Elohim Ministry anak “Belajar dari Teladan Kerendahan Hati Yesus”

“Belajar dari Teladan Kerendahan Hati Yesus”



Renungan Harian Anak, Kamis 17 April 2025

📖 Yohanes 13:4–5

Shalom, adik-adik Elohim Kids!
Selamat pagi! Semoga kalian semua dalam keadaan sehat, penuh sukacita, dan siap memulai hari ini dengan semangat baru. Sebelum kita beraktivitas, yuk kita belajar dari firman Tuhan tentang kerendahan hati, sebuah sikap yang sangat penting dimiliki oleh setiap anak Tuhan.

 Kisah Tuhan Yesus Membasuh Kaki Murid-Murid-Nya

Adik-adik, pada malam sebelum Tuhan Yesus disalib, Ia berkumpul bersama murid-murid-Nya untuk makan bersama. Ini disebut Perjamuan Malam Terakhir. Di saat yang sangat penting ini, Tuhan Yesus melakukan sesuatu yang luar biasa. Tuhan Yesus berdiri dari tempat duduk-Nya, menanggalkan jubah-Nya, lalu mengambil sehelai kain dan mengikatkannya di pinggang. Ia menuangkan air ke dalam sebuah baskom dan mulai membasuh kaki murid-murid-Nya satu per satu, lalu mengeringkannya dengan kain yang terikat di pinggang-Nya (Yohanes 13:4-5).

Tahukah adik-adik, Tuhan Yesus membasuh semua murid, termasuk Yudas Iskariot, yang nantinya akan mengkhianati Tuhan Yesus? Padahal Tuhan Yesus tahu bahwa Yudas akan menyerahkan-Nya kepada orang-orang jahat. Tapi Tuhan Yesus tetap membasuh kakinya. Mengapa? Karena kasih Tuhan Yesus tidak pilih-pilih.

Tuhan Yesus ingin menunjukkan bahwa kasih sejati itu tidak menunggu orang lain jadi baik dulu. Dia mengasihi tanpa syarat. Begitu juga kita, adik-adik. Kita harus belajar mengasihi teman-teman kita, bahkan yang kadang menyebalkan atau pernah menyakiti hati kita.

Zaman dahulu, membasuh kaki adalah tugas hamba atau pelayan, karena kaki pada waktu itu sangat kotor setelah berjalan jauh di jalanan berdebu. Tapi Tuhan Yesus, yang adalah Tuhan dan Guru, justru melayani murid-murid-Nya seperti seorang hamba. Ia tidak malu, tidak marah, tapi Ia rendah hati dan penuh kasih.

Tuhan Yesus mau memberikan teladan kepada kita semua: bahwa kalau kita mau menjadi besar, kita harus belajar merendahkan diri dan melayani orang lain dengan kasih. Yesus adalah Tuhan, tetapi Ia rela membasuh kaki murid-murid-Nya seperti seorang hamba. Apa maksudnya?

✅ Tuhan Yesus menunjukkan bahwa Dia bersedia memikul tugas apa pun yang diberikan oleh Bapa di surga, bahkan tugas serendah apa pun, karena kasih-Nya yang begitu besar.

✅ Ketika Tuhan Yesus membasuh kaki murid-murid-Nya, itu bukan hanya membersihkan kaki mereka, tapi juga mengajarkan mereka untuk rendah hati dan melayani satu sama lain dengan kasih.

✅ Tuhan Yesus juga tahu bahwa Yudas akan mengkhianati-Nya, tetapi Ia tetap membasuh kakinya. Artinya, kasih Tuhan Yesus tidak pilih-pilih! Kita Tidak Hanya Dipanggil untuk Dikasihi, Tapi Juga Mengasihi

Adik-adik, yang Tuhan Yesus lakukan bukan hanya membasuh kaki—tetapi membasuh hati. Ia ingin hati kita juga menjadi bersih, lembut, dan penuh kasih.

Adik-adik, Tuhan Yesus sudah memberi contoh. Sekarang giliran kita! Maukah kita menolong teman yang sedang susah?  Maukah kita memaafkan yang menyakiti kita? Maukah kita tetap baik walau tidak dibalas kebaikan? Semua itu adalah bentuk kerendahan hati dan kasih sejati. Ketika kita melakukan hal-hal itu, kita sedang menjadi seperti Tuhan Yesus.

📖 Ayat Hafalan Yohanes 13:15 sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu, supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat kepadamu

🙏 Komitmenku Hari Ini

Ingat ya, adik-adik Kasih terbesar lahir dari kerendahan hati terdalam.
Yuk, jadi anak yang rendah hati seperti Tuhan Yesus! Tuhan Yesus memberkati!

YNP – RS

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *