Elohim Ministry umum Hikmat Allah dalam Menyingkap Kebenaran

Hikmat Allah dalam Menyingkap Kebenaran



Renungan Harian, Sabtu 08 Maret 2025

Bacaan: 1 Raja-raja 3:16-28

Nats: 1 Raja-raja 3:20, Pada waktu tengah malam ia bangun, lalu mengambil anakku dari sampingku sementara hambamu ini tidur, dibaringkannya anakku itu di pangkuannya, sedangkan anaknya yg mati itu dibaringkannya di pangkuanku.

Saudara-saudara yang terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus

Dari kisah yang sudah kita baca ini adalah salah satu contoh paling menakjubkan tentang hikmat Allah yang diberikan kepada Raja Salomo. dikisahkan dua orang perempuan sundal datang menghadap raja dengan masalah yang sangat pelik ; keduanya mengaku sebagai ibu dari seorang bayi yang masih hidup, salah satu bayi telah meninggal dan kedua perempuan itu saling menuduh bahwa yang lain telah menukar bayi yang mati dengan bayi yang hidup.

Ayat 20 ini menggambarkan puncak dari kebohongan dan kelicikan salah satu perempuan itu, di tengah malam saat perempuan yang lain tertidur, ia menukar bayi yang mati dengan bayi yang masih hidup. Tindakan ini menunjukkan batapa putus asanya dia untuk mendapatkan apa yang diinginkannya bahkan dengan cara yang jahat.

Namun di tengah kegelapan malam dan kebohongan yang menyelimuti, hikmat Allah bersinar terang, Salomo dengan hikmat yang diberikan Allah, mampu menyingkapkan kebenaran dan memberikan keadilan.

Saudara-saudara  kita melihat : Kegelapan kebohongan, di ayat 20 ini menggambarkan betapa liciknya kebohongan itu, kebohongan dilakukan di tengah malam, saat orang lain tidak berdaya dan tidak waspada. ini adalah gambaran  dari cara kerja sijahat yang selalu berusaha mencuri, membunuh dan membinasakan (Yohanes 10:10).

Dalam kehidupan kita sehari-hari, kita juga sering menghadapi kegelapan kebohongan, mungkin itu kebohongan di tempat kerja dalam hub keluarga,  atau bahkan dalam diri kita sendiri kebohongan selalu membawa kegelapan dan kekacauan.

Hikmat Allah menyingkapkan kebenaran, meskipun kebohongan begitu licik, hikmat Allah yang diberikan kepada Salomo mampu menyingkapkan kebenaran, Salomo tidak menggunakan kekerasan atau paksaan, tetapi dengan bijaksana ia menguji hati kedua perempuan itu.

Kisah ini mengajarkan kita bahwa kebenaran akan selalu terungkap cepat ataupun lambat karena Allah adalah hakim yang adil dan Dia tidak akan membiarkan kebohongan berkuasa selamanya., Contoh:  dalam kasus korupsi meskipun para pelaku berusaha menutupi perbuatan mereka, pada akhirnya kebenaran itu akan terungkap melalui penyelidikan yang teliti dan bukti-bukti yang kuat.

Kasih sejati mengorbankan diri, Saudara reaksi kedua perempuan itu terhadap usul Salomo untuk membelah bayi itu menjadi dua menunjukkan siapa ibu yang sebenarnya, ibu yg sejati rela mengorbankan anaknya demi menyelamatkan nyawanya, kisah sejati selalu mengorbankan diri.

Ini adalah gambaran dari kasih Allah yg rela mengorbankan anakNya yang tunggal unuk menyelamatkan kita dari dosa (Yohanes 3 : 16) kasih Allah adalah kasih yang tanpa syarat dan tanpa batas., Contoh, seorang ibu yang rela bekerja keras siang dan malam untuk membiayai pendidikan anaknya, atau seorang relawan yang denga tulus membantu korban bencana alam tanpa mengharapkan imbalan.

Karena itu marilah kita hidup dalam kebenaran, menjahui segala bentuk kebohongan dan kelicikan. Marilah kita memohon hikmat Allah dalam menghadapi setiap persoalan hidup agar kita dapat mengambil keputusan yang tepat dan adil. Marilah kita belajar untuk mengasihi dengan kasih yang sejati, yang rela mengorbankan diri demi kebaikan orang lain. Saudara-saudara, kisah ini mengingatkan kita bahwa Allah adalah sumber hikmat dan kebenaran.

Hikmat hari ini:

Tuhan memberkati.

EW

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *