Renungan Harian, Sabtu 19 Juli 2025
Nats: Yunus 2:1 – 2, Berdoalah Yunus kepada Tuhan, Allahnya, dari dalam perut ikan itu, katanya : “ Dalam kesusahan aku berseru kepada Tuhan, dan Ia menjawab aku, dari tengah-tengah dunia orang mati aku berteriak, dan Kau dengarkan suaraku.”
Syalom saudara-saudara yang terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus . . . . .
Saudara-saudara berada di perut ikan adalah buah dari ketidaktaatan dan bukti pemberontakan dan tempat penghukuman bagi seorang Yunus, berada dalam keadaan tak berdaya, terancam dari segala sisi dan nyaris binasa dalam keadaan seperti ini Yunus teringat akan TuhanNya.
Kisah Yunus adalah salah satu kisah yang paling terkenal dalam Alkitab, kisah ini menceritakan seorang nabi yang dipanggil oleh Tuhan untuk memberitakan pertobatan kepada kota niniwe, tetapi ia malah melarikan diri. Yunus tidak taat kepada Tuhan dan akibatnya ia mengalami konsekwensi yang berat namun ditengah kesulitannya, Yunus belajar untuk bertobat dan kembali kepada Tuhan. Ayat ini menunjukkan bahwa Yunus akhirnya menyadari kesalahannya dan berseru kepada Tuhan, ia mengakui bahwa ia telah tidak taat kepada Tuhan, Tuhan mendengar doa Yunus dan menyelamatkannya.
Dan ia berdoa kepadaNya karena dia tahu bahwa TuhanNya adalah sumber keselamatan, Allah Maha Kuasa, juga Pengasih dan Maha pengampun. Dan Tuhan mendengar doa Yunus, kasihNya tetap merengkuh, mengampuni dan menyelamatkan dengan cara ajaib.
Saudara-saudara ada kalanya kita merasa seperti berada di perut ikan ketika menuai hasil buruk dari ketidaktaatan kita kepada Tuhan. kita merasa terpuruk terbuang, tak berdaya dan tak terlihat secercah cahayapun menuju jalan keluar yang membawa pada kelegaa. Namun kita belajar dari pengalaman
Yunus pagi ini mengajar kita bahwa Tuhan tetap bersedia merangkuh kita dalam dekapan kasihNya dan memberi pertolongan dan keselamatan, ketika kita bersedia datang dan berdoa kepada Tuhan serta memohon uluran tangan kasihNya.
Dan Tuhan akan segera menolong kita dengan caranya yang ajaib sebab itu kita patut mengucap syukur kepada Tuhan atas segala anugerah, pemeliharaannya serta penyertaanNya bagi setiap kita, kiranya melalui Roh kudusnya Tuhan hadir, memenuhi bahkan memerintah dalam hati, pikiran kita. sehingga apa yang kita perkataan, pikirkan, putuskan dan perbuat hanya berasal dari Tuhan, biarlah kerinduan kita ini boleh terjadi dalam hidup kita mulai saat ini sampai selamanya.
Ketaatan kepada Tuhan menghasilkan promosi, penyertaan, mukjizat, dan pengalaman rohani yang mendalam. Hasilnya adalah buah manis yang hanya bisa dinikmati oleh mereka yang setia dan taat.
Tuhan Sertai kita semua.
EW
Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan
Terimakasih buat renungan paginya Tuhan Memberkati.
Sungguh luar biasa kasih Tuhan yang selalu ada baru di setiap pagi bagi kehidupan kita Amin
God is good