Elohim Ministry youth IMAN DI TENGAH PERKEMBANGAN ZAMAN

IMAN DI TENGAH PERKEMBANGAN ZAMAN



Renungan Harian Youth, Jumat 08 Agustus 2025

Bacaan: Pengkhotbah 7:10 “Janganlah mengatakan: ‘Mengapa zaman dulu lebih baik dari pada zaman sekarang?’ Karena bukannya berdasarkan hikmat engkau menanyakan hal itu.”

Syalom rekan-rekan Youth semuanya … semoga rekan-rekan dalam keadaan sehat dan baik semuanya …

🌍 Zaman Terus Berubah
Kita hidup di era perubahan yang sangat cepat. Teknologi berkembang pesat—dari 3G ke 4G, lalu 5G. Mungkin rekan-rekan tahu teknologi 5G yang sangat canggih, tetapi mungkin masih bisa digunakan dibeberapa kota besar saja. Namun informasi terakhir Teknologi 6G sudah terus dikembangkan. Teknologi 6G adalah generasi jaringan seluler masa depan yang sedang dikembangkan untuk menggantikan 5G yang diperkirakan akan meluncur sekitar tahun 2030 bahkan bisa jadi lebih cepat dari perkiraan. Bayangkan, kecepatan jaringan bisa mencapai 1 terabit per detik! Kecanggihan ini memungkinkan kita terhubung dalam dunia yang lebih real-time dan imersif, dengan hadirnya teknologi seperti komunikasi holografik, kendaraan otonom, hingga kecerdasan buatan (AI) yang semakin pintar.

Namun, perkembangan yang luar biasa ini tidak selalu menyenangkan bagi semua orang. Banyak orang mulai merasa tertinggal, takut tidak bisa bersaing, atau bahkan khawatir perannya digantikan oleh teknologi. Kita bertanya-tanya, “Masih adakah tempat untukku di dunia yang berubah ini?” Kekhawatiran ini adalah realita yang dihadapi banyak orang, termasuk remaja dan pemuda saat ini yang dituntut untuk cepat beradaptasi dengan perubahan.

📖 Firman Tuhan & Sikap Iman

Kitab Pengkhotbah memberikan peringatan penting bagi kita agar tidak terjebak dalam nostalgia masa lalu. “Mengapa zaman dulu lebih baik dari pada zaman sekarang?” adalah pertanyaan yang tidak keluar dari hikmat. Mengapa? Karena terus-menerus melihat ke belakang membuat kita kehilangan fokus terhadap apa yang Tuhan sedang lakukan sekarang dan apa yang Ia ingin kita kerjakan ke depan.

Ia hidup pada masa yang belum mengenal hujan atau bahtera, namun karena ia hidup benar dan bergaul dengan Allah, ia mendapatkan instruksi ilahi dan hikmat surgawi untuk membangun sesuatu yang belum pernah ada sebelumnya. Nuh tidak melihat masa lalu, ia hidup dalam ketaatan pada kehendak Allah saat ini, dan karenanya ia berhasil menjalani misi besar di zamannya.

 Kunci Bertahan di Tengah Perubahan

Dunia bisa berubah, tetapi integritas dan relasi dengan Tuhan adalah fondasi yang tetap kokoh. Jangan hanya mengejar kecanggihan, tetapi kejarlah hubungan yang semakin dekat dengan Tuhan. Saat kita mengenal hati-Nya, kita tahu langkah yang tepat untuk diambil di tengah zaman yang kompleks.

Yakobus 1:5-6 mengingatkan bahwa Tuhan memberi hikmat kepada setiap orang yang memintanya dalam iman. Hikmat inilah yang akan membimbing kita untuk memilih apa yang harus dipelajari, pekerjaan apa yang perlu dikembangkan, dan keterampilan apa yang harus ditingkatkan. Hikmat membuat kita tidak sekadar bereaksi, tapi bisa merespons dengan bijak.

Mengikuti zaman bukan berarti kehilangan nilai. Kita tetap bisa relevan tanpa harus kehilangan prinsip. Adaptif artinya terbuka terhadap hal-hal baru, tetapi tetap teguh di atas dasar iman dan nilai kebenaran firman Tuhan.

Rekan-rekan Youth semuanya … Dalam menghadapi dunia yang terus berubah, tidak jarang kita merasa cemas, kewalahan, bahkan tertinggal. Perubahan yang cepat di berbagai aspek kehidupan bisa membuat kita merasa tidak siap atau tidak mampu mengejarnya. Dalam situasi seperti ini, penting bagi kita untuk jujur menilai diri: hal apa yang membuat kita merasa tertinggal? Apakah itu dalam hal kemampuan, iman, atau kedekatan dengan Tuhan? Lalu, bagaimana kita merespons perasaan itu—apakah dengan menyerah, mengeluh, atau justru mendekat kepada Tuhan? Pertanyaan yang lebih penting lagi adalah: apakah kita sudah sungguh-sungguh datang kepada Tuhan dan meminta hikmat-Nya, agar kita bisa tetap berdiri teguh dan berjalan dengan bijak menatap masa depan? Karena hanya dengan hikmat Tuhanlah kita bisa melangkah mantap di tengah dunia yang terus berubah.

Yang Harus Dilakukan

Berhenti mengeluh tentang masa lalu atau takut dengan masa depan. Mulailah membangun relasi yang sungguh-sungguh dengan Tuhan hari ini. Mintalah hikmat dalam setiap langkah, dan pelajari keterampilan yang relevan sesuai panggilan hidupmu. Jangan hanya jadi penonton perubahan, tapi jadilah pelaku yang membawa terang di tengah zaman.

🛐 Pokok Doa
Tuhan, aku tahu dunia ini terus berubah, dan aku kadang merasa tertinggal. Tapi aku percaya Engkau tidak pernah berubah. Ajari aku untuk tetap hidup benar, membangun hubungan yang dalam dengan-Mu, dan berani melangkah dengan hikmat di tengah segala perkembangan zaman. Beri aku iman untuk tetap kuat dan bijaksana. Dalam nama Yesus, aku berdoa. Amin.

Tuhan Yesus memberkati

YNP – TVP

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800

Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *