Renungan Harian Rabu, 20 November 2024
Bacaan: Mazmur 63 “Jiwaku haus kepada-Mu, tubuhku rindu kepada-Mu, seperti tanah yang kering dan tandus, tiada berair.” (Ay.2)
Mazmur 63 adalah nyanyian Daud, seorang raja yang memiliki segalanya. Namun Daud menulis mazmur ini bukan dari istana, tetapi dari padang gurun Yehuda. Ini adalah mazmur yang penuh kerinduan dan keintiman kepada Allah, mencerminkan jiwa yang haus akan Tuhan meskipun dalam situasi sulit.
Daud, Ini menunjukkan bahwa kerinduan kepada Allah tidak bergantung pada keadaan, tetapi pada hubungan pribadi dengan-Nya. Rasa haus di tengah padang gurun menggambarkan kebutuhan mendalam manusia akan Allah.
1. Kerinduan kepada Allah Adalah Respons Jiwa yang Haus (Ay.2-3)
Daud berkata, “Jiwaku haus kepada-Mu, tubuhku rindu kepada-Mu, seperti tanah yang kering dan tandus, tiada berair.” Ini menggambarkan kehausan jiwa yang hanya dapat dipuaskan oleh kehadiran Allah. Tidak ada yang di dunia ini dapat menggantikan kehadiran-Nya.
Apakah kita memiliki kehausan seperti ini kepada Allah dalam kehidupan sehari-hari? Jangan biarkan rutinitas mengalihkan perhatian dari kebutuhan kita akan Tuhan.
2. Menikmati Persekutuan dengan Allah (Ay.4-6)
Daud mengenang pengalaman menikmati kemuliaan Tuhan di tempat kudus (“Sebab kasih setia-Mu lebih baik dari pada hidup.”). Dia memuji Tuhan meskipun berada di situasi sulit.
Keintiman dengan Tuhan memberikan kepuasan yang lebih besar daripada apa pun di dunia. Bangun waktu khusus untuk memuji Tuhan, terutama di tengah pergumulan. Ingatlah bahwa kasih setia Allah lebih berharga daripada apa pun yang kita miliki.
3. Perlindungan dan Pertolongan dari Allah (Ay8-9)
Daud percaya bahwa tangan Tuhan menopangnya di tengah kesulitan. “Jiwaku melekat kepada-Mu, tangan kanan-Mu menopang aku.” Kata melekat menunjukkan hubungan yang erat dan tak tergoyahkan dengan Tuhan.
Saat menghadapi tantangan, jangan lari dari Tuhan, tetapi mendekatlah kepada-Nya. Percayalah bahwa Tuhan selalu menopang dan melindungi kita.
Seperti seorang anak kecil yang berlari kepada orang tuanya ketika merasa takut, jiwa kita harus melekat kepada Allah. Dunia mungkin menawarkan banyak solusi, tetapi hanya Tuhan yang benar-benar dapat memberikan kelegaan sejati.
Mazmur 63 mengajarkan bahwa kerinduan kepada Allah adalah sumber kekuatan, penghiburan, dan sukacita, bahkan di tengah padang gurun kehidupan. Mari kita memiliki hati yang haus akan Tuhan, terus melekat kepada-Nya, dan menemukan kepuasan sejati di dalam Dia.
Tuhan Yesus memberkati.
CM