Elohim Ministry anak “Jangan Takut Kalah”

“Jangan Takut Kalah”



Renungan Harian Anak, Jumat 15 November 2024

Halo, adik-adik Elohim Kids! Selamat pagi! Kakak harap kalian semua sehat dan penuh semangat pagi ini karena Tuhan selalu bersama kita.

Adik-adik, siapa di sini yang ingin menjadi anak yang kuat, yang mampu menghadapi semua tantangan? Tentu kita semua ingin menjadi kuat, bukan? Tapi, pernahkah kalian berpikir tentang menjadi kuat melawan dosa, meskipun kadang-kadang kita mengalami kegagalan? Itu juga sangat penting, lho! Mari kita lihat bersama.

Dosa adalah sesuatu yang tidak disukai oleh Tuhan. Kadang-kadang, kita berpikir, “Ah, cuma sekali saja,” atau “Tidak ada yang tahu, kok.” Tapi, kalau kita terus melakukan hal yang salah, dosa bisa tumbuh seperti benih pohon kecil yang lama-kelamaan menjadi pohon besar yang sulit ditebang. Oleh sebab itu, mari kita biasakan diri untuk memilih hal-hal baik. Seperti apa? Contohnya, dengan membaca Firman Tuhan, berdoa, dan merenungkan Firman-Nya. Jangan hadapi dosa tanpa doa, ya!

Ada cerita tentang dua teman bernama Maya dan Dian. Mereka berdua sering bersaing untuk mendapatkan nilai terbaik di sekolah. Hari itu ada ulangan matematika dan Maya punya rencana jahat agar Dian mendapat nilai jelek. Saat jam istirahat sekolah, diam-diam Maya mengambil semua peralatan tulis milik Dian dan menyembunyikannya. Ketika ulangan dimulai, Dian kebingungan mencari alat tulisnya sehingga ia tidak bisa mengerjakan soal-soal ulangan dengan baik. Tapi untungnya, Bu Guru datang meminjamkan alat tulis untuk Dian. Tindakan Maya itu salah, karena dia lebih memilih berbuat curang daripada jujur.

Di Alkitab, ada juga cerita tentang Raja Saul yang takut kalah dari Daud, seorang anak muda yang Tuhan pilih sebagai calon raja Israel. Raja Saul merasa kesal saat mendengar orang-orang lebih memuji Daud daripada dirinya waktu pulang dari perang. Raja Saul takut kalau jabatannya direbut oleh Daud. Karena takut kalah, raja Saul pun sangat membenci Daud dan sejak itu ingin mencelakakannya..

Adik-adik, tidak salah kalau kalian ingin berprestasi atau menjadi juara. Tapi, kejarlah itu dengan cara yang jujur dan sportif. Tidak baik kalau kita ingin menang dengan cara menyakiti atau membuat teman lain celaka.

Setiap hari, kita mungkin menghadapi berbagai godaan. Tapi jangan takut kalah, ya! Justru dengan belajar menerima kekalahan, kita akan lebih kuat dan semakin mengandalkan Tuhan. Ingat, Tuhan selalu bersama kita. Dia selalu berjalan bersama kita dan menuntun langkah kita. Jika kita belajar dari kekalahan, kita akan menjadi anak yang lebih kuat, rendah hati, dan bijaksana. Jadi, jangan takut kalah, tapi teruslah berusaha dan andalkan Tuhan dalam segala hal.

Ayat Hafalan:

1 Korintus 9:26, “Sebab itu aku tidak berlari tanpa tujuan dan aku bukan petinju yang sembarangan saja memukul.”

Komitmenku Hari Ini:

LW – CM

1 thought on ““Jangan Takut Kalah””

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *