Renungan harian Anak, Selasa 08 Oktober 2024
Selamat pagi adik-adik semua yang dikasihi dan disayangi Tuhan Yesus Kristus, bagaimana kabar adik-adik pada pagi hari ini? Kakak doa kan agar adik-adik semua dalam keadaan yang bahagia dan dalam kondisi tubuh yang sehat sehingga dapat beraktifitas dengan baik sepanjang hari ini … dan pada hari ini kita akan belajar bersama mengenai Bertanggungjawab dalam hal apapun
Adik-adik apakah kalian tahu apa dimaksud dengan bertanggung jawab?
bertanggung jawab adalah melakukan atau mengerjakan tugas atau kewajiban yang diberikan kapada kita dengan sungguh-sungguh dan dengan sepenuh hati tidak setengah hati atau menyepelekan tugas yang diberikan kepada kita sehingga kita melupakan atau bahkan tidak melakukab tugas tersebut.
Kita belajar bersama-sama mengenai bertanggungjawab dari perumpamaan atau penggambaran yang diberikan Tuhan Yesus dalam Matius 25:21, dimana disaat Tuhan memberikan perumpamaan tentang talenta Tuhan Yesus menggambarkan bahwa ada tiga orang hamba yang diberikan talenta, talenta yang dimaksud oleh Tuhan Yesus disini adalah suatu nilai mata uang yang cukup besar untuk dipercayakan kepada seorang hamba pada zaman Tuhan Yesus saat itu, dan diperumpamaan ini terdapat tiga orang hamba diberikan jumlah talenta yang berbeda-beda satu dengan yang lain, ada yang mendapat lima talenta, dua talenta dan ada juga yang mendapat satu talenta, dan disini terjadi dua respon yang berbeda dari hamba yang menerima lima dan dua talenta dengan hamba yang menerima satu talenta, hamba yang dipercayakan lima dan dua talenta itu pergi dan menjalankan uang tersebut agar bertambah banyak tetapi hamba yang hanya menerima satu talenta bukannya menjalankan agar uang tersebut bertambah banyak tetapi uang tersebut dipendam ditanah.

Lalu apa yang terjadi terhadap hamba yang menjalankan talenta atau uang dan hamba yang memendam talenta atau uang? hamba yang menerima lima dan dua talenta memperoleh laba atau bunga dua kali lipat, tidak hanya itu dua hamba ini mendapat pujian dari tuannya dan tuannya berkata bahwa hamba-hamba ini akan dipercayakan dalam perkara yang lebih besar dari sebelumnya dan ikut dalam kebahagiaan yang tuannya, sedangkan hamba yang memperoleh satu talenta yang hanya memendam uang tersebut dikatakan sebagai hamba yang malas dan jahat dan talenta atau uang yang ia miliki bukannya bertambah tetapi diambil darinya dan diberikan kepada hamba yang memilik lima talenta, dia juga tidak dipercayaan lagi oleh tuannya dan dicampakkan oleh tuannya.
Dari sini kita belajar bahwa jika kita diberikan suatu tanggung jawab dalam perkara-perkara apapun itu baik dalam hal kecil ataupun besar kita harus tetap melakukan itu dengan penuh tanggung jawab dan dengan sepenuh hati jangan sampai kita menyepelekan atau bahkan tidak melakukan tanggung jawab yang diberikan kepada kita seperti hamba yang menerima satu talenta sehingga dia dikatakan sebagai hamba yang malas dan jahat.
Jadi jika adik-adik semua disaat diberikan suatu tugas atau saat disuruh orang tua, saudara, guru dan lainnya harus melakukannya dengan sepenuh hati dan penuh tanggung jawab seperti saat disuruh membersihkan kamar atau ruangan atau saat disuruh membelikan sesuatu oleh orang lain dan disaat mengerjakan suatu tugas baik itu dilingkungan sekolah, masyarakat bahkan saat dipercayaai pelayanan digereja semuanya harus dilakukan dengan sepenuh hati tidak boleh setengah-setengah atau bahkan tidak melakukannya seperti hamba yang menerima satu talenta dalam perumpamaan yang diberikan Tuhan Yesus tadi.
Ayat hafalan: Matius 25:21, Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.
Komitmenku hari ini
Aku mau belajar untuk bertanggung jawab dalam hal apapun dan dimulai dari yang terkecil yang dipercayakan kepadaku
Tuhan Yesus memberkati
Mic – KCP