Elohim Ministry youth TETAP ANTUSIAS DAN TIDAK APATIS

TETAP ANTUSIAS DAN TIDAK APATIS



Renungan Harian Youth, Jumat 26 Januari 2024

Matius 22:37-38,  Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.  Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.

Syalom rekan-rekan Youth semuanya … semoga hari ini menjadi hari yang penuh dengan sukacita dan berkat dari Tuhan

Bicara tentang antusias, Antusias adalah suatu perasaan atau semangat yang kuat terhadap sesuatu, yang ditandai dengan kegembiraan, antusiasme, dan minat yang tinggi. Orang yang antusias cenderung memiliki energi positif, antusias, dan bersemangat terhadap aktivitas atau hal tertentu. Misalnya seorang penggemar sepak bola atau seorang artis pasti akan sangat bersemangat ketika menyaksikan tim idolanya bermain atau menyaksikan idolanya. Atau seseorang yang mempunyai hobi atau kegiatan tertentu yang dia sukai pasti terlihat sangat memiliki energi untuk melakukannya.

Bahkan Antusias itu seperti ketika sepasang kekasih akan memasuki pernikahan, pastilah mereka akan memasukinya dengan antusias. Membayangkan dengan penuh semangat dan gairah akan apa yang selama ini mereka rindukan. Antusiasme adalah keadaan terinspirasi, menjadi hidup, dan adanya gairah dan perasaan yang kuat, yang menghidupkan atau membangkitkan semangat untuk melakukan yang terbaik dari diri mereka sendiri. Ini mirip dengan menyalurkan semangat ilahi; itu menumbuhkan pandangan positif dan keinginan seseorang untuk melakukan pekerjaan yang diberkati dalam pemeliharaan Allah sendiri. Penting jadi anak muda yang antusias dan tidak apatis

Kita tentunya kenal dengan Thomas Alfa Edison penemu lampu pijar adalah seorang yang penuh dengan antusias. Ia dengan bangga mengatakan bahwa ribuan kesalahan yang harus dilaluinya itu bukanlah kegagalan, karena tanpa itu ia tidak akan pernah sampai pada keberhasilannya. Edison belajar ‘sesuatu’ di setiap kegagalannya. Ia tidak membiarkan dirinya patah semangat atau menyimpang, dengan terus mempertahankan cara pandang yang positif. Sebagai anak-anak Allah, kita berada di dunia ini bukan untuk melakukan hal-hal yang sia-sia; sebaliknya, kita diciptakan untuk mendapatkan yang terbaik dan termulia dari semua yang kita lakukan. Dengan mengingat begitu besar kasih Allah yang telah diberikan kepada kita, penyertaan Roh Kudus yang luar biasa, dan akhir kehidupan yang telah ditetapkan Tuhan untuk kita di rumah Bapa, kita seharusnya bersemangat untuk hidup. Bayangkan betapa antusiasnya para pahlawan iman seperti Abraham, Yusuf, Daud, Petrus, Samuel, Timotius, dan Paulus mengubah kehidupan mereka dari “zero” orang biasa menjadi “hero” orang yang luar biasa.

Antusiasme selalu mendorong kita untuk menjadi yang terbaik, mencari yang terbaik, dan memberikan yang terbaik dari diri kita sendiri. Kemana arah hati kita seringkali menjadi masalah utama. Kita akan kehilangan semangat ketika kita melihat kelemahan, kelemahan, dan kekurangan kita. Namun, jika kita mempertimbangkan kasih Allah, partisipasi Roh Kudus, dan janji Allah, kita akan terus bersemangat untuk menemukan mutiara kehidupan dalam setiap situasi.

Antusiasme adalah cara kita menyambut tangan Allah bekerja dalam hidup kita, agar arah hidup kita menjadi benar. Kita mengupayakan selalu yang terbaik yang mungkin dicapai dan melakukan tindakan terbaik.

Bagaimana mengembangkan karakter antusiasme dalam kehidupan kita ?

1. Menganggap setiap pekerjaan adalah penting

Antusiasme muncul ketika tugas memiliki nilai strategis dan penting. Hidup kita ini hanya sekali, singkat, dan sangat penting. Oleh karena itu, jangan pernah melewatkan setiap langkah yang sedang kita lakukan. Bahkan apapun yang sedang Tuhan percayakan dalam kehidupan kita hari ini, ini adalah penting kerjakan dengan semangat dan antusias.

2. Mengerjakan segala sesuatu dengan segenap hati

Kesungguhan hati adalah buah dari sikap antusias. Dalam perlombaan, hanya kejujuran dan bukan sikap egois yang akan menang. Bukankah hidup ini adalah oerlombaan iman, yang harus kita jalani ‘melampaui tuntutan’ untuk meraih yang terbaik. Sesuatu yang kita lakukan dengan setengah hati selalu menghasilkan hal yang biasa-biasa, dan menjadi rutinitas saja. Ingatlah Firman Tuhan  dalam Kolose 3:23 Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.

3. Menjadi penyalur sukacita dan energi yang positif

Seorang yang Antusias akan memberikan energi yang positif dan semangat bagi lingkungannya. Tetaplah semangat dan kehadiran kita akan memberikan sukacita bagi orang lain. Bahkan dengan hal terkecil yang bisa kita lakukan yaitu tersenyum karena Tersenyum juga menyehatkan tubuh dan membangkitkan perasaan antusias.

4. Tidak akan patah semangat saat gagal.

Saat jatuh, orang yang antusias akan segera bangkit karena mereka tahu bahwa kegagalan memberikan pelajaran penting yang sangat dibutuhkan untuk langkah berikutnya.

Rekan-rekan siap untuk menjalani hari ini dengan Antusias dan jangan Apatis, yuk bawa semangat itu dan jadilah berkat diamanapun kalian berada. Kiranya Roh Kudus akan menolong dan memampukan kita

Tuhan Yesus memberkati.

YNP – TVP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *