1 Korintus 6 – Hidup Kudus dan Tubuh sebagai Bait Roh Kudus
Paulus menegur jemaat karena membawa perkara di antara mereka ke pengadilan orang kafir. Ia mengingatkan bahwa orang percaya dipanggil untuk hidup benar dan meninggalkan dosa, sebab tubuh kita adalah bait Roh Kudus. Orang percaya telah ditebus dengan harga yang mahal, sehingga hidup kita harus memuliakan Allah.
Kesimpulan:
Tubuh kita bukan milik kita sendiri, tetapi milik Allah. Kita harus menjauhi dosa, khususnya percabulan, dan hidup memuliakan Allah melalui tubuh dan hidup kita.
1 Korintus 7 – Pernikahan, Hidup Selibat, dan Panggilan Allah
Paulus memberikan petunjuk mengenai pernikahan dan hidup selibat. Ia menekankan bahwa setiap orang sebaiknya tetap dalam panggilan hidupnya masing-masing, baik menikah maupun tidak, selama itu dilakukan untuk memuliakan Tuhan. Pernikahan dihormati, tetapi Paulus juga menegaskan bahwa hidup selibat adalah baik jika itu menolong seseorang fokus pada pelayanan kepada Tuhan.
Kesimpulan:
Pernikahan dan hidup selibat sama-sama berharga di hadapan Allah. Yang terpenting adalah kesetiaan dalam panggilan masing-masing dan hidup yang memuliakan Tuhan dalam segala keadaan.

1 Korintus 6–7 mengajarkan pentingnya kekudusan hidup dan kesetiaan dalam panggilan kita. Tubuh kita adalah bait Roh Kudus, dan kita dipanggil untuk memuliakan Allah, baik dalam pernikahan maupun dalam hidup selibat.
“Tetapi hendaklah tiap-tiap orang tetap hidup seperti yang telah ditentukan Tuhan baginya dan seperti yang telah dipanggil Allah kepadanya. Inilah ketetapan yang kusampaikan dalam semua jemaat.” (1 Korintus 7:17)