Renungan Harian Anak, Senin 22 Januari 2024
Syalom selamat pagi adik-adik semuanya, bagaimana kabarnya hari ini? Semoga kalian semua dalam keadaaan sehat dan baik ya..
Nah adik-adik andaikan sekarang Kakak memberikan uang kepada Adik-adik, masing-masing mendapat dua puluh ribu rupiah. Apa yang mungkin Adik-adik lakukan dengan uang tersebut? Mungkin untuk membeli mainan, es krim, atau kue-kue? Bagaimana dengan yang lain? Apakah uangnya akan diberikan kepada mama? Mengapa? Oh, untuk ditabung di mama. Ada Adik-adik yang bersedia memberikan uangnya untuk dimasukkan ke dalam kantong koiekte? Atau bahkan untuk membantu teman yang sedang membutuhkan? Bagus sekali! Ternyata ada yang siap menggunakan uangnya untuk menolong orang lain.
Dalam 2 Raja-Raja 4:8-13 dikisahkan ada seorang Ibu kaya yang tinggal di kota Sunem. Meskipun kaya, Ibu dan suaminya tidak sombong. Mereka tidak hanya menghabiskan uang untuk kesenangan pribadi, tapi juga memanfaatkannya untuk membantu orang lain. Salah satunya adalah seorang hamba Tuhan. Sebagai nabi, Elisa harus bepergian ke tempat-tempat yang jauh untuk menyampaikan Firman Tuhan. Terkadang, Elisa malam-malam di jalan dan merasa lapar setelah melayani. Melihat kondisinya, Ibu dan suaminya mengundang Elisa ke rumah mereka. Tak hanya itu, dengan izin suaminya, Ibu itu menyediakan sebuah kamar atas agar Elisa bisa istirahat dan tidur. Mereka bahkan memberikan tempat tidur, meja, kursi, dan kandil di kamar tersebut. Ibu Sunem dan suaminya tidak pelit sama sekali. Uang dan kekayaan mereka justru digunakan untuk menunjukkan kasih sayang kepada sesama, terutama kepada Elisa.

Adik-adik yang dikasihi oleh Tuhan Yesus, hari ini kita belajar bagaimana menunjukkan kasih sayang kepada Tuhan dan sesama dengan perbuatan nyata, yaitu memberi, seperti perempuan Sunem. Kasih dari perempuan sunem ini tulus, tanpa pamrih, tidak mengharapkan balasan. itulah kasih yang sesungguhnya. Tuhan mau kita juga mengasihi sesama seperti itu, tanpa pamrih. Bersedia berbagi pada yang membutuhkan, tidak ragu-ragu untuk berbuat baik pada orang lain. Coba pikirkan apa yang bisa kita lakukan untuk menunjukkan kasih Tuhan pada orang lain?
Kita belajar menyayangi sesama dan menggunakan uang serta barang yang kita miliki sebagai alat untuk menunjukkan kasih sayang kepada mereka. Adik-adik mau kan? Mulailah dengan berbagi dengan saudara kita, seperti adik, kakak, pembantu, dan orang-orang yang bekerja di rumah kita seperti supir, tukang cuci, dan tukang kebun. Atau mungkin meminjamkan buku atau mainan kepada adik. Hari ini kita belajar dengan berbagi, kita semua sedang menunjukkan kasih Tuhan.
Ayat Hafalan
Matius 5: 7, “Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan”.
Komitmenku hari ini
Aku mau belajar untuk memberikan yang terbaik untuk Tuhan. Belajar untuk berbagi dengan sesama dengan apa yang aku miliki. Jangan ragu-ragu untuk berbuat baik bagi sesama.
ElohimKids 210124 – SP