Elohim Ministry anak “Dengar-Dengaran kepada Nasihat”

“Dengar-Dengaran kepada Nasihat”



Renungan Harian Anak, Selasa 04 Maret 2025

Selamat pagi, adik-adik Elohim Kids! Bagaimana kabarnya hari ini? Kakak berdoa semoga semuanya dalam keadaan sehat, penuh semangat, dan siap menjalani hari dengan baik. Sebelum kita memulai aktivitas hari ini, yuk kita merenungkan firman Tuhan tentang pentingnya mendengarkan nasihat!

Mengapa Kita Harus Mendengarkan Nasihat?

Adik-adik, apakah kalian pernah dinasihati oleh orang tua, guru, atau kakak di rumah? Mungkin kalian pernah ditegur saat bermain terlalu lama dan lupa belajar, atau diingatkan untuk selalu bersikap sopan kepada orang lain. Kadang, nasihat-nasihat itu terasa seperti sesuatu yang mengganggu, ya? Tapi tahukah kalian? Orang tua dan guru menegur atau menasihati kita bukan karena mereka tidak sayang, tetapi justru karena mereka sangat mengasihi kita! Mereka ingin kita tumbuh menjadi anak yang baik dan berhasil di masa depan.

Di dalam Amsal 3:12, Raja Salomo menulis bahwa Tuhan pun menegur dan mengajar kita karena kasih-Nya, sama seperti seorang ayah yang mengasihi anaknya. Tuhan ingin kita belajar dari kesalahan agar tidak jatuh ke dalam masalah yang lebih besar di kemudian hari.

Apa yang Terjadi Jika Kita Tidak Mendengarkan Nasihat? Sebagai contoh yaitu berbohong, kita seringkali berpikir bahwa berbohong itu hanyalah sebuah kesalahan yang sepele, contoh kita berbohong saat ditanya sudah belajar atau belum dan kita menjawab sudah padahal sebenarnya kita itu belum belajar, oleh kebohong ini jika kita dinasehati atau ditegur oleh orang tua kita pasti kita akan terus melakukan kebohongan-kebohongan yang lainnya karna kita berpikir bahwa itu adalah suatu hal yang biasa saja dan tidak apa-apa jika kita melakukannya lagi dan lagi toh itu akan baik-baik saja jika orang tua kita tidak tahu kalau kita berbohong. Tapi beda cerita setelah kita dinasehati bahwa berbohong itu tidak baik karna orang lain tidak akan percaya lagi kepada kita dan jika kebohogan itu ketahuan hanya akan menjadi masalah lain dan akan menjadi lebih serius.

Adik-adik, kita belajar bahwa taat pada nasihat Tuhan akan membawa berkat, sedangkan mengabaikan nasihat bisa membawa masalah besar. Bagaimana Cara Kita Belajar Mendengarkan Nasihat?

Mendengarkan dengan baik – Saat orang tua atau guru berbicara, jangan menyela. Dengarkan baik-baik apa yang mereka sampaikan.

Menerima dengan hati yang lapang – Jangan cepat marah atau tersinggung saat ditegur. Coba pikirkan, apakah nasihat itu untuk kebaikan kita?

Belajar dari kesalahan – Jika kita ditegur karena melakukan kesalahan, jangan mengulanginya lagi. Jadikan itu pelajaran untuk menjadi lebih baik.

Dengarkan Nasehat Firman Tuhan – Tuhan juga memberi kita nasihat melalui firman-Nya. Rajin membaca Alkitab dan berdoa akan membantu kita memahami kehendak Tuhan dalam hidup kita.

Adik-adik, nasihat dari orang tua, guru, dan Tuhan adalah bukti kasih sayang mereka kepada kita. Jangan pernah mengabaikan nasihat yang baik, karena itu akan membantu kita menjadi anak-anak yang lebih baik dan diberkati Tuhan. Mulai hari ini, yuk belajar untuk mendengar dengan baik, menerima nasihat dengan hati yang terbuka, dan hidup sesuai dengan ajaran Tuhan!

Ayat Hafalan:

“Karena TUHAN memberi ajaran kepada yang dikasihi-Nya, seperti seorang ayah kepada anak yang disayangi.” – Amsal 3:12

Komitmenku hari ini:

Amin!  Tuhan Yesus memberkati😊✨

Mik – KCP

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *