Renungan Harian Anak, Kamis 23 Januari 2025
Syalom, adik-adik yang dikasihi Tuhan!
Bagaimana kabarnya hari ini? Kakak berharap kalian semua sehat dan penuh sukacita. Hari ini kita akan belajar tentang sesuatu yang sangat penting, yaitu “Jangan Mencuri.”
Adik-adik, kakak punya sebuah cerita … Agus adalah seorang anak yang punya kebiasaan mencuri alat tulis milik teman-temannya di sekolah. Kadang ia mengambil pensil, pulpen, atau penghapus milik temannya tanpa izin. Awalnya teman-teman Agus tidak menyadari, tetapi lama-kelamaan mereka tahu bahwa Agus sering mengambil barang milik mereka. Akhirnya, banyak teman yang tidak percaya lagi kepada Agus. Mereka tidak mau meminjamkan alat tulis kepadanya. Agus merasa sedih karena kehilangan teman-temannya, tetapi semua itu terjadi karena perbuatannya sendiri.
Adik-adik, mencuri adalah mengambil sesuatu yang bukan milik kita tanpa izin. Dalam Alkitab, Tuhan dengan jelas berkata dalam Keluaran 20:15: “Jangan mencuri.” Mencuri adalah perbuatan yang tidak terpuji karena bisa Merugikan orang lain.
Adik-adik mari kita belajar dari kisah Zakheus dalam Injil Lukas 19:1-10. Zakheus adalah seorang kepala pemungut cukai. Waktu itu, pemungut cukai biasanya meminta pajak lebih banyak dari yang seharusnya. Uang lebihnya mereka ambil untuk diri mereka sendiri. Zakheus sangat kaya karena perbuatannya itu. Tetapi itu sama saja seperti mencuri, karena ia mengambil uang yang bukan miliknya. Namun, hidup Zakheus berubah setelah ia bertemu Yesus. Zakheus menyadari bahwa perbuatannya salah. Ia bertekad untuk Mengembalikan uang pajak kepada orang-orang yang pernah diperasnya. Membagi-bagikan sebagian hartanya kepada orang miskin. Zakheus tidak lagi mencuri, tetapi hidup sesuai dengan kehendak Tuhan.

Mengapa Kita Harus Menghindari Mencuri?
1. Mencuri Merugikan Orang Lain. Ketika kita mengambil sesuatu yang bukan milik kita, orang lain kehilangan barangnya dan mungkin merasa sedih atau marah.
2. Mencuri Merugikan Diri Sendiri. Orang yang mencuri bisa kehilangan kepercayaan dari orang lain, seperti Agus yang tidak lagi dipercaya oleh teman-temannya.
3. Mencuri Membuat Tuhan Sedih. Tuhan menginginkan kita untuk hidup jujur dan menghormati hak milik orang lain.
Adik-adik, daripada mencuri, ada banyak hal baik yang bisa kita lakukan seperti Belajarlah mencukupkan diri dengan apa yang kita miliki, Bersyukurlah atas berkat yang Tuhan sudah berikan kepada kita. Jika ada barang yang kita inginkan, kita bisa menabung uang jajan untuk membelinya. Dan yang pasti kita harus berdoa seperti Firman Tuhan mengajarkan Mintalah kepada Tuhan untuk memberikan apa yang kita butuhkan. Tuhan adalah Bapa yang baik dan selalu peduli kepada anak-anak-Nya.
Adik-adik, mencuri adalah perbuatan yang tidak terpuji dan merugikan banyak orang. Mari kita belajar untuk hidup jujur, seperti Zakheus yang berubah setelah bertemu Yesus. Tuhan senang jika kita menjadi anak-anak yang jujur dan bersyukur atas apa yang kita miliki.
Ayat Hafalan
Efesus 4:28 Orang yang mencuri, janganlah ia mencuri lagi, tetapi baiklah ia bekerja keras dan melakukan pekerjaan yang baik dengan tangannya sendiri
Komitmen Hari Ini:
“Aku berjanji untuk tidak mencuri dan akan selalu hidup jujur sesuai dengan Firman Tuhan.”
Doa:
“Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau mengajarkan kami untuk tidak mencuri. Tolong kami untuk selalu hidup jujur, bersyukur, dan menghormati hak milik orang lain. Jadikan kami anak-anak yang menyenangkan hati-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”
Selamat beraktivitas, adik-adik! Ingat, hidup jujur membawa sukacita bagi kita dan orang lain.
Tuhan Yesus memberkati
YNP – RS
Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan
Hidup jujur membawa sukacita bagi kita dan orang lain.aminn
Amin 🙏