  terbentang padang gurun. Secara  manusia  mustahil mereka  akan  terluput  dari  kejaran  orang-orang Mesir  ini  atau dengan  kata  lain  umat Israel  sedang  menghadapi  jalan  buntu.

            Oleh karena  itu  mari  kita  aka   belajar  dari  kisah  umat  Israel ini,  bagaimana  sikap yang benar  untuk  menghadapi masalah  jika  tidak  ada  jalan keluarnya atau mengalami jalan buntu.

Pertama,. JANGAN  TAKUT (ayat 10 -11)

            Ketika  menghadapi  jalan buntu  umat  Israel  mengalami  keputusasaan dan  ketakutan  luar biasa, lalu  berseru-serulah  mereka  kepada Tuhan  dan  berkata  kepada Musa ” Apakah  karena  tidak  ada kuburan di Mesir, maka  engkau membawa  kami  untuk mati di padang gurun ini ? Apakah yang kau perbuat ini  terhadap  kami dengan  membawa  kami  keluar  dari Mesir ?!!!. ( Keluaran 14 : 11).

            Saudara  ketakutan  adalah  musuh  dari iman !!. Semakin  kita  takut  semakin  lemahlah  keadaan  kita  sehingga  kitapun  semakin  tak punya  kekuatan dan  keberanian  untuk  melakukan  sesuatu. Oleh  karena  itu Allah  juga  memerintahkan kepada  Yosua  supaya  dalam  menghadapi  masalah  jangan takut  tapi  menguatkan  dan  meneguhkan  hatinya ( Yosua  1 : 6, 7,9, 18). Ketakutan dalam menghadapi masalah  tidak akan  pernah  memberi  jalan  keluar. Ketakutan  adalah  Roh  yang  harus  dilawan  dan  dikalahkan

2 Timotius 1 : 7.” Sebab Allah  memberikan  kepada  kita  bukan  roh  ketakutan,  melainkan  roh  yang  membangkitkan  kekuatan, kasih dan  ketertiban “.

Kedua, ANGAN  MENYERAH  TETAPI  TETAP  PERCAYA (ayat 13).

            Ketika  kita mengikuti  jalan Tuhan  dan  taat  melakukan  kehendakNya  bukan  berarti  perjalanan  hidup  kita  terus  mulus  dan lancar. Terkadang  kita  harus  menghadapi  lorong-lorong  gelap,  bahkan  lembah  kekelaman.  Doa-doa  kita  serasa  tak  mampu  menembus  langit-langit kamar. Sepertinya  semakin  kita  sungguh-sungguh  setia  kepada  Tuhan semakin kita  dihadapkan pada  berbagai  masalah  demi  masalah  yang tidak  ada  jalan  keluarnya. Dalam  kondisi  seperti  ini  mari  kuatkan  iman  kepercayaan  kita  kepada  Tuhan, jangan marah, kecewa dan bersungut-sungut dan menyalahkan Tuhan. ” Janganlah  takut, berdirilah  tetap  dan lihatlah  keselamatan  dari Tuhan, yang  akan diberikanNya  hari ini kepadamu, sebab  orang Mesir  yg kamu  lihat  hari  ini, tidak  akan  kamu  lihat  lagi  untuk  selama-lamanya”. ( Keluaran 14 : 13).

            Saudara-saudara  meski  secara  kasat mata  umat  Israel  sedang  diperhadapkan  pada  jalan  buntu, Tuhan  memerintahkan  mereka  untuk  terus  bergerak maju (ayat 15). Karena  Tuhan  tidak  berkompromi  dengan  ketakutan.  Kalimat berdirilah  tetap artinya  sesulit apapun  keadaan  kita  tetaplah  berada di pihak Tuhan,  tetaplah  mengerjakan  bagian  kita  yaitu percaya dan  taat  kepada Tuhan. Kata  tetap  berarti  terus-menerus, tidak berubah.

            Sebab itu  jangan  menyerah pada  keadaan, percayalah  kepada Tuhan  karena  Dia adalah jalan  kebenaran  dan  hidup ( Yohanes 14 : 6). Karena di dalam Dia selalu ada jalan  keluar, dan  jalanNya selalu  penuh keajaiban dan sempurna

Tuhan memberkati

EW

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *