Elohim Ministry umum Pelajaran tentang Kesombongan

Pelajaran tentang Kesombongan



Renungan Harian, Sabtu 28 Februari 2025

Nats: 2 Tawarikh 26 : 16, Setelah ia menjadi kuat, ia menjadi tinggi hati sehingga ia  melakukan hal yang merusak, ia berubah  setia kepada Tuhan AllahNya dan memasuki bait Tuhan  untuk membakar ukupan di atas mezbah pembakaran ukupan.”

Syalom saudara-saudara yang terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus ….

Pada hari ini kita akan merenungkan sebuah kisah yang tercatat dalam 2 Tawarikh 26 : 16, yaitu kisah tentang Raja Uzia, Uzia adalah seorang raja yang awalnya saleh dan berhasil dalam pemerintahannya, namun sayangnya ia jatuh ke dalam dosa kesombongan yang akhirnya menghancurkan hidupnya.

Saudara sebelum kita membahas lebih jauh, penting  untuk memahami konteks dari kisah ini. raja Uzia adalah seorang raja yang sangat sukses, ia memperkuat kerajaannya Yehuda, membangun menara-menara dan memiliki pasukan yang kuat, keberhasilannya ini membuatnya  sangat kaya dan berkuasa. Namun keberhasilan ini ternyata menjadi batu sandungan baginya, ia menjadi sombong dan merasa bahwa ia berhak melakukan apapun yang ia inginkan, ia lupa bahwa segala yang ia miliki adalah pemberian Tuhan.

Mari kita perhatikan ayat 16 ini dengan lebih seksama :

Setelah ia menjadi kuat…kekuatan dan keberhasilan yang diraih Uzia  membuatnya  menjadi  sombong, ia merasa bahwa ia tidak lagi membutuhkan Tuhan.…Ia menjadi tinggi hati sehingga ia melakukan hal yang merusak, kesombongan uzia membawanya kepada tindakan yang merusak yaitu memasuki bait Tuhan untuk membakar ukupan.

Ia berubah setia kepada Tuhan Allahnya….Uzia meninggalkan Tuhan dan tidak lagi menghormatinya. …Dan memasuki bait Tuhan untuk membakar ukupan di atas mezbah pembakaran ukupan, “. Tindakan  ini adalah pelanggaran yang jelas terhadap perintah Tuhan, hanya imam-imam keturunan Harun yang berhak melakukan tugas ini.

Saudara-saudara demikian juga kesombongan dapat muncul dalam berbagai bentuk  dalam  kehidupan  kita  sehari-hati  antara lain: Kesombongan adalah

Merasa paling benar, orang sombong seringkali merasa bahwa pendapatnya adalah yang paling benar dan tidak mau mendengarkan pendapat orang lain.

Meremehkan orang lain, orang yang sombong sering kali meremehkan orang lain yang dianggap lebih rendah dari mereka.

Tidak mau belajar dari kesalahan, orang sombong sulit untuk mengakui kesalahan mereka dan tidak mau belajar dari kesalahan tersebut.

Menolak untuk melayani, orang sombong biasanya tidak mau melayani orang lain karena mereka merasa terlalu tinggi untuk melakukan pekerjaan tersebut.

Menggunakan kekuasaan untuk kepentingan pribadi, orang sombong sering kali menggunakan kekuasaan mereka untuk kepentingan pribadi dan mengabaikan kepentngan orang lain..

Akibat kesombongan,  kesombongan memiliki akibat yang sangat buruk baik bagi diri sendiri maupun bagi orang lain antara lain : Orang yang sombong akan

Kehilangan berkat Tuhan,  Tuhan  membenci  orang sombong dan akan menjauhkan berkatnya dari mereka.

Kerusakan hubungan,  kesombongan dapat merusak hubungan  dengan orang lain, orang yang sombong cenderung egois dan tidak peduli dengan orang lain.

Kehancuran diri sendiri, kesombongan pada akhirnya akan menghancurkan diri sendiri, seperti raja Uzia kesombongan dapat membawa kepada kehancuran dan penderitaan.

Sebab itu kisah raja Uzia  ini menjadi  peringatan  bagi  kita semua, marilah kita senantiasa mawas diri dan menghindari dosa kesombongan dengan jalan :

Introspeksi diri, tanyakan kepada diri sendiri apakah ada tanda-tanda kesombongan dalam hati kita.

Berpikir tentang kebesaran Tuhan, ingatlah bahwa Tuhan adalah Maha Kuasa dan segala sesuatu yang kita miliki adalah pemberianNya.

Belajar untuk rendah hati, belajarlah untuk merendahkan diri dihadapan Tuhan dan sesama.

Hikmat hari ini:

Jangan biarkan kesombongan merusak hidup kita. Jadilah orang yang rendah hati yang selalu bersyukur atas segala berkat Tuhan dan ingatlah Tuhan  tidak menyukai orang yang sombong.

Tuhan Memberkati

EW

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *