Markus 13 – Yesus Menubuatkan Akhir Zaman dan Kedatangan-Nya
Perkataan Yesus kepada murid-murid-Nya tentang tanda-tanda akhir zaman. Yesus mengatakan bahwa akan ada banyak orang yang menyesatkan dan mengaku sebagai Mesias. Ia juga mengatakan bahwa akan ada perang, kelaparan, dan gempa bumi di berbagai tempat. Yesus memperingatkan murid-murid-Nya untuk berjaga-jaga dan tidak terpengaruh oleh orang-orang palsu. .
Kesimpulan:
Yesus memanggil umat-Nya untuk berjaga-jaga, hidup dalam kesetiaan, dan tidak terbuai oleh dunia, karena kedatangan-Nya bisa terjadi kapan saja.
Markus 14 – Pengkhianatan, Perjamuan Terakhir, dan Penangkapan Yesus
Yesus diurapi di Betania, tentang persiapan Hari Raya Paskah serta upaya para pemimpin agama untuk menangkap dan membunuh Yesus. dan Yudas Iskariot sepakat untuk menyerahkan-Nya. Dalam Perjamuan Terakhir, Yesus menetapkan roti dan anggur sebagai lambang tubuh dan darah-Nya. Ia berdoa di Getsemani dalam kesedihan yang mendalam, lalu ditangkap dan dibawa ke hadapan Imam Besar. Di sana, Yesus tetap tenang menghadapi fitnah dan penghinaan. Sementara itu, Petrus menyangkal Dia tiga kali seperti yang telah dinubuatkan.

Kesimpulan:
Yesus dengan taat berjalan menuju salib, menunjukkan kasih dan ketaatan yang sempurna kepada Bapa. Ia rela diserahkan, dikhianati, dan menderita demi menyelamatkan umat manusia.
Markus 13–14 menggambarkan dua sisi penting dari misi Yesus: sebagai Nabi yang menubuatkan masa depan dan sebagai Juruselamat yang taat sampai mati. Kita dipanggil untuk hidup berjaga-jaga dan siap, serta meneladani pengorbanan-Nya dalam kehidupan kita.
“Apa yang Kukatakan kepada kamu, Kukatakan kepada semua orang: berjaga-jagalah!”(Markus 13:37)