Elohim Ministry anak “Menghargai Kesabaran dan Kebaikan Tuhan”

“Menghargai Kesabaran dan Kebaikan Tuhan”



Renungan Harian Anak, Kamis 16 November 2023

Halo adik-adik ELOHIM kids. Bagaiman kabarnya hari ini? Semoga hari adik-adik penuh sukacita dan semangat yang baru karena Tuhan selalu beserta dengan kita.

Hari ini, mari kita bersama-sama merenungkan kisah indah tentang kesabaran Tuhan yang luar biasa, diambil dari Injil Lukas 15:11-21. Cerita ini tentang seorang anak yang terhilang dan kesetiaan seorang Bapa yang penuh kasih. Tentang seorang anak muda yang ingin menjalani hidupnya sendiri. Dia meminta bagian warisan dari ayahnya dan pergi ke tempat yang jauh. Namun, sayangnya, dia menghabiskan semua hartanya dalam hidup yang sembrono. Akhirnya, dia merasa kehilangan semuanya, bertobat dan kembali pulang. Anak ini pulang dengan penuh penyesalan

Pernahkah kalian merasa seperti anak yang terhilang dalam? Kalian merasa seperti telah melakukan kesalahan yang besar dan tidak pantas untuk diampuni? Kisah anak yang terhilang ini mengajarkan kita tentang kasih dan pengampunan Tuhan yang tidak terbatas. Meskipun anak itu telah melakukan kesalahan yang besar, ayahnya tetap mengasihi dan menerimanya kembali. Tuhan juga mengasihi kita dengan kasih yang tidak terbatas. Meskipun kita sering kali berbuat dosa dan membuat kesalahan, Tuhan tetap mengasihi dan menerima kita.

Namun, kita juga perlu menghargai kesabaran Tuhan. Kesabaran Tuhan tidak berarti bahwa kita boleh terus-menerus berbuat dosa. Kesabaran Tuhan justru seharusnya mendorong kita untuk bertobat dan kembali kepada-Nya.

Bagaimana wujud kita mau untuk menghargai kesabaran Tuhan:

Bertobatlah dari dosa-dosa kita. Ketika kita menyadari bahwa kita telah berbuat dosa, segeralah bertobat dan minta pengampunan kepada Tuhan.

Ubahlah hidup kita. Jangan hanya bertobat dengan kata-kata, tetapi juga ubahlah hidup kita agar menjadi lebih baik. Wujudkan pertobatan kita dengan Tindakan untuk meninggalkan dosa dan memilih untuk melakukan yang benar

Wujudkan Tindakan kasih kita kepada Tuhan. Kita dapat membuktikan kasih kita kepada Tuhan dengan menaati perintah-perintah-Nya dan melayani orang lain. Wujudkanlah Tindakan kasih kepada Tuhan karena kita mau belajar mengasihi dan mengormati Tuhan.

Apapun yang Roh Kudus sampaikan kepada kita untuk kita berubah, ayo belajar dengar dan taati, Mari kita belajar untuk menghargai kesabaran Tuhan. Dengan demikian, kita akan dapat hidup dalam kasih dan pengampunan-Nya.

Ayat Hafalan

Mazmur  86:15 Tetapi Engkau, ya Tuhan, Allah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih dan setia.

Komitmenku hari ini

Aku mau belajar untuk menghargakan kesabaran Tuhan, dengan hidup tidak semaunya sendiri, mau untuk berubah menjadi anak yang menyenangkan hati Tuhan

YNP – RS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *