Renungan harian Anak, Sabtu 28 Oktober 2023
Syalom adik-adik Elohim kids, semangat pagi ini … puji Tuhan karena kita memiliki Tuhan Yesus yang hebat yang selalu menolong dan melindungi adik-adik semuanya.
Di sebuah hutan berdiri sebuah pohon jati yang sombong. Pohon itu merasa paling kuat dan paling dibutuhkan dibanding dengan pohon yang lain. Rumput yang ada di dekatnya selalu menjadi bahan ejekannya. “Hai rumput, apa yang bisa kamu perbuat dengan tubuhmu yang pendek dan lemah itu? Lihatlah aku yang kuat dan kokoh. Jika telah diolah, aku tentu akan menjadi benda yang berharga dan berada di tempat yang terhormat.”
Diejek seperti itu, rumput hanya diam saja. Suatu hari, hujan dan badai melanda hutan itu. Angin yang bertiup dengan kencang merobohkan pohon-pohon besar. Termasuk pohon jati yang sombong. Batang yang dibanggakannya roboh tak berdaya. Bagaimana dengan rumput kecil yang sering dihina? Rumput tetap berdiri kokoh dengan akar yang tak tercabut dari tanah. Nah dari cerita diatas Janganlah kita sombong dengan kelebihan kita. Bersikap rendah hati dan mengucap syukur merupakan tindakan yang bijaksana.
Apa itu Merendahkan Orang Lain?
Merendahkan orang lain berarti kita membuat seseorang merasa lebih rendah atau kurang dari kita. Itu bisa terjadi ketika kita membuat lelucon yang menhina, mempermalukan seseorang, atau bahkan menertawakan perbedaan. Ini bukan sikap yang baik, dan sebagai anak-anak Tuhan, kita diajarkan untuk saling menghormati dan mencintai sesama.
Siapa yang suka menghina temannya karena kelemahannya, atau karena fisik yang lain? Itu adalah Tindakan yang tidak baik bahkan itu adalah bullying yang bisa merusak mental teman kita. Merendahkan orang lain adalah salah satu sikap yang tidak baik. Merendahkan orang lain berarti menganggap diri kita lebih baik dari orang lain. Sikap ini dapat melukai perasaan orang lain dan menimbulkan perpecahan dan pertengkaran.
Dalam Alkitab, Tuhan Yesus mengajarkan kita untuk tidak menghakimi orang lain. Dalam Matius 7:1-5, Tuhan Yesus berkata bahwa kita akan dihakimi dengan cara yang sama seperti kita menghakimi orang lain. Artinya, jika kita merendahkan orang lain, kita juga akan direndahkan.
Jadi dari pada kita merendahkan orang lain ayo kita belajar untuk mengatakan yang baik dan positif tentang teman atau sahabat kita. Belajar untuk tidak menghakimi orang lain berdasarkan penampilan atau latar belakangnya. Kita juga bisa memberikan pujian kepada teman kita karena kelebihannya dan tidak fokus kepada kelemahannya. Ini adalah bentuk kasih yang menghormati dan yang penting juga kita juga bisa saling mendukung dalam doa.
Kelebihan yang kita miliki hendaknya tidak kita pamerkan untuk merendahkan orang lain. Belajar bersikap rendah hati akan membantu kita menghargai kelebihan dan kekurangan orang lain.
Ayat Hafalan
Amsal 29:23 Keangkuhan merendahkan orang, tetapi orang yang rendah hati, menerima pujian.
Komitmenku hari ini
Aku mau belajar untuk tidak merendahkan orang lain, karena setiap kita memiliki kelebihan dan kekurangan. Semua kelebihan kita adalah berkat dari Tuhan
YNP – IFM
PENGUMUMAN
Jangan lupa adik-adik semuanya, untuk mengikuti ibadah Onsite di Gedung Gereja ya besok hari minggu jam 8.00 dengan tema
“Tuhan Pembebasku”

Belajar dari kisah Tuhan membebaskan Bangsa Israel dari tanah Mesir dalam Keluaran 14:15-31, kita tahu bahwa Tuhan membebaskan bangsa Israel dari bangsa Mesir dan Tuhan mampu menunjukkan kuasa-Nya dalam kehidupan kita semuanya .. Ayo jangan lupa ajak dan ingatkan teman-temanmu semuanya ya
Nah buat adik-adik Elohim Kids acara Sunday Funday masih ada juga… Besok hari minggu jam 10.00 di chanel Youtube Elohim ministry Ayo kita bersukacita Bersama memuji Tuhan dan juga yang paling penting kita belajar Firman Tuhan.

Sampai jumpa besok ya … Tuhan Yesus memberkati.